Anak belajar coding biasanya identik dengan komputer, tablet, atau berbagai aplikasi digital. Namun, bagaimana jika konsep pemrograman justru dikenalkan melalui balok-balok kayu?
Cara belajar seperti ini tengah menarik perhatian setelah video aktivitas anak menggunakan susunan balok kayu viral di media sosial.
Dalam aktivitas tersebut, anak diajak mengamati, menyusun, memindahkan, hingga mencari tahu apa yang terjadi ketika satu bagian dari bangunan diubah.
Konsep tersebut kemudian dikaitkan dengan Mokuiku, istilah dari Jepang yang secara umum merujuk pada pendidikan yang mengajak anak mengenal kayu dan produk berbahan kayu melalui pengalaman langsung.
Pemerintah Jepang sendiri mendorong kegiatan Mokuiku melalui permainan kayu, lokakarya, hingga berbagai aktivitas edukatif.
Lantas, seperti apa konsepnya dan mengapa aktivitas sederhana dengan balok kayu bisa membantu anak belajar berpikir logis?
Berikut Popmama.com telah merangkum informasinya. Yuk, simak!
