Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Arti Label No Added Sugar pada Makanan Anak, Apakah Lebih Sehat?

4 min read
Arti Label No Added Sugar pada Makanan Anak, Apakah Lebih Sehat?
Popmama.com/Sania Chandra
  • Label no added sugar berarti tidak ada gula yang ditambahkan dari luar bahan baku, tetapi gula alami tetap bisa ada dalam produk.

  • Orangtua perlu membaca komposisi dan kandungan gizi secara menyeluruh, bukan hanya mengandalkan klaim di bagian depan kemasan.

  • Membatasi gula tambahan dapat mendukung preferensi rasa sehat, berat badan, kesehatan metabolik, dan kesehatan gigi anak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penggunaan pangan utuh sangat penting dalam mendukung pemenuhan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Anak. Periode ini menjadi fondasi tumbuh kembang anak ke depannya. 

Itu sebabnya, orangtua perlu memahami setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh anak. Penting untuk membiasakan diri membaca label gizi dan komposisi produk secara utuh sebelum memberikannya pada anak 

"Dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, khususnya pada masa pertumbuhan anak, penting bagi orangtua untuk memahami informasi pada label pangan secara menyeluruh dan tidak berfokus hanya pada satu bahan tertentu,” kata Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, SpGK(K), Dokter Spesialis Gizi Klinik, saat acara ‘World Food Day 2026’ yang diselenggarakan oleh Danone dan UPH di Hope Building, UPH, Tangerang, Kamis (15/10/2026). 

Salah satu yang kerap diklaim oleh produk makanan dan minuman anak adalah label ‘No Added Sugar’. Kira-kira apa makna dari label tersebut? Apakah makanan dan minuman dengan klaim tersebut sungguh tidak menambahkan pemanis? 

Simak informasinya telah Popmama.com siapkan. 

  1. 1. Tetap harus baca komposisi produk dengan label no added sugar

    Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, SpGK(K), Dokter Spesialis Gizi Klinik
    Popmama.com/Sania Chandra

    Label no added sugar merupakan klaim yang menunjukkan bahwa produk tidak mendapatkan tambahan gula dari luar bahan baku yang digunakan. 

    Meski begitu, Mama tetap perlu membaca daftar komposisi secara menyeluruh sebelum memberikan produk tersebut kepada si Kecil. Ada baiknya, orangtua sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu klaim yang tercantum di bagian depan kemasan. 

    Informasi mengenai komposisi dan kandungan gizi produk juga perlu diperhatikan untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan di dalamnya. 

    “No added sugar itu klaim depannya, makanya harus baca komposisinya karena bisa aja ditambah pemanis buatan atau pemanis kimiawi,” kata Dr. dr. Diana Sunardi.

  2. 2. Label no added sugar artinya produk tidak mengandung gula buatan

    Julia R. Wijaya, Ph.D.,Akademisi dan Peneliti di bidang Teknologi Pangan UPH. 
    Popmama.com/Sania Chandra

    Mama juga perlu memahami bahwa gula tidak selalu berasal dari gula pasir atau pemanis yang sengaja ditambahkan selama proses produksi. Beberapa bahan pangan secara alami sudah mengandung gula, seperti buah-buahan dan susu.

    “Yang dimaksud added sugar itu sugar yang ditambahkan, yang bukan berasal dari bahan baku. Kayak jus pepaya ya, nggak ada gulanya, tapi bisa berasal dari gula alami,” ujar Julia R. Wijaya, Ph.D.,Akademisi dan Peneliti di bidang Teknologi Pangan UPH. 

    Produk dengan klaim no added sugar berarti gula yang terkandung di dalamnya tidak berasal dari gula buatan. Dengan demikian, gula yang tercantum pada label nilai gizi dapat berasal dari bahan-bahan alami yang ada dalam produk tersebut. 

    “No added sugar itu artinya semua gula yang ada di produk tidak ditambahkan dari luar, jadi kandungan gula di label itu datang dari sumber alami,” ungkap Julia. 

  3. 3. Apakah produk dengan klaim no added sugar lebih sehat?

    Apakah produk dengan klaim no added sugar lebih sehat?
    Pexels/Hasan Albari

    Secara umum, produk dengan label no added sugar jauh lebih sehat untuk anak dibandingkan dengan produk yang tinggi gula tambahan. 

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun merekomendasikan pembatasan asupan gula tambahan pada anak demi menekan risiko terjadinya obesitas, gigi berlubang, dan gangguan metabolik di kemudian hari. 

  4. 4. Manfaat mengurangi gula tambahan bagi tumbuh kembang anak

    Manfaat mengurangi gula tambahan bagi tumbuh kembang anak
    Pexels/Polina Tankilevitch

    Selain mendukung kebiasaan makan yang baik, mengurangi gula tambahan juga dapat membantu menjaga kesehatan anak. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh ketika asupan gula tambahan dibatasi sesuai kebutuhan.

    • Membentuk preferensi rasa yang sehat

    Anak yang terbiasa menikmati makanan dengan rasa alami memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai cita rasa sejak dini. Mama dapat mengenalkan buah, sayuran, dan makanan bergizi lainnya tanpa selalu menambahkan pemanis agar anak menyukainya.

    • Membantu menjaga berat badan dan kesehatan metabolik

    Gula tambahan dapat menyumbang energi tanpa banyak memberikan zat gizi penting. Jika dikonsumsi berlebihan, asupan energi yang tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan. Membatasi gula tambahan merupakan salah satu langkah untuk mendukung pola makan yang lebih seimbang.

    • Mendukung kesehatan gigi

    Konsumsi gula yang berlebihan dan terlalu sering dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Bakteri di dalam mulut memanfaatkan gula untuk menghasilkan asam yang dapat merusak lapisan gigi. 

    Karena itu, membatasi makanan dan minuman manis serta membiasakan anak menjaga kebersihan gigi menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan giginya.

    Itu dia informasi mengenai arti label no added sugar pada makanan anak. Semoga bisa menjadi ilmu baru bagi para orangtua, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More