Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Skin Barrier Rusak karena Kurang Tidur? Ini Cara Mengatasinya

Skin Barrier Rusak karena Kurang Tidur? Ini Cara Mengatasinya
Freepik/yanalya
Intinya Sih
  • Kurang tidur dapat merusak skin barrier karena proses regenerasi kulit terganggu, membuat kulit tampak kusam, kering, dan lebih sensitif terhadap polusi serta stres lingkungan.
  • Tidur cukup 7–9 jam membantu pembentukan kolagen dan menjaga kelembapan alami kulit agar tetap sehat, bercahaya, serta terlindungi dari tanda penuaan dini.
  • Perawatan disarankan meliputi penggunaan skincare dengan ceramide atau niacinamide, menghindari exfoliant sementara, memakai sunscreen, dan memperbaiki rutinitas tidur malam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mama, pernahkah ketika bangun tidur kulit wajah terlihat kusam, kering, atau lebih sensitif dari biasanya?

Sebab, kurang tidur bisa berdampak langsung pada skin barrier, dimana lapisan pelindung kulit dapat mengalami gangguan jika pola tidur yang tidak cukup.

Padahal, ketika waktu tidur tidak maksimal, proses regenerasi kulit ikut terganggu sehingga kulit lebih rentan kerusakan 

Berikut Popmama.com merangkum penjelasan dan tips supaya kulit Mama tetap sehat meskipun jam tidur belum ideal, melansir dari Pelle Medical Skincare. Yuk simak berikut ini. 

Table of Content

Apa Hubungan Tidur dengan Skin Barrier?

Apa Hubungan Tidur dengan Skin Barrier?

Skin Barrier Rusak karena Kurang Tidur? Ini Cara Mengatasinya
Freepik.com

Tidur merupakan waktu penting bagi tubuh untuk melakukan perbaikan, termasuk memperbaiki sel kulit, membangun kolagen, dan mengembalikan kelembapan. Proses ini membantu menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.

Melansir dari Healthline, kurang tidur dapat menghambat proses perbaikan kulit tersebut sehingga kulit terlihat lelah, kusam, dan garis halus lebih mudah muncul. 

Selain itu, tidur yang tidak cukup juga dapat mempercepat tanda penuaan kulit karena kemampuan regenerasi kulit menurun. Hal ini membuat kulit lebih rentan terhadap stres lingkungan dan paparan polusi.

Dampak Kurang Tidur pada Kulit Mama

Skin Barrier Rusak karena Kurang Tidur? Ini Cara Mengatasinya
Freepik/karlyukav

Kurang tidur tidak hanya membuat Mama mengantuk, tapi juga berdampak pada kesehatan kulit, terutama pada skin barrier. Beberapa tanda yang muncul antara lain:

  • Skin barrier melemah, dimana kulit kehilangan kelembapan lebih cepat ketika Mama kurang tidur, sehingga terasa kering dan kasar.
  • Regenerasi kulit terhambat, sel kulit memperbaiki diri dan membentuk kolagen saat tidur. Sehingga, jika kurang tidur membuat proses ini terganggu dan membuat kulit tampak kusam dan garis halus lebih cepat muncul. 
  • Risiko peradangan meningkat, kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres cortisol, yang membuat kulit lebih rentan iritasi, jerawat, dan melemahkan barrier.

Cara Memperbaiki Skin Barrier Setelah Kurang Tidur

Skin Barrier Rusak karena Kurang Tidur? Ini Cara Mengatasinya
Freepik.com
  • Atur pola tidur, sebaiknya Mama tidur 7–9 jam tiap malam agar proses perbaikan kulit optimal.
  • Gunakan skincare, misalnya mengandung ceramide, hyaluronic acid, atau niacinamide untuk memperkuat lapisan kulit.
  • Kurangi penggunaan exfoliant atau retinoid sampai skin barrier Mama stabil kembali.
  • Menggunakan sunscreen untuk melindungi wajah dari radikal bebas. 
  • Perbaiki kebiasaan sebelum tidur, misal dengan mengurangi paparan layar, buat kamar nyaman, dan hindari kafein di malam hari.

Inilah penjelasan bagaimana kurang tidur bukan hanya bikin wajah lelah atau lingkaran hitam di bawah mata, tapi juga berdampak pada skin barrier yang melindungi kulit. 

Karena itu, mulailah dengan tidur yang cukup dan perawatan skincare yang tepat, untuk menjaga kesehatan kulit Mama. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Life

See More