Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Brand Fashion Modest Ini Hadirkan Abaya Timeless untuk Umrah hingga Acara Formal

Brand Fashion Modest Ini Hadirkan Abaya Timeless untuk Umrah hingga Acara Formal
Popmama.com/Onic Metheany
  • Benang Jarum Black Label menghadirkan The Monogram Abaya Collection sebagai koleksi abaya pertamanya yang dipersiapkan hampir satu tahun.
  • Koleksi ini memadukan abaya dan inner bersiluet longgar, detail monogram diagonal, embellishment, serta pilihan warna hitam, beige, dan Butter Yellow.
  • Monogram Abaya Collection diperkenalkan di Jakarta pada 12 dan 13 September 2026, lalu tersedia mulai 16 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Warna abaya mana yang ingin kamu coba?
Share Article

Benang Jarum Black Label kembali mengeksplorasi gaya modestwear lewat koleksi terbarunya, The Monogram Abaya Collection. Sesuai namanya, koleksi ini menghadirkan abaya dengan sentuhan monogram khas Benang Jarum yang dibuat untuk berbagai kesempatan.

Tak dibuat secara instan, koleksi tersebut telah dipersiapkan selama hampir satu tahun dengan konsep timeless collection yang bisa digunakan dalam berbagai momen, mulai dari perjalanan umrah hingga acara keluarga dan kesempatan formal.

"Koleksinya kita namakan The Monogram Abaya Collection. Koleksi ini sudah kami persiapkan hampir satu tahun. Jadi, ini merupakan the first abaya dari Benang Jarum. Kami menyebutnya sebagai timeless collection yang menggunakan monogram dan masuk ke dalam Benang Jarum Black Label," ujar Mifthahul Jannah, Creative Director Benang Jarum, saat ditemui dalam show The Monogram Abaya Collection, Sabtu (12/9/2026), di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta.

Lantas, seperti apa koleksi abaya pertama dari Benang Jarum ini? Berikut Popmama.com ulas rangkumannya.

  1. 1. Hadir dengan siluet loose dan detail embellishment

    Benangjarumpopmama.jpeg
    Popmama.com/Onic Merheany

    The Monogram Abaya Collection terdiri dari abaya dan inner yang bisa dipadukan satu sama lain. Koleksi ini mengandalkan siluet panjang dan longgar yang tetap memberikan ruang untuk bergerak tanpa membentuk tubuh.

    Selain itu, monogram diagonal menjadi salah satu detail yang cukup menonjol. Ada pula embellishment dan beberapa pilihan cutting yang membuat abaya terasa lebih spesial ketika dikenakan untuk acara tertentu.

    “Kali ini kami ingin membuat koleksi yang menggunakan sesuatu yang spesial, dengan adanya embellishment dan beberapa cutting yang menurut kami cocok banget dipakai untuk segala event. Jadi, tidak hanya untuk daily wear, tetapi juga bisa digunakan untuk umrah,” jelas Mifthahul.

    Tak hanya abaya, tersedia pula dress yang dapat digunakan sebagai inner. Dress tersebut tetap terlihat cantik meski dikenakan tanpa outer sehingga pemakainya bisa lebih leluasa melakukan styling.

    “Cutting-nya kebanyakan loose karena sesuai dengan gaya syar’i yang tidak boleh membentuk badan. Dress-nya sebenarnya bisa menjadi pelengkap dari outer tersebut, tetapi ketika dipakai tanpa outer juga tetap cantik,” lanjutnya.

  2. 2. Tak cuma hitam, ada Butter Yellow yang sedang tren

    Benang jarum
    Dok. Benang Jarum

    Kalau mendengar kata abaya, warna hitam mungkin menjadi salah satu pilihan yang langsung terlintas. Benang Jarum pun tetap menghadirkan warna hitam dalam koleksi ini karena dinilai masih menjadi warna yang banyak dipilih untuk tampilan syar’i.

    Namun, koleksi kali ini tidak berhenti pada warna gelap. Ada pula beige dan Butter Yellow, warna yang sedang menjadi tren tahun ini.

    Menurut Mifthahul, Butter Yellow juga menjadi warna yang cukup konsisten dihadirkan Benang Jarum sepanjang tahun. Kehadirannya pada koleksi abaya ini sekaligus memberikan sedikit sentuhan warna pada pilihan busana yang umumnya didominasi warna netral.

    "Tahun ini kami konsisten, almost every month koleksi kami ada yang menggunakan warna Butter Yellow. Jadi, di Abaya Collection ini kami juga hadirkan warna Butter Yellow supaya memberikan pop-up color di abaya kali ini,” ungkapnya.

    Warna tersebut juga bisa menjadi pilihan bagi perempuan yang ingin mulai mengenakan abaya tetapi belum terlalu nyaman dengan warna hitam.

  3. 3. Bisa jadi pilihan Gen Z yang ingin mencoba abaya

    Benang jarum
    Popmama.com/Onic Metheany

    Abaya kini semakin mudah ditemukan dalam gaya modestwear yang lebih beragam. Tak hanya digunakan saat bepergian untuk ibadah, abaya juga mulai menjadi pilihan untuk acara keluarga, perayaan hari besar, hingga berbagai agenda formal.

    Hal tersebut menjadi salah satu alasan Benang Jarum melihat peluang untuk menghadirkan koleksi abaya secara khusus bagi perempuan Indonesia.

    “Kami melihat ada potensi dan ada chance untuk perempuan di Indonesia, khususnya yang sekarang mulai shifting menggunakan abaya. Jadi, kami ingin supaya perempuan Indonesia juga menggunakan Benang Jarum Abaya,” kata Mifthahul.

    Untuk Gen Z yang baru ingin mencoba menggunakan abaya, Mifthahul menyarankan untuk mulai bereksperimen dengan warna yang lebih soft seperti Butter Yellow dan beige.

    “Buat teman-teman Gen Z yang mau coba pakai abaya, bisa pilih warna seperti yang aku pakai hari ini. Menurut aku, warna ini sangat-sangat Gen Z banget. Warnanya juga tidak harus hitam kalau untuk abaya,” tuturnya.

    Menurutnya, pilihan warna pastel seperti Butter Yellow dan beige bisa membuat tampilan abaya terasa lebih fresh dan tetap sesuai dengan gaya syar’i.

  4. 4. Akan terus hadir untuk satu musim

    Benang jarum
    Dok. Benang Jarum

    The Monogram Abaya Collection juga bukan koleksi yang hanya hadir untuk satu musim. Benang Jarum berencana untuk terus mengembangkan kategori abaya ke depannya.

    “Koleksi ini ke depannya akan ada terus,” ujar Mifthahul.

    Pengembangan tersebut juga akan berlanjut melalui rencana kehadiran Abaya Pavilion pada Oktober 2026. Platform ini nantinya menjadi wadah bagi berbagai modest brand untuk memiliki koleksi abaya masing-masing dalam satu platform.

    Sebelum tersedia secara resmi, Monogram Abaya Collection diperkenalkan melalui fashion show di The Sakinah, The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 12 dan 13 September 2026.

    Koleksi ini kemudian resmi tersedia mulai 16 September 2026 melalui website dan aplikasi Benang Jarum serta seluruh store Benang Jarum. Harganya dibanderol mulai dari Rp1.445.000 hingga Rp2.125.000.

    Sebagai koleksi abaya pertama Benang Jarum, Mifthahul berharap rangkaian ini bisa menjadi pilihan bagi perempuan yang ingin tampil tertutup tanpa harus kehilangan karakter personal dalam berpakaian.

    “Ini adalah koleksi abaya pertama Benang Jarum. Pastinya sangat spesial dengan pattern monogram Benang Jarum dan embellishment-nya yang sangat cantik,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More