Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Manfaat Sensory Play Menggunakan Chia Seed untuk Anak

7 Manfaat Sensory Play Menggunakan Chia Seed untuk Anak
Popmama.com/Syiva Amalia/AI
Intinya Sih
  • Permainan sensori dengan chia seed membantu merangsang indra anak, memperkuat koneksi saraf otak, serta memberikan pengalaman tekstur yang unik dan aman untuk eksplorasi si Kecil.
  • Aktivitas ini melatih motorik halus, meningkatkan daya ingat, serta membantu anak memahami perubahan fisik benda melalui perbedaan tekstur kering dan basah pada chia seed.
  • Sensory play berbasis chia seed juga mendukung kemampuan sosial, komunikasi, problem solving, dan mengurangi kebiasaan pilih-pilih makanan lewat pengalaman bermain yang menyenangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bermain sensori atau sensory play kini menjadi aktivitas yang sangat digemari untuk merangsang tumbuh kembang si Kecil.

Dari sekian banyak media yang bisa digunakan, biji chia atau chia seed menjadi salah satu bahan alami favorit yang sangat populer di kalangan para Mama.

Selain mudah didapat, bahan makanan ini menjadi favorit karena sifatnya yang aman jika tidak sengaja tertelan oleh si Kecil (edible).

Menurut panduan tumbuh kembang anak oleh American Academy of Pediatrics (AAP), permainan sensori yang melibatkan tekstur berbeda sangat penting untuk membangun keterampilan motorik, integrasi sensorik, dan mendorong perkembangan otak yang sehat bagi si Kecil Ma.

Apa saja manfaatnya? Yuk, simak 7 manfaat sensory play memakai chia seed yang sudah Popmama.com rangkum selengkapnya. Dicatat Ma!

1. Merangsang indra sensorik anak secara optimal

Memainkan ocean sensory bin menggunakan chia seed anak terlihat bahagia
Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Sensory play menggunakan chia seed yang telah direndam berfungsi untuk merangsang seluruh indra sensorik anak, terutama indra peraba dan penglihatannya Ma.

Stimulasi ini sangat penting karena membantu memperkuat hubungan saraf di otak saat ia menerima informasi baru di sekitarnya.

Sensasi kenyal, dingin, dan licin saat menyentuh biji chia akan memberikan pengalaman sensori yang kaya bagi si Kecil. Mama bisa mengkreasikan bahan alami ini menjadi permainan alternatif yang seru.

Seperti membuat Ocean Sensory Bin, dengan merendamkan chia seed yang sudah diberi pewarna makanan biru, lalu tambahkan mainan figur hewan laut di dalamnya Ma.

Aktivitas ini menjadi menyenangkan karena anak akan mencari mainannya sembari jemari mungilnya meraba tekstur biji chia yang kenyal dan licin.

2. Mengenalkan anak pada berbagai macam tekstur

Jemari mungil anak yang mengeksplorasi berbagai macam tekstur dalam aktivitas sensory play
Pexels/Carla Schizzi

Biji chia memiliki keunikan karena mengalami perubahan, dari tekstur kering dan kecil menjadi tekstur basah yang kenyal seperti jeli setelah menyerap air.

Pengenalan variasi tekstur ini penting untuk melatih kepekaan kulit anak dan mengurangi sensitivitas berlebih terhadap benda asing di sekitarnya Ma.

Melalui perbedaan media sensori sebelum dan sesudah direndam air, anak belajar memahami konsep perubahan fisik benda secara nyata.

Mama bisa menaruh chia seed kering di satu wadah dan chia seed basah di wadah lain, lalu ajak si Kecil menyentuh keduanya secara bergantian.

3. Mencegah kebiasaan pilih-pilih makanan (picky eater)

Anak terlihat tidak sengaja memakan chia seed saat mengenal teksturnya
Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Bermain dengan media makanan yang basah dan berlendir dapat melatih mental anak Ma. Karena biasanya anak gampang merasa jijik dan pilih-pilih makanan begitu melihat dan merasakan teksturnya.

Aktivitas ini penting untuk membiasakan anak bersentuhan dengan tekstur makanan yang mirip dengan sayur atau buah di piring makannya kelak.

Saat anak terbiasa memegang tekstur yang tidak biasa tanpa rasa takut, ia akan lebih terbuka untuk mencoba berbagai jenis makanan baru.

Mama bisa memanfaatkan momen ini untuk membangun hubungan positif antara anak dan makanan lewat cara yang menyenangkan dan tanpa paksaan.

Misalnya, Mama membuat permainan alternatif dengan mencampurkan chia seed matang ke dalam wadah berisi air, lalu sediakan gelas plastik dan sedotan besar agar anak bisa berpura-pura membuat minuman boba.

4. Melatih keterampilan motorik halus

Sensory play chia seed melatih motorik halus anak dari aktivitas memindahkan ke wadah yang berbeda
Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Saat meremas, menggenggam, dan menjumput biji chia, anak sedang melatih kekuatan ototnya dan jari-jari kecilnya lho Ma. Keterampilan motorik halus ini sangat krusial untuk mempersiapkan kekuatan tangan si Kecil sebelum ia belajar menulis.

Gerakan motorik ini juga melatih koordinasi antara mata dan tangan anak agar bekerja lebih sinkron lho Ma.

Salah satu cara untuk melatih motoriknya, Mama bisa ajari si Kecil menggunakan sendok kecil agar ia bisa belajar memindahkan jeli chia seed dari satu tempat ke tempat lain.

5. Meningkatkan dan mengembangkan fungsi memori

Anak dengan bahagia dan percaya diri mengingat huruf pada balok mainan
Pexels/Krishna Kids Photography

Saat anak mengulang aktivitas yang sama, otaknya membentuk koneksi yang membantu mengenali tekstur, warna, dan pengalaman yang pernah ia rasakan. Proses inilah yang mendukung perkembangan memori dan kemampuan belajarnya Ma.

Semakin sering indra anak distimulasi dengan benda nyata, semakin kuat pula ingatan dan pemahaman kognitifnya terhadap benda tersebut.

Mama bisa sering-sering mengajak si Kecil mengobrol saat bermain, misalnya menanyakan kembali bagaimana rasanya menyentuh biji chia pada sesi bermain sebelumnya.

6. Mengasah kemampuan memecahkan masalah (problem solving)

Anak mampu melengkapi puzzle edukasi di dalam rumah
Pexels/Polesie Toys

Meskipun terlihat sederhana, bermain dengan jeli chia seed sebenarnya bisa mengasah logika dan kemampuan memecahkan masalah pada anak lho Ma.

Proses ini penting untuk melatih anak berpikir kritis dan bereksperimen dengan hal baru. Anak akan belajar mengamati apa yang terjadi jika jeli chia seed dituangkan ke dalam corong.

Mama cukup memfasilitasi permainan dengan menyediakan berbagai alat sederhana seperti cangkir plastik, corong, atau saringan kecil.

7. Melatih interaksi sosial dan kemampuan berkomunikasi

Dua anak tersenyum bahagia sambil berpegangan tangan tingkatkan interaksi sosialnya
Pexels/Muziyan Du

Jika dimainkan bersama anggota keluarga atau teman sebaya, sensory play ini bisa menjadi sarana yang bagus untuk melatih interaksi sosial anak. Bermain bersama penting untuk mengajarkan konsep berbagi alat mainan.

Salah satu caranya Mama bisa ikut duduk bersama di lantai, lalu ajak si Kecil berkomunikasi aktif dengan menanyakan warna atau tekstur chia seed yang sedang ia mainkan.

Itulah 7 manfaat sensory play menggunakan chia seed yang bisa Mama praktikkan bersama si Kecil di akhir pekan ini. Selamat berkreasi di rumah Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More