Deteksi dini menjadi langkah penting dalam penanganan bibir sumbing maupun masalah celah langit-langit. Bibir sumbing umumnya dapat dikenali setelah bayi lahir. Sedangkan, celah langit-langit tersembunyi memerlukan pemeriksaan rongga mulut secara menyeluruh agar tidak terlewat.
Keterlambatan penanganan dapat berdampak pada kemampuan makan, pertumbuhan, perkembangan bicara, hingga kondisi psikososial anak saat mulai berinteraksi di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, edukasi kepada orangtua dan akses rujukan yang lebih merata masih menjadi kebutuhan penting di Indonesia. Di sisi lain, perluasan akses layanan juga dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Program operasi bibir sumbing gratis yang melibatkan Smile Train Indonesia bersama sejumlah mitra, termasuk dukungan dari PT Alamii Natura Sejahtera (Alamii Food), diharapkan dapat membantu lebih banyak anak dari keluarga prasejahtera memperoleh tindakan operasi yang dibutuhkan.
“Program tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi makan dan berbicara, meningkatkan rasa percaya diri, serta membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” ujar Country Manager dan Program Director Smile Train Indonesia, Deasy Larasati.
Demikian informasi mengenai bibir sumbing pada anak masih jadi tantangan kesehatan di Indonesia. Karena itu, deteksi dini, penanganan yang tepat, serta akses layanan kesehatan yang memadai menjadi kunci agar setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.