5 Gerakan Sederhana yang Bantu Anak Lebih Kuat dan Terkoordinasi

- Anak perlu menguasai gerakan dasar sebelum belajar olahraga; aktivitas bermain tanpa alat dapat melatih keseimbangan, koordinasi, kekuatan, mobilitas, dan kesadaran tubuh.
- Bear crawl, flamingo walk, monkey jump, giraffe walk, dan crab walk menawarkan latihan berbeda untuk otot inti, kaki, tangan, postur, serta kontrol gerak anak.
- Gerakan dapat dilakukan beberapa menit setiap hari dalam bentuk permainan, dengan tingkat kesulitan disesuaikan kemampuan anak dan area bermain yang aman.
Perkembangan kemampuan fisik anak ternyata tidak selalu harus dimulai dari olahraga atau mengikuti kelas olahraga tertentu.
Sebelum belajar bermain sepak bola, berenang, atau olahraga lainnya, anak perlu terlebih dahulu menguasai kemampuan dasar untuk menggerakkan tubuhnya.
Hal ini juga dibagikan melalui unggahan Instagram @mandabrooke22 yang menjelaskan bahwa gerakan sederhana seperti bear crawl, crab walk, hingga monkey jumps dapat membantu anak mengembangkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan core, mobilitas, dan kesadaran terhadap tubuh.
Sebelum anak mampu menguasai berbagai keterampilan olahraga, mereka perlu terlebih dahulu belajar menguasai gerakan dasar.
Menariknya, aktivitas tersebut bisa dilakukan sambil bermain dan tidak membutuhkan peralatan khusus.
Berikut Popmama.com telah merangkum 5 gerakan sederhana yang bisa ajak anak untuk lakukan setiap hari. Yuk, coba bersama!
1. Bear Crawl

Instagram.com/mandabrooke22 Bear crawl atau berjalan seperti beruang merupakan gerakan yang cukup sederhana dan bisa dilakukan anak sambil bermain.
Caranya, minta anak menopang tubuh menggunakan kedua tangan dan kaki, lalu mengangkat lutut sedikit dari lantai.
Setelah itu, anak dapat bergerak maju dengan menggerakkan tangan dan kaki secara bergantian seperti beruang yang sedang berjalan.
Meski terlihat seperti permainan, gerakan ini melibatkan banyak bagian tubuh sekaligus. Bear crawl dapat membantu melatih kekuatan otot inti atau core, bahu, tangan, kaki, sekaligus koordinasi antara anggota tubuh.
Gerakan ini juga mengajarkan anak bagaimana mengatur posisi tubuh ketika bergerak.
Mama bisa membuat permainan sederhana, misalnya meminta si Kecil mengikuti Mama dari satu titik ke titik lainnya sambil berjalan seperti beruang.
Tidak perlu dilakukan dalam waktu lama. Beberapa menit setiap hari sudah bisa menjadi aktivitas fisik yang menyenangkan.
Selain membuat anak aktif, bear crawl juga membantu membangun dasar kemampuan gerak yang nantinya berguna saat anak belajar berbagai olahraga.
2. Flamingo Walk

Instagram.com/mandabrooke22 Pernah melihat anak berdiri dengan satu kaki seperti burung flamingo? Nah, gerakan sederhana ini ternyata bisa menjadi permainan yang menyenangkan sekaligus melatih keseimbangan anak.
Flamingo walk dilakukan dengan meminta anak berjalan sambil mengangkat satu kaki secara bergantian.
Mama bisa membuat jalur sederhana di rumah dan mengajak anak berjalan dari satu titik ke titik lainnya tanpa kehilangan keseimbangan.
Aktivitas ini membantu anak melatih kemampuan menjaga keseimbangan tubuh ketika hanya menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.
Selain itu, anak juga belajar mengontrol gerakan tubuh dan mengatur posisi kaki saat berpindah tempat.
Flamingo walk dapat dikombinasikan dengan permainan. Misalnya, Mama bisa berpura-pura menjadi juri yang menghitung berapa langkah flamingo yang berhasil dilakukan si Kecil.
Tidak perlu memaksakan anak jika masih sering kehilangan keseimbangan. Justru, proses mencoba kembali merupakan bagian dari latihan.
Seiring waktu, anak dapat semakin mengenali posisi tubuhnya dan menjadi lebih percaya diri ketika melakukan berbagai gerakan fisik lainnya.
3. Monkey Jump

Instagram.com/mandabrooke22 Anak suka melompat? Mama bisa mengubah aktivitas tersebut menjadi permainan monkey jump.
Sesuai namanya, gerakan ini mengajak anak melompat seperti monyet sambil bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya.
Mama dapat membuat beberapa titik di lantai menggunakan bantal atau tanda sederhana sebagai target lompatan.
Kemudian, minta anak melompat dari satu titik ke titik berikutnya. Pastikan area bermain cukup luas dan tidak ada benda yang dapat membuat anak tersandung.
Monkey jump dapat membantu melatih kekuatan kaki sekaligus koordinasi tubuh.
Ketika melompat, anak perlu mengatur posisi kaki, menjaga keseimbangan saat mendarat, dan mengontrol tubuh agar tetap stabil.
Aktivitas ini juga membantu anak memahami bagaimana tubuhnya bergerak ketika harus berpindah dari satu posisi ke posisi lainnya.
Mama tidak perlu menjadikan permainan sebagai kompetisi.
Biarkan anak menikmati prosesnya dan sesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan mereka.
Dengan aktivitas sederhana seperti ini, anak dapat belajar bergerak secara aktif sekaligus membangun fondasi keterampilan fisik yang nantinya berguna saat mengikuti berbagai jenis olahraga.
4. Giraffe Walk

Instagram.com/mandabrooke22 Kalau biasanya anak diminta berjalan dengan posisi normal, kali ini Mama bisa mengajaknya bermain giraffe walk atau berjalan seperti jerapah.
Gerakannya sederhana, yaitu meminta anak berdiri tegak dan berjalan dengan langkah yang dibuat lebih panjang sambil membayangkan dirinya memiliki leher tinggi seperti jerapah.
Mama bisa membuat permainan menjadi lebih seru dengan mengajak anak berjalan dari satu titik ke titik lainnya sambil menjaga tubuh tetap tegak. Gerakan ini dapat membantu anak belajar mengontrol postur dan memahami bagaimana posisi tubuh memengaruhi cara mereka bergerak.
Selain melatih keseimbangan, giraffe walk juga dapat membantu meningkatkan kesadaran tubuh (body awareness). Anak belajar mengenali posisi kaki, tubuh, dan arah gerak ketika sedang berjalan.
Agar tidak terasa seperti latihan, Mama bisa ikut melakukan gerakan ini bersama si Kecil. Misalnya, buat cerita sederhana tentang perjalanan jerapah mencari makanan di ujung ruangan.
Dengan cara tersebut, aktivitas fisik terasa seperti permainan. Anak pun dapat tetap aktif sambil mengembangkan kemampuan dasar geraknya tanpa merasa sedang menjalani latihan olahraga.
5. Crab Walk

Instagram.com/mandabrooke22 Crab walk atau berjalan seperti kepiting menjadi gerakan terakhir yang bisa Mama coba bersama anak.
Caranya, anak duduk di lantai, kemudian meletakkan kedua tangan di belakang tubuh dan menekuk lutut. Setelah itu, angkat pinggul sedikit dari lantai dan bergerak maju atau mundur menggunakan tangan serta kaki.
Gerakan ini memang membutuhkan koordinasi beberapa anggota tubuh sekaligus. Anak perlu mengatur gerakan tangan dan kaki agar dapat berpindah tanpa kehilangan keseimbangan. Karena itu, crab walk dapat membantu melatih koordinasi, kekuatan otot inti, tangan, dan kaki.
Mama bisa menjadikannya permainan balapan kecil. Namun, tidak perlu fokus pada siapa yang paling cepat. Biarkan anak menikmati gerakannya dan mencoba mengontrol tubuh dengan caranya sendiri.
Aktivitas seperti crab walk juga membantu anak mengembangkan body awareness atau kesadaran terhadap tubuh.
Kemampuan tersebut penting karena sebelum menguasai berbagai keterampilan olahraga, anak perlu memahami bagaimana tubuhnya bergerak dan merespons perubahan posisi.
Jadi, yuk, ajak si Kecil bergerak sambil bermain setiap hari!








-KUTg51TiF82yiJbkfDPrnMCHViO5UZfC.png)









