Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Jenis Bahan Baju yang Sebaiknya Dihindari Selama Musim Panas

5 Jenis Bahan Baju yang Sebaiknya Dihindari Selama Musim Panas
Pexels.com/Burst
  • Pemilihan bahan pakaian penting untuk menjaga kenyamanan dan produktivitas saat cuaca panas.
  • Baju dengan bahan yang kurang tepat dapat membuat tubuh tidak nyaman serta mengganggu konsentrasi sepanjang hari.
  • Saat musim panas, pilih pakaian yang adem dan nyaman dipakai seharian agar aktivitas berjalan lancar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memilih pakaian tidak hanya untuk terlihat cantik dan menawan, tapi juga mempertimbangkan kenyamanan. Agar nyaman seharian, berikut adalah bahan baju yang sebaiknya dihindari saat cuaca panas. 

Memilih pakaian yang tepat adalah hal penting untuk menjalani hari yang produktif. Jika salah memilih baju, bisa membuat tubuh tidak nyaman dan konsentrasi pun terganggu. 

Pada cuaca yang panas, kamu perlu menentukan pakaian yang nyaman, adem, dan bisa dipakai seharian agar kegiatan bisa berjalan lancar seharian. Apa saja jenis bahan yang sebaiknya dihindari selama cuaca panas? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.


  1. 1. Baju dengan material polyester

    Poliester (pixabay.com/MAKY_OREL)
    Pixabay.com/MAKY_OREL

    Pakaian yang di dalam ruangan terlihat adem dan enak dikenakan, belum tentu nyaman digunakan di luar ruangan. Sebelum memakainya, perhatikan dahulu jenis bahannya. Biasanya, setiap pakaian disertai dengan jenis bahan yang digunakan. 

    Untuk menghindari pakaian yang panas dan tidak nyaman, usahakan tidak memilih pakaian dengan kandungan poliester lebih dari 50%. Karena, bahan ini dibuat menggunakan serat sintetis dari minyak bumi, tidak menyerap keringat dan membuat tubuh mudah gerah. 

  2. 2. Pakaian dengan material nilon

    Pakaian dengan material nilon
    Runtang textile.com

    Meski terlihat tipis dan flowy, namun sebenarnya pakaian dari material nilon tidak cocok untuk cuaca panas. Malah, lebih cocok saat cuaca sedang dingin. Karena, bahan ini menahan panas tubuh dan mampu mengunci kelembapan tubuh. 

    Bayangkan kalau dipakai saat cuaca panas. Sudah pasti, keringat terperangkap di dalam baju sehingga rasanya sangat tidak nyaman. 

  3. 3. Pakaian dengan bahan akrilik

    pakaian dengan bahan akrilik
    Freepik.com/freestockcenter

    Bukan hanya benang, namun akrilik juga bisa jadi campuran material pakaian. Itulah kenapa, pentingnya untuk mengetahui jenis bahan pakaian yang akan dipilih secara seksama. Di cuaca yang panas, hindari mengenakan pakaian dengan bahan akrilik karena bahan ini merupakan pengganti wol murah. 

    Jenis bahan ini sangat kedap udara sehingga mudah memicu keringat berlebih. Parahnya, keringat pun tidak bisa diserap dan membuat suhu tubuh naik drastis. Selain gerah, rasanya pun jadi tidak nyaman. 


  4. 4. Bahan dari sifon

    pakaian dengan bahan dari sifon
    pinterest.com

    Bahan sifon atau chiffon diklaim sangat halus dan tipis. Meski begitu, ternyata bahan ini memiliki serat yang sangat rapat dan tidak breathable. Jadi, jangan heran kalau mengenakan pakaian tipis namun tetap mudah gerah dan sering berkeringat. 

    Memang, bahan jenis ini membuat udara sulit keluar masuk. Bisa jadi mimpi buruk jika dikenakan di musim panas dan bisa jadi penyelamat kalau dikenakan saat cuaca dingin. 


  5. 5. Bahan spandek

    pakaian dengan bahan spandek
    Istockphoto.com/Philary

    Satu lagi yang sebaiknya dihindari yaitu bahan spandek. Bahan spandek biasanya terbuat untuk pakaian renang dan sejenisnya. Namun, sekarang banyak juga pakaian yang stretchy dan menggunakan material spandek di dalamnya. 

    Jangan hanya melihat modelnya, tapi perhatikan juga isi materialnya. Hindari menggunakan bahan spandek di cuaca panas karena bisa menutup pori-pori secara maksimal. 

    Sebaliknya, kamu bisa memilih pakaian dari bahan katun, linen, rayon, atau tencel untuk cuaca yang sedang panas seperti ini. Bahan-bahan tersebut terbuat dari serat alami yang ringan, sejuk di kulit, dan ada juga yang bisa memberikan sensasi dingin saat dikenakan. Selain itu, bahan-bahan ini juga memiliki daya serap tinggi dan ada yang bersifat anti-bakteri. 

    Happy mix and match!


Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More