10 Ide Mainan Edukasi Ramadan untuk si Kecil

Ramadan menjadi momen tepat untuk mengenalkan nilai-nilai Islam pada si Kecil lewat mainan edukasi yang seru dan menyenangkan di rumah
Beragam mainan seperti puzzle, boneka tangan, hingga busy book membantu anak belajar ibadah, huruf hijaiyah, dan tradisi Ramadan sambil bermain
Dengan mainan yang tepat, si Kecil bisa memahami makna Ramadan sekaligus mengasah keterampilan dan karakter positif sejak dini
Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan nilai-nilai Islam kepada si Kecil melalui cara yang menyenangkan.
Mainan edukasi bertema Ramadan bisa menjadi media belajar yang efektif sambil bermain di rumah. Dengan mainan yang tepat, si Kecil akan lebih mudah memahami konsep ibadah dan tradisi Ramadan dengan menyenangkan.
Berikut Popmama.com sudah merangkum 10 ide mainan edukasi ramadan yang bisa Mama siapkan untuk si Kecil di rumah.
Table of Content
1. Puzzle masjid dan Ka'bah

Puzzle dengan gambar masjid atau Ka'bah membantu si Kecil mengenal tempat-tempat suci dalam Islam sambil melatih kemampuan motorik halus mereka. Si Kecil akan belajar menyusun potongan-potongan puzzle menjadi gambar utuh.
Aktivitas ini meningkatkan konsentrasi, kesabaran, dan kemampuan memecahkan masalah pada si Kecil. Puzzle adalah mainan yang praktis dan bisa dimainkan berulang kali tanpa membuat rumah berantakan. Puzzle dengan gambar masjid dan Ka'bah dapat mengenalkan si Kecil ke Masjid dan Ka'bah sebagai kiblat umat muslim di seluruh dunia.
Mama bisa memilih puzzle dengan jumlah potongan yang sesuai kemampuan si Kecil, mulai dari 12-24 potongan dengan gambar masjid yang colorful dan menarik, serta dilengkapi dengan frame agar mudah disusun dan bisa dipajang sebagai hiasan kamar si Kecil setelah selesai.
2. Boneka tangan keluarga muslim

Boneka tangan berbentuk keluarga muslim membantu bermain peran tentang kegiatan Ramadan seperti sahur, berbuka puasa, dan salat berjamaah. Si Kecil akan mengembangkan imajinasi dan kemampuan bercerita melalui karakter-karakter boneka yang mereka mainkan.
Boneka tangan adalah alat storytelling yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai keluarga muslim dengan cara interaktif. Bermain boneka tangan dapat melatih kemampuan komunikasi, ekspresi emosi, dan pemahaman tentang hubungan keluarga dalam Islam.
Mama bisa memilih set boneka yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak dengan pakaian muslim seperti jubah, hijab, dan peci, kemudian menciptakan cerita sederhana tentang aktivitas Ramadan yang bisa dipahami dan ditiru si Kecil dalam kehidupan sehari-hari.
3. Kalender Ramadan interaktif

Kalender Ramadan dengan stiker atau magnet membantu si Kecil menghitung hari dan memahami konsep waktu selama 30 hari bulan suci. Si Kecil akan bersemangat menempelkan stiker atau magnet setiap hari sambil melihat hitung mundur menuju Idul Fitri.
Kalender Ramadan yang interaktif dapat melatih kedisiplinan, pemahaman angka, dan pengenalan konsep hari dalam sebulan. Selain itu, kalender dapat menjadi visual reminder yang menyenangkan untuk membangun rutinitas ibadah si Kecil selama Ramadan. Si Kecil akan menyadari bahwa Ramadan adalah bulan istimewa yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk beribadah.
Mama bisa memilih kalender dengan desain menarik seperti bentuk masjid atau bulan sabit, dilengkapi dengan checklist ibadah harian seperti salat, membaca doa, dan berbuat baik, serta reward sticker di setiap pencapaian untuk memotivasi si Kecil menyelesaikan tantangan Ramadan mereka.
4. Flashcard huruf hijaiyah

Kartu bergambar huruf hijaiyah membantu si Kecil belajar mengenal dan menghafalkan 28 huruf Arab dengan cara yang menyenangkan. Setiap kartu biasanya dilengkapi dengan gambar objek yang dimulai dengan huruf tersebut untuk memudahkan si Kecil mengingat.
Flashcard dapat melatih daya ingat visual, kemampuan membaca, dan persiapan si Kecil untuk belajar Al-Quran di kemudian hari. Flashcard juga bisa menjadi alat belajar portabel yang bisa dibawa kemana saja dan dimainkan dengan berbagai variasi permainan.
Mama bisa menggunakan flashcard dengan warna-warna cerah dan ilustrasi menarik, bermain tebak huruf dengan sistem reward, atau menyusun huruf menjadi kata sederhana seperti nama Allah dan Muhammad untuk membuat proses belajar lebih interaktif dan tidak membosankan bagi si Kecil.
5. Lilin mainan atau clay bentuk islami

Lilin mainan dengan cetakan berbentuk masjid, bulan sabit, bintang, dan lentera membantu si Kecil mengekspresikan kreativitas sambil belajar simbol-simbol Ramadan. Si Kecil akan mengembangkan keterampilan motorik halus melalui aktivitas meremas, membentuk, dan mencetak playdough.
Lilin mainan atau clay adalah mainan sensorik yang aman dan bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan alami. Bermain lilin mainan atau clay dapat melatih koordinasi mata dan tangan serta imajinasi si Kecil dalam menciptakan berbagai bentuk.
Mama bisa menyediakan lilin mainan atau clay dengan warna-warna islami seperti hijau, emas, dan putih, dilengkapi dengan cetakan berbagai bentuk seperti kubah masjid, Ka'bah, bulan dan bintang, serta alat pemotong untuk membuat kreasi sendiri yang bisa menjadi dekorasi Ramadan di rumah.
6. Busy book Ramadan

Buku aktivitas interaktif dengan berbagai permainan seperti mencocokan gambar, menempel velcro, meresleting, dan mengancingkan membantu si Kecil belajar keterampilan hidup dasar sambil mengenal Ramadan. Setiap halaman busy book berisi aktivitas berbeda yang mengajarkan konsep islami dengan cara hands-on yang menyenangkan.
Busy book adalah untuk menenangkan si Kecil dan membuat mereka fokus pada satu aktivitas. Busy book dapat melatih keterampilan motorik halus, konsentrasi, dan kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri.
Mama bisa memilih busy book dengan tema seperti urutan wudu yang bisa dipasang dengan velcro, mencocokkan alat salat dengan tempatnya, menghitung kurma untuk berbuka, atau menyusun pakaian muslim yang lengkap untuk mengajarkan si Kecil tentang adab dan ibadah dalam Islam.
7. Mainan masak-masakan menu Ramadan

Set mainan makanan yang menampilkan menu khas berbuka puasa seperti kurma, kolak, ketupat, dan es buah membantu si Kecil bermain peran tentang tradisi Ramadan. Si Kecil akan belajar mengenal berbagai makanan yang biasa disajikan saat berbuka dan sahur sambil mengembangkan imajinasi mereka.
Mainan masak-masakan adalah cara menyenangkan mengajarkan si Kecil tentang tradisi kuliner Ramadan tanpa harus berada di dapur sungguhan. Bermain masak-masakan dapat melatih keterampilan sosial ketika bermain bersama teman atau keluarga dan memahami konsep berbagi makanan.
Mama bisa memilih set mainan yang terbuat dari kayu atau plastik aman dengan berbagai menu seperti kurma, air putih, kolak pisang, gorengan, dan ketupat opor lengkap dengan piring dan gelas, kemudian bermain peran sebagai keluarga yang berbuka puasa bersama untuk mengajarkan adab makan dalam Islam.
8. Building blocks masjid

Balok susun dengan tema masjid membantu si Kecil membangun struktur bangunan sambil mengenal arsitektur tempat ibadah umat muslim. Si Kecil akan belajar konsep bentuk geometri, keseimbangan, dan perencanaan dalam menyusun balok menjadi bangunan masjid yang kokoh.
Balok adalah mainan edukatif yang bisa dimainkan dengan berbagai cara dan tidak pernah membosankan. Bermain balok susun dapat melatih kreativitas, problem solving, dan keterampilan spasial si Kecil.
Mama bisa memilih set building blocks yang dilengkapi dengan kubah, menara, dan pintu masjid berwarna hijau atau emas, serta figur orang yang sedang salat untuk melengkapi mainan, kemudian bermain bersama si Kecil sambil menceritakan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian masjid sebagai tempat ibadah.
9. Papan tulis magnet hijaiyah

Papan tulis dengan huruf hijaiyah magnetik membantu si Kecil belajar mengenal, menyusun, dan menulis huruf Arab dengan cara interaktif. Si Kecil bisa menempelkan magnet huruf di papan, menyusunnya menjadi kata, atau menirunya dengan menulis di papan tulis.
Papan tulis magnet adalah mainan yang bisa digunakan berkali-kali tanpa harus membeli kertas atau buku baru. Papan tulis maget melatih koordinasi mata dan tangan, pengenalan huruf, dan persiapan menulis Al-Quran.
Mama bisa memilih papan tulis dua sisi dengan whiteboard dan blackboard dilengkapi magnet huruf hijaiyah lengkap dari alif sampai ya, spidol warna-warni, dan penghapus, kemudian mengajarkan si Kecil menyusun kata sederhana seperti Allah, Muhammad, Ramadan, atau nama mereka sendiri dalam huruf Arab untuk membuat belajar lebih menyenangkan.
10. Kotak amal atau celengan Ramadan

Celengan lucu bertema Ramadan membantu si Kecil belajar konsep sedekah dan menabung sejak dini. Si Kecil akan memahami bahwa berbagi rezeki kepada yang membutuhkan adalah perbuatan mulia yang dianjurkan dalam Islam.
Menabung dengan celengan dapat melatih kedisiplinan dalam menyisihkan uang, menghitung koin, dan tanggung jawab menjaga celengan mereka.
Mama bisa memilih celengan dengan desain masjid, bulan sabit, atau karakter muslim lucu yang bisa dibuka tutup, dilengkapi dengan label atau stiker target sedekah, kemudian di akhir Ramadan membawa si Kecil untuk menyalurkan isi celengan kepada yang membutuhkan melalui masjid atau lembaga zakat agar si Kecil merasakan langsung kebahagiaan berbagi.
Itulah, Ma, 10 ide mainan edukasi ramadan yang bisa Mama siapkan untuk menemani si Kecil belajar dan bermain selama bulan suci. Mainan-mainan ini tidak hanya menghibur tetapi juga mengajarkan nilai-nilai Islam dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami si Kecil.
Mama tertarik mencoba ide mainan yang mana untuk si Kecil?
FAQ Seputar Mainan Edukasi Ramadan
| Apakah mainan edukasi Ramadhan bisa membantu perkembangan sosial anak? | Ya, mainan bertema Ramadhan bisa membantu keterampilan sosial, seperti bergiliran (turn taking), berbagi, dan empati. Misalnya permainan yang melibatkan berbagi kartu kebaikan atau bekerja sama menyusun puzzle cerita Ramadhan mendorong anak berinteraksi dan memahami konsep kebersamaan. |
| Apakah mainan edukasi Ramadhan cocok untuk anak di bawah 3 tahun? | Beberapa mainan dapat disesuaikan untuk anak di bawah 3 tahun dengan pengawasan orang tua. Pilih mainan yang tanpa bagian kecil yang bisa tertelan, berwarna kontras tinggi, dan pendekatannya berbasis sentuhan/grip sederhana, misalnya kartu warna besar, bentuk kurma/ketupat yang aman disentuh. |
| Apakah mainan edukasi Ramadhan harus selalu berbentuk fisik? | Tidak. Mainan edukasi Ramadhan juga bisa berbentuk digital seperti aplikasi interaktif yang memperkenalkan waktu salat, doa‑doa, atau cerita kisah Nabi. Yang penting adalah penggunaannya tetap terbimbing orang tua agar nilai yang dipelajari sesuai dengan pesan Ramadhan. |


















