Kabar terbaru datang dari raksasa perlengkapan olahraga, Nike, yang baru saja merilis laporan keuangan untuk kuartal keempat tahun fiskal 2026. Secara mengejutkan, laba bersih perusahaan melonjak hingga lima kali lipat menjadi US$1,1 miliar, jauh melampaui prediksi analis yang sebelumnya hanya memperkirakan angka di kisaran US$193 juta. Angka fantastis ini pun sempat mencuri perhatian banyak pihak sesaat setelah diumumkan.
Namun, lonjakan laba tersebut bukanlah berasal dari laris manisnya penjualan produk, melainkan didorong oleh pengembalian bea masuk sebesar US$986 juta yang cair lebih cepat dari jadwal. Keuntungan sekali pakai inilah yang membuat angka laba di atas kertas tampak sangat tinggi, meskipun kenyataannya tidak mencerminkan pertumbuhan penjualan produk secara organik di pasar global.
Faktanya, pendapatan Nike justru turun tipis 1% menjadi US$10,97 miliar dibandingkan tahun lalu. Hal ini menjadi sinyal bahwa di balik kas perusahaan yang terlihat aman berkat dana pengembalian pajak, tantangan bisnis inti di lapangan masih cukup menantang. Untuk memahami lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi dengan performa Nike saat ini, berikut Popmama.com bagikan rangkuman kinerjanya.
