Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

11 Capaian Perkembangan Anak Usia 5 Tahun, Bisa Menulis Nama Sendiri

6 min read
11 Capaian Perkembangan Anak Usia 5 Tahun, Bisa Menulis Nama Sendiri
Popmama.com/Syiva Amalia/AI
  • Anak usia 5 tahun umumnya makin aktif bermain imajinatif, bercerita runtut, ingin diterima teman, serta mulai memahami perbedaan antara realita dan fantasi.

  • Motorik halus dan kemandirian berkembang: anak dapat memakai baju serta resleting sendiri, menggunakan alat sederhana, mengenali huruf, dan menulis namanya.

  • Kemampuan fisik dan kognitif meningkat melalui koordinasi tubuh, berhitung dasar, pemecahan masalah sederhana, pemahaman sebab-akibat, serta perhatian pada aktivitas nonskrin selama 5–10 menit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ketika anak memasuki usia 5 tahun, ekspetasi Mama mungkin meyakini ia sudah bisa banyak hal.

Padahal nih Ma sebelum berekspetasi, ada baiknya mengenali capaian perkembangan anak terlebih dahulu.

Hal ini membantu Mama menyelaraskan ekspektasi secara realistis, sehingga proses mendampingi tumbuh kembang anak akan terasa lebih tenang dan bebas dari rasa cemas berlebihan.

Melalui infografis edukatif dari dr. Cathryn @healthiest_baby, terdapat 11 indikator utama yang menunjukkan kesiapan fisik dan mental anak di usia pra-sekolah ini. Berikut informasi capaian perkembangan anak usia 5 tahun hanya di Popmama.com

  1. 1. Senang bermain imajinatif

    Anak perempuan bermain peran sebagai dokter
    Pexels/Yan Krukau

    Di usia 5 tahun, kemampuan membayangkan sesuatu pada si Kecil berkembang sangat pesat.

    Anak tidak lagi sekadar memainkan benda sesuai fungsinya, nih Ma. Tetapi sudah mulai melakukan permainan peran atau pretend play, seperti berakting menjadi pahlawan super, dokter, atau hewan kesayangannya.

    Di fase ini, dunia imajinasi anak bagai gerbang yang dibuka selebar-lebarnya. Melalui bermain peran anak bisa langsung masuk dalam dunia imajinasinya.

    Bermain imajinatif jadi bagian krusial dari pertumbuhan anak. Momen main peran ini menjadi media efektif untuk melatih keterampilan bahasa, mengekspresikan emosi hingga belajar memahami sudut pandang orang lain.

    Lewat imajinasi yang luas, anak belajar memecahkan masalah sederhana dalam skenario bermainnya sendiri, Ma

  2. 2. Ingin diterima dengan teman-temannya

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun adalah mudah bergaul
    Popmama.com/Syiva Amalia/AI

    Fase ini juga membuka fungsi kesadaran sosial anak.Sehingga kemampuan sosialnya mengalami peningkatan yang signifikan.

    Anak sudah mulai memperhatikan keberadaan teman-teman sebayanya dan memiliki dorongan kuat untuk bisa diterima menjadi bagian dari kelompok pertemanannya.

    Berdasarkan informasi dari CDC, anak usia 5 tahun umumnya mulai belajar mengikuti aturan dalam permainan kelompok dan mulai bergantian.

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun ini menjadi fondasi penting bagi kemampuan bersosialisasi dan beradaptasi di lingkungan sekolah nanti.

  3. 3. Menjadi pencerita yang hebat

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun menjadi pencerita hebat
    Pexels/PNW Production

    Tidak hanya kemampuan bersosialisasinya, skill berbahasa anak juga berkembang pesat. Menjadikannya seorang pencerita yang hebat.

    Anak tidak hanya mampu menyampaikan keinginannya, tetapi juga menceritakan kembali kejadian yang dialaminya hingga merangkai cerita imajinasi buatannya sendiri. Menariknya diceritakan secara runtut lho, Ma!

    Menurut Rady Children’s Health, anak usia 4 hingga 5 tahun umumnya sudah menguasai antara 1.000 hingga 2.000 kosakata. Mereka mulai memahami bahwa kata-kata dan angka adalah simbol untuk menyampaikan ide atau fakta.

    Anak juga mampu merangkai kalimat yang terdiri dari 6 hingga 8 kata. Dapat memelihara percakapan timbal balik lebih dari 3 kali interaksi, serta sangat menikmati permainan kata maupun rima sederhana.

  4. 4. Bisa memakai resleting sendiri

    Anak laki-laki memakai jaket beresleting
    Pexels/Vika Glitter

    Perkembangan motorik halus anak usia 5 tahun semakin matang dan presisi.

    Salah satu bentuk kemandirian yang ditunjukkannya adalah kemampuan menarik dan merapikan resleting pakaian atau tasnya sendiri tanpa butuh bantuan Mama.

    Ternyata koordinasi jari jemari tangan anak pada usia ini memang mengalami peningkatan pesat, Ma.

    Anak jadi mahir mengoordinasikan gerakan tangan dan jarinya bahkan untuk tugas-tugas rumit, lho!

    Seperti mengancingkan baju, menggunakan gunting, hingga memegang alat tulis dengan benar. Wah anak mama sudah mandiri ya!

    Kemampuan fisik dasar ini menjadi cerminan bahwa anak usia 5 tahun sudah meningkat dalam hal kemandirian.

  5. 5. Mampu menulis namanya sendiri

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun sudah bisa menulis
    Pexels/Sunvani Hoàng

    Selain mahir mengendalikan resleting, meningkatnya perkembangan motorik halus dan kognitif anak mama juga memungkinkannya untuk mengenali huruf serta menuliskan namanya sendiri.

    Semakin pandai ya Ma!

    Di fase ini anak mulai memahami bahwa huruf merupakan simbol dari bunyi dan kata yang dapat disusun menjadi sebuah identitas.

    Oleh karena itu, umumnya sudah mengenali dan mampu menyebutkan alfabet, menyebutkan beberapa huruf saat ditunjuk, hingga menirukan bangun datar seperti segitiga.

    Berkembangnya kemampuan menuliskan nama panggilannya ini menjadi kunci dalam kesiapan akademis dan pembentukan rasa percaya dirinya ya.

  6. 6. Koordinasi tubuh yang semakin baik

    Anak-anak pakai masker bermain di taman
    Pexels/jeongyeob choi

    Tidak hanya itu, kontrol dan koordinasi motorik kasar anak juga mengalami kemajuan.

    Menjadikan gerakan tubuh si Kecil jauh lebih stabil, terarah, dan lincah saat beraktivitas fisik.

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun di area fisik ini mencakup kemampuan melompat dengan satu kaki, melompat tali hingga berjalan mundur dengan stabil.

    Peningkatan koordinasi ini sangat mendukung keaktifan fisik anak mama ya.

    Tidak hanya itu, hal ini juga membantu memperkuat otot dan tulang, serta membangun rasa percaya diri saat bermain atau berolahraga bersama teman-teman sebayanya.

  7. 7. Mengenal konsep matematika dasar

    anak bermain permainan edukasi matematika
    Pexels/BOOM 💥 Photography

    Pemahaman kognitif terhadap konsep angka dan hitungan sederhana mulai terbentuk dengan baik di fase ini lho, Ma!

    Sekarang anak mama tidak hanya sekadar menghafal urutan angka, tetapi mulai memahami bahwa angka memiliki nilai dan dapat dimanipulasi melalui penjumlahan atau pengurangan dasar.

    Menurut informasi CDC dan Rady Children’s Health, anak usia 5 tahun umumnya sudah mampu berhitung hingga angka 10 bahkan menyebutkan beberapa angka di antara 1 sampai 5 saat ditunjuk.

    Anak juga mulai memahami bahwa angka merupakan simbol abstrak dari benda nyata. Semakin keren nih anak mama.

  8. 8. Keinginan untuk disukai orang lain

    Anak-anak berpose damai ketika di foto
    Pexels/pham manh

    Sejalan dengan meningkatnya empati dan kesadaran sosial, anak sudah mulai memedulikan pandangan orang lain terhadap dirinya.

    Anak usia 5 tahun memiliki dorongan emosional yang kuat untuk disukai, diterima, dan dihargai oleh teman-teman maupun orang dewasa di sekitarnya.

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun ini ditunjukkan dengan sikap yang jauh lebih kooperatif serta dorongan alami untuk menyenangkan orang lain.

    Anak juga mulai memahami pentingnya memiliki tata krama dan mengikuti aturan bermain bersama supaya hubungan pertemanannya tetap harmonis.

  9. 9. Menjadi pemecah masalah

    Anak bermain puzzle
    Pexels/https://kaboompics.com/

    Tumbuh kembang anak yang optimal membuatnya semakin kritis dan andal dalam menyelesaikan masalah-masalah sederhana.

    Si Anak tidak lagi cepat menyerah ketika menghadapi kendala saat bermain atau beraktivitas. Namun ia mulai berpikir mencari jalan keluar secara mandiri.

    Kemampuan memecahkan masalah ini didukung oleh rentang perhatian anak yang makin panjang, sekitar 5 hingga 10 menit untuk satu aktivitas nonskrin.

    Aktivitas ini mencakup merakit puzzle, main balok, hingga kerajinan tangan. Selain itu, anak juga mulai memahami konsep perbandingan abstrak serta hubungan sebab-akibat.

    Tidak heran di fase ini stimulus area kognitif menjadi modal penting bagi anak untuk belajar bernalar logis.

  10. 10. Bisa memakai baju sendiri

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun pakai baju sendiri
    Popmama.com/Syiva Amalia/AI

    Tidak hanya memakai resleting, anak kini mampu memilih, memakai, dan merapikan pakaiannya sendiri dari awal hingga selesai tanpa dibantu oleh orangtua.

    Capaian perkembangan anak usia 5 tahun ini merupakan gabungan antara kematangan motorik halus dan rasa tanggung jawab pribadi.

    Kebiasaan berpakaian mandiri ini menjadi tonggak penting dalam membangun kepercayaan diri dan kemandirian anak menjelang masuk sekolah.

  11. 11. Dapat membedakan realita dan imajinasi

    Anak laki-laki menunjuk monster di buku bacaan
    Popmama.com/Syiva Amalia/AI

    Meskipun dunia imajinasi dan permainan peran anak usia 5 tahun sangat kaya, si Kecil juga mulai memahami batasan yang jelas antara hal-hal nyata dengan cerita rekaan.

    Anak sudah mengerti bahwa karakter pahlawan super, monster di dalam dongeng, atau kartun bukanlah bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Sebab ini sejalan dengan meningkatnya rasa ingin tahu anak akan fakta-fakta dunia nyata. Pemahaman perbedaan antara fantasi dan realita membantu anak mengelola rasa takutnya terhadap hal-hal imajiner.

    Tidak hanya itu, hal ini juga mengasah penalaran kritis anak saat menerima informasi baru di sekitarnya

    Demikianlah capaian perkembangan anak usia 5 tahun yang membantu orangtua memberikan stimulasi tanpa menuntut anak secara berlebihan.

    Dengan mengetahui perkembangan tersebut, Mama bisa mendampingi tumbuh kembang si Kecil dengan lebih yakin dan penuh rasa bangga.

Related Articles

See More