Pexels.com/Pankaj Naringrekar
Apakah Mama masih menganggap gigi susu tidak perlu ditambal karena nantinya akan tanggal dengan sendirinya? Padahal, anggapan ini justru bisa membuat kerusakan gigi semakin parah lho.
Menurut drg. Alana, gigi susu tetap memiliki peran penting selama masa pertumbuhan anak. Jika dibiarkan berlubang, si Kecil bisa mengalami nyeri, kesulitan mengunyah, hingga risiko infeksi.
"Gigi susu kan nanti copot sendiri kalau berlubang tidak perlu ditambal. Memang akan diganti, tapi masih di sekitar usia enam sampai delapan tahun.”
Dokter menjelaskan bahwa anak yang mengalami gigi berlubang sejak usia dua atau tiga tahun masih harus menggunakan gigi tersebut selama beberapa tahun sebelum akhirnya tanggal.
"Jadi kalau gigi berlubangnya itu ada di usia dua tahun atau tiga tahun, dia masih butuh waktu sekitar tiga sampai empat tahun untuk gigi tersebut ganti. Bayangkan empat tahun dengan kondisi giginya berlubang."
Artinya, membiarkan gigi susu rusak sama saja membiarkan anak menahan rasa tidak nyaman dalam waktu yang lama Ma. Selain mengganggu aktivitas makan, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kualitas hidup dan tumbuh kembangnya.
Jadi, jangan pernah abaikan lubang sekecil apa pun pada gigi susu si Kecil ya Ma!
Itulah deretan kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa memicu karies dan merusak senyum sehat si Kecil.
Yuk, ubah kebiasaan keliru ini demi memproteksi gigi si Kecil agar senyum indahnya tetap terjaga hingga dewasa!