“Dulu pas mandi harus duduk, ‘ndeprok’ di bawah shower. Sekarang sudah bisa berdiri, itu aja udah perubahan besar buatku,” tutur Shindy di video yang dibagikan pada 9 Desember 2025.
7 Transformasi Shindy Samuel dari 171kg ke 67kg, Langsing Minim Gelambir

- Shindy Samuel berhasil menurunkan berat badan dari 171 kg menjadi 67 kg dalam waktu sekitar tiga tahun melalui operasi bariatrik, pola makan sehat, dan olahraga rutin.
- Setelah penurunan berat badan drastis, Shindy merasakan perubahan besar seperti bisa beraktivitas tanpa kursi roda, berlari tanpa kehabisan napas, serta terbebas dari risiko penyakit metabolik.
- Penampilannya kini makin menawan dengan kulit minim gelambir, membuat netizen kagum atas konsistensinya menjaga tubuh dan kesehatan hingga tampil lebih percaya diri.
Shindy Samuel membagikan potret terbaru penampilannya di Instagram. Setelah selama kurang lebih 3 tahun berjuang untuk menurunkan berat badan yang akhirnya membuahkan hasil. Shindy sendiri diketahui melakukan operasi bariatrik untuk membantu penurunan berat badannya sangat maksimal.
Ia melakukan operasi bariatrik sekitar bulan Juni-Juli 2023 untuk mengatasi obesitas morbid, di mana berat badannya sempat mencapai 155 kg saat itu. Operasi dilakukan oleh Dr. dr. Peter Ian Limas di RS Pondok Indah.
Dari sana Shindy tampak konsisten untuk menjaga makan dan berolahraga, hasilnya? Ia berhasil menurunkan berat badannya secara drastis hingga puluhan kilogram. Bahkan sejak 3 tahun dari program berjalan, Shindy ini tampak ‘pangling’ dengan berat badan 67 kg lho!
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya mengenai transformasi Shindy Samuel kurus dari 171kg ke 67kg.
1. Perubahan drastis dirasakan Shindy setelah turun berat badan

Shindy pernah membagikan cerita mengenai perubahan yang dialaminya setelah turun berat badan drastis. Kehilangan kurang lebih 100 kg dalam kurun waktu singkat juga menjadi tantangan untuknya.
Ia juga merasa nyaman karena saat ini sudah bisa berjalan tanpa perlu kursi roda.
2. Tetap konsisten olahraga dan menjaga makan

Diungkapkan Shindy untuk mencapai berat 67 kg dalam kurun kurang lebih 3 tahun tidak hanya lewat operasi bariatrik saja. Setelah operasi itu justru adalah perjuangan sesungguhnya, ia mesti konsisten agar sesuai program yang dianjurkan dokternya.
Selama kurang lebih 3 tahun, Shindy rupanya menjalani serangkaian olahraga dan menjaga makan dengan cukup ketat. Ini yang membuat penurunan berat badannya menjadi maksimal nih.
3. Setelah kurus, Shindy merasa lebih bebas beraktivitas

Masih dari video yang sama mengenai hasil dari perjuangan Shindy untuk bisa menurunkan berat badan. Ia menyebut perubahan yang paling membuatnya terharu yakni badannya sudah tidak terasa ‘terlalu berat’ untuk beraktivitas.
Dulu saat beratnya masih 155 kg atau lebih, ia gampang lelah saat jalan. Ia juga sering terengah-engah dan kehabisan. Bahkan saat tidur, saluran napasnya tertutup sampai mendengkur keras.
Kini, hal itu tidak lagi ia alami. Bahkan Shindy menyebut kini ia bisa berlari tanpa kehabisan napas lagi!
“Sekarang aku sudah bisa lari,” tutur Shindy dengan bangga.
4. Risiko penyakit yang dulu ada kini menghilang

Manfaat dari penurunan berat badan ekstrem yang dilakukan Shindy berefek juga ke sistem dan metabolisme tubuhnya. Dietnya memang tidak instan, setidaknya butuh 3 tahun kurang lebih dan diawasi ketat oleh dokter.
Ketika berat badannya berlebih ada sejumlah penyakit metabolik yang mengancam dirinya. Namun, kini setelah kurus seolah penyakit itu menghilang dan menguap bak keajaiban.
“Semua risiko penyakit yang dulu ada di diri aku itu menghilang semua, itu kayak keajaiban. Seperti terlahir kembali,” pungkas Shindy.
5. Penampilannya kini semakin menawan, minim gelambir!

Shindy beberapa kali membagikan video mengenai cerita penurunan berat badannya di Instagram. Perubahan tubuh yang dialami Shindy mengagumkan sampai minim excess skin atau gelambir.
Hal ini tentu menarik perhatian, karena penurunan berat badan ekstrem, terutama lebih dari 100 kg umumnya meninggalkan kulit kendur. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai excess skin, yaitu kulit berlebih yang kehilangan elastisitas akibat perubahan ukuran tubuh yang cepat. Faktor seperti usia, elastisitas kulit, durasi obesitas, hingga metode penurunan berat badan sangat memengaruhi kemunculannya.
Tak menutup kemungkinan, Shindy menjalani perawatan tertentu untuk membantu menjaga kekencangan kulitnya. Biasanya, penanganan excess skin bisa melibatkan perawatan non-invasif seperti radiofrequency dan laser, hingga prosedur medis seperti body contouring atau operasi pengangkatan kulit, tergantung kondisi masing-masing individu.
6. Netizen memuji kekonsistenan Shindy untuk bisa langsing

Dari sejumlah unggahan Shindy, apalagi video terbarunya mengenai transformasi penampilan banyak yang memuji. Netizen membanjiri unggahan itu dengan ucapan selamat dan kagum dengan kegigihan Shindy untuk mengubah dirinya menjadi lebih sehat.
Misalnya akun @aqmarina_afira, mengucapkan “selamat kamu hebat”. Lalu ada akun @mexgamega yang mengungkapkan rasa kagum, “Mashaallah Bunda dari 100kg-an sekarang sudah selangsing ini”.
Netizen dengan akun @hilda_ajumma, memuji “Masyaallah cantiknya, di barengi olahraga juga kali ya karena kulitnya nggak menggelambir”. Shindy menjawab komentar akun tersebut dan menyebut tetap mengalami gelambir selama menjalani diet ini. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut seberapa parah atau perawatan apa saja yang dilakukan untuk meminimalisir gelambir itu terjadi selain olahraga.
7. Lebih percaya diri, Shindy merasa lebih percaya diri
Perubahan besar di tubuh Shindy Samuel tentu mentransformasi dirinya secara penuh. Diungkapkannya dari salah satu video kalau ia menjadi lebih percaya diri. Tubuhnya menjadi lebih sehat, begitupun dengan kondisi mentalnya.
Perempuan bernama asli Shindy Romawi Rapsanjani ini tidak menyangka akan ada dititik melihat tubuhnya langsing. Penampilannya menjadi semakin menawan.
Itulah tadi transformasi Shindy Samuel kurus dari 171kg ke 67kg. Wah, inspiratif banget ya Mama Shindy!





-yqiw83mtJ0caz9pWJ6QPJm4gJ0FromqF.jpg)












