5 Fakta Pinisi Nusantara, Kapal Kardus Skala 1:1 di Jakarta

- Pameran interaktif Pinisi Nusantara berlangsung di Main Atrium Pacific Place Jakarta pada 14 Agustus–5 September 2026, menyambut HUT RI ke-81.
- Instalasi kapal Pinisi skala 1:1 berukuran 12 × 6 meter ini dibuat dari lebih 1.000 lembar kardus daur ulang oleh Dus Duk Duk dan Erika Richardo.
- Kapal menampilkan lukisan budaya dari Papua hingga Sumatra, dilengkapi workshop, live painting, serta kampanye penanaman 525 mangrove di Pulau Pari.
Momen liburan akhir pekan bersama keluarga kini makin seru dan edukatif!
Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, ada instalasi seni unik yang tidak boleh Mama dan si Kecil lewatkan saat berkunjung ke Pacific Place Mall.
Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Dus Duk Duk bersama kreator Erika Richardo dan Pacific Place Mall menghadirkan pameran seni interaktif bertajuk "Pinisi Nusantara" di Main Atrium Pacific Place Mall, Jakarta, pada 14 Agustus hingga 5 September 2026.
Instalasi raksasa ini berbentuk kapal Pinisi dengan skala 1:1, lho, Ma. Belum lagi kapal ini dibangun dari lebih dari 1.000 lembar kardus daur ulang sebagai mediumnya.
Pinisi Nusantara hadir untuk mengenalkan warisan budaya maritim sekaligus mengedukasi generasi muda tentang pentingnya budaya dan keberlanjutan lingkungan secara menyenangkan.
Penasaran apa saja fakta menarik dari instalasi raksasa ini? Sudah Popmama.com rangkum 5 fakta instalasi kapal Pinisi Nusantara untuk liburan akhir pekan nanti. Disimak ya Ma!
Table of Content
Dibangun dari 1.000+ Kardus Daur Ulang dengan Skala Asli 1:1

Dok. Pinisi Nusantara Momen jalan-jalan ke mal bersama si Kecil kali ini dijamin terasa berbeda, Ma! Menyambut semarak HUT RI ke-81, Dus Duk Duk X Erika Richardo X Pacific Place Mall, menghadirkan mahakarya unik yang ramah keluarga di Main Atrium.
Bukan sekadar miniatur biasa, struktur kapal raksasa ini dirakit kokoh menggunakan lebih dari 1.000 lembar kardus yang 100% terbuat dari serat daur ulang karya Dus Duk Duk.
Instalasi kapal Pinisi Nusantara kardus ini ukurannya dibuat sesuai skala asli alias life-size 1:1, yakni membentang seluas 12 × 6 meter, lho, Ma.
Lewat pameran ini, Mama bisa mengenalkan warisan maritim bangsa sekaligus mengajarkan konsep keberlanjutan lingkungan kepada anak secara menyenangkan.
Karya ini menjadi bukti nyata bahwa bahan sederhana yang sering dianggap limbah ternyata mampu disulap menjadi mahakarya bernilai tinggi. Si Kecil tentu bakal terpukau melihat bagaimana bahan kardus daur ulang bisa berdiri megah menjadi sebuah kapal ya.
Momen ini bisa jadi ide family date yang sempurna untuk memantik imajinasi anak sekaligus menanamkan rasa cinta bumi sejak dini ya Ma!
Kolaborasi Lanjutan yang Lebih Monumental

Dok. Pinisi Nusantara Kemegahan pameran seni ini ternyata lahir dari tangan dingin dua nama besar di dunia kreatif Indonesia, Ma!
Karya ini merupakan proyek kolaborasi lanjutan antara Dus Duk Duk dan konten kreator ternama Erika Richardo. Sebelum mewujudkan karya ini, keduanya sempat membuat heboh publik pada perayaan HUT RI tahun lalu dengan merakit instalasi Pesawat Airbus A320 skala 1:10 yang sukses menyabet rekor MURI.
Tak berhenti di situ, tahun ini mereka kembali mendobrak batas kreativitas dengan menghadirkan karya yang jauh lebih monumental dan penuh makna. Hal ini membuktikan betapa kuatnya sinergi antara keahlian dari Dus Duk Duk serta sentuhan seni visual yang khas dari Erika, ya, Ma.
Dilukisnya Kebudayaan Indonesia dari Papua hingga Sumatra

Dok. Pinisi Nusantara Gak cuma menang di ukuran yang raksasa, visual kapal ini juga penuh dengan kejutan seni yang edukatif untuk Si Kecil, Ma! Pada permukaan kapal, Erika Richardo memberikan sentuhan lukisan indah yang secara khusus menggambarkan peta keberagaman budaya Nusantara.
Menariknya, jika dilihat dari sisi ujung kanan hingga ke ujung kiri, lukisan ini secara runtut menampilkan kekayaan tradisi Indonesia mulai dari Papua sampai Pulau Sumatra. Sambil mengagumi detail lukisannya yang cantik, Mama bisa memanfaatkan momen ini sebagai sarana belajar sejarah dan geografi secara interaktif.
Melalui pendekatan visual yang estetik dan kontemporer, si Kecil diajak untuk mengenal sekaligus mencintai warisan leluhur bangsa dengan cara yang seru dan tidak membosankan. Pastikan Mama membawa kamera untuk mengabadikan momen si Kecil belajar budaya di depan lukisan raksasa ini, ya!
Didukung Kementerian dan Popmama Community

Dok. Pinisi Nusantara Melihat betapa kuatnya pesan budaya dan lingkungan yang diusung, tak heran jika mahakarya ini mendapat perhatian penuh dari pemerintah hingga berbagai komunitas penggerak, Ma!
Acara peresmiannya dihadiri langsung oleh jajaran pejabat penting, seperti Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, serta didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Spesialnya lagi, Popmama Community juga turut ambil bagian sebagai media partner yang mendukung penuh ruang kreasi ramah keluarga ini. Dukungan lintas sektor ini membuktikan pentingnya sinergi untuk melestarikan tradisi bangsa.
Ada Workshop Interaktif hingga Aksi Nyata Tanam Mangrove

Magnific/wirestock Tak hanya menyuguhkan visual yang memukau, hadirnya instalasi ini juga diramaikan oleh beragam aktivitas spesial pada momen peresmiannya, Ma!
Saat rangkaian Openingnya, pengunjung yang hadir berkesempatan menyaksikan Live Painting bersama Erika Richardo secara langsung. Selain itu, ada juga Workshop Create Your Own Pinisi Ship yang mengajak anak-anak merakit serta menghias mini kapal dari kardus.
Dampak positif dari acara ini pun tak berhenti di area mal saja. Aksi nyata di balik pameran ini, yaitu melalui kampanye #HarmoniBagiBumi, Dus Duk Duk turut menyalurkan kepedulian lingkungan dengan menanam 525 pohon mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.
Perpaduan antara edukasi seni, aktivitas keluarga, dan aksi peduli bumi ini menjadikan pameran Pinisi Nusantara lebih dari sekadar instalasi biasa. Melainkan untuk terus berkarya sekaligus menjaga kelestarian alam Indonesia!
Itulah 5 fakta menarik tentang kapal Pinisi Nusantarai, Ma! Selain bisa jadi ide jalan-jalan seru dan edukatif di akhir pekan, pameran ini juga mengajarkan kita tentang indahnya budaya Nusantara dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Yuk, luangkan waktu untuk berkunjung dan rasakan langsung kemegahannya sebelum berakhir!





















