Puasa tentunya dapat memengaruhi kualitas tidur, tergantung pada faktor-faktor seperti waktu, durasi, respons tubuh individu, dan periode adaptasi. Namun, ketika kamu tahu bagaimana menyesuaikan tubuh dengan perubahan yang terjadi, kamu dapat merasakan manfaatnya.
Istirahat yang cukup berperan penting dalam membantu tubuh melakukan proses pemulihan sekaligus menjaga metabolisme tetap bekerja dengan baik. Sebaliknya, kurang tidur dapat memicu berbagai masalah seperti menurunnya konsentrasi, rasa lelah berkepanjangan, hingga berkurangnya daya tahan tubuh.
Tidak hanya itu, waktu istirahat yang tidak terpenuhi juga dapat meningkatkan produksi hormon stres atau kortisol, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keseimbangan energi selama menjalani puasa. Agar dapat beristirahat dengan baik, kamu dapat mengurangi konsumsi kafein, menciptakan kamar yang nyaman, menjaga jadwal tidur konsisten sampai dengan mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur.