Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan!

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan!
Unsplash/Satish Dharmavarapu
Intinya Sih
Gini Kak
  • BRIN memprediksi fenomena El Nino ‘Godzilla’ akan terjadi di Indonesia pada April–Oktober 2026, menyebabkan suhu ekstrem dan kekeringan parah terutama di Jawa hingga NTT.
  • El Nino berdampak besar pada penurunan curah hujan, memperpanjang musim kemarau, serta menimbulkan risiko kekeringan, kebakaran hutan, gagal panen, dan krisis air bersih.
  • Masyarakat disarankan menyiapkan cadangan air, pangan tahan lama, energi alternatif, perlengkapan kesehatan, keamanan rumah, serta dana darurat untuk menghadapi dampak El Nino.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Diperkirakan tahun ini suhu bumi di seluruh dunia akan meningkat secara ekstrem akibat El Nino, bahkan mencapai titik suhu yang belum pernah dicapai sebelumnya.

BRIN telah memprediksi Indonesia bakal menghadapi fenomena ‘Godzilla’ El Nino yang kemungkinan dimulai pada April - Oktober 2026. Beberapa wilayah selatan Indonesia, terutama Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan mengalami kekeringan paling signifikan.

El Nino bakal jadi penyebab utama curah hujan turun drastis dan mengubah musim menjadi kemarau panjang hingga kekeringan yang juga dapat berdampak pada segala aspek kehidupan.

Sudah tahu apa itu El Nino? Ini hal yang perlu dipersiapkan Mama berdasarkan ulasan Popmama.com agar dapat menghadapi perubahan musim tanpa khawatir.

Table of Content

Apa Itu El Nino?

Apa Itu El Nino?

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan! (6).png
Freepik/jcomp

Istilah El Nino mungkin terdengar asing bagi sebagian orang karena istilah ini berasal dari bahasa Spanyol yang berarti anak laki-laki. Lantas, apa itu El Nino dalam konteks iklim?

Mengutip dari BMKG, El Nino merupakan istilah yang awalnya digunakan untuk menandai kondisi arus laut hangat tahunan yang mengalir ke arah selatan sepanjang pesisir pantai Peru dan Ekuador yang biasanya dimulai jelang natal.

Kondisi ini telah berlangsung selama berabad-abad dan diberi nama El Nino de Navidad oleh para nelayan Peru, disamakan dengan nama Kristus yang baru lahir. 

Meski El Nino menghangatkan perairan di wilayah Amerika Selatan, dampaknya dapat meluas dan membuat perairan Samudera Pasifik bagian timur hingga tengah lebih hangat dari biasanya. Perubahan suhu ini bukan hanya berdampak pada wilayah tersebut saja, namun juga berpengaruh terhadap keseimbangan cuaca global. 

El Nino Pengaruhi Penurunan Curah Hujan

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan! (4).png
Freepik/pvproductions

El Nino juga dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kondisi cuaca, bahkan memengaruhi perubahan musim di Indonesia. 

Biasanya, El Nino pada bulan Juni-Juli-Agustus (JJA) dan September-Oktober-November (SON) menyebabkan penurunan curah hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Kemudian pada Desember-Januari-Februari memengaruhi penurunan curah hujan di wilayah bagian tengah dan timur Indonesia.

Apakah saat El Nino tidak akan hujan sama sekali? Belum tentu.

Meskipun kondisi ini memengaruhi penurunan curah hujan selama beberapa bulan, bukan berarti tidak akan ada hujan sepanjang tahun. Tercatat beberapa wilayah Indonesia tetap berpotensi mengalami peningkatan curah hujan selama El Nino periode Desember-Januari-Februari (DJF) dan Maret-April-Mei (MAM) menurut BMKG. 

Dampak Terjadinya El Nino di Indonesia

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan! (3).png
Unsplash/Jinson Nguyen

El Nino menyebabkan musim kemarau di Indonesia lebih panjang dari biasanya yang berdampak pada berkurangnya curah hujan secara drastis. Kondisi ini juga dapat menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi yang dapat menyebabkan berbagai kerugian.

Saat El Nino, kemarau panjang dapat berpotensi menyebabkan beberapa kondisi berikut ini:

  • Berkurangnya pasokan air bersih
  • Kekeringan panjang dan suhu panas
  • Penurunan kesuburan tanah dan risiko tanah retak
  • Meningkatkan risiko kebakaran hutan
  • Polusi udara akibat kebakaran
  • Ancaman gagal panen
  • Penurunan populasi ikan.

Biasanya, El Nino muncul dalam selang waktu dua hingga tujuh tahun. Namun, pemanasan global membuat perubahan iklim menjadi tidak menentu, termasuk pada tahun 2026 ini El Nino ‘Godzilla’ diprediksi muncul lebih cepat dan diperparah dengan IOD+ (Indian Ocean Dipole positif) yang menghambat pembentukan awan hujan.

Prediksi El Nino Godzilla di Indonesia

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan! (2).png
Freepik/wirestock

Dalam kondisi tertentu, intensitas El Nino dapat menjadi sangat kuat dan menyebabkan perubahan iklim secara ekstrem. Fenomena akan semakin berdampak jika terjadi IOD+ bersamaan yang membuat suhu permukaan laut di Samudera Hindia bagian barat jauh lebih hangat dari bagian timur.

BMKG menyebut penurunan curah hujan ekstrem ini sebagai El Nino Godzilla. Kenapa dijuluki demikian? Karena kekuatannya yang raksasa membuat dampak El Nino jauh lebih besar dari hanya menyebabkan keringat bercucuran saat kemarau.

Perpaduan antara El Nino dan IOD+ tersebut diperkirakan oleh BRIN mulai terjadi pada April-Oktober 2026 namun tidak merata ke seluruh Indonesia dan berpotensi mengganggu sektor pertanian di Pulau Jawa hingga NTT.

Sementara itu Sulawesi, Maluku, dan Halmahera diperkirakan bakal mengalami curah hujan tinggi meski sedang musim kemarau. Meski banyak bencana yang diperkirakan terjadi, potensi kemarau ekstrem ini juga membuka peluang peningkatan produksi garam nasional. 

Hal yang Perlu Disiapkan untuk Antisipasi El Nino

Apa Itu El Nino? Ini 6 Hal yang Perlu Dipersiapkan! (5).png
Unsplash/Mufid Majnun

Perlu diketahui bahwa dampak terjadinya El Nino dapat lebih luas dari yang diperkirakan, karena perubahan cuaca hingga potensi bencana dapat mengubah hal yang signifikan. Meski demikian, terjadinya perubahan cuaca ekstrem ini tidak perlu dihadapi dengan kepanikan dan rasa takut. 

Prediksi yang diberikan oleh BRIN sejak dini membuat Mama dapat mempersiapkan diri lebih awal agar El Nino tidak memberikan dampak yang begitu signifikan di aspek kehidupan lainnya. Berikut daftar beberapa persiapan penting untuk menghadapi El Nino:

  1. Persiapan Air; kemarau panjang membuat pasokan air bersih semakin menipis, sebaiknya simpan cadangan air di toren/tandon air, jeringen, dan wadah penyimpanan air.
  2. Persiapan Pangan; kemarau panjang juga berpotensi membuat harga pangan menjadi naik, siapkan makanan yang tahan lama seperti beras, kacang-kacangan, makanan kering, dan makanan kaleng untuk stok selama beberapa bulan ke depan.
  3. Persiapan Energi; gangguan listrik juga dapat terjadi akibat kemarau, sebaiknya siapkan powerbank, lampu darurat, kompor portable, dan radio.
  4. Persiapan Kesehatan; cuaca panas ekstrem dapat menyebabkan dehidrasi, heat exhaustion, hingga gangguan pernapasan yang perlu dicegah dengan minum air putih yang cukup, oralit, dan konsumsi vitamin.
  5. Persiapan Rumah; kekeringan akibat El Nino juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan, cegah kemungkinan ini dengan bersihkan rumput kering, periksa instalasi listrik, dan siapkan alat pemadaman sederhana.
  6. Persiapan Keuangan; krisis berpotensi membuat harga pangan dan air meningkat drastis, sehingga penting untuk menyiapkan dana darurat dan uang tunai cadangan.

Demikian penjelasan apa itu El Nino? Ini hal yang perlu dipersiapkan Mama. Perubahan cuaca drastis membuat berbagai prediksi berpotensi terjadi.

Jangan disepelekan dan lakukan persiapan dengan matang agar tidak merasa khawatir, Ma.

FAQ Seputar El Nino

Apa dampak dari El Nino di Indonesia?

Dampak El Niño bagi Indonesia, terutama pada 2026, memicu kemarau panjang, cuaca ekstrem, dan risiko kekeringan yang berdampak langsung pada kegagalan panen (fuso) serta krisis air bersih.

Apa perbedaan dari El Nino dan La Nina?

El Nino dan La Nina adalah fenomena penyimpangan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang berdampak pada cuaca global. El Nino (fase hangat) menyebabkan suhu laut lebih panas, memicu kekeringan dan kemarau panjang di Indonesia. Sebaliknya, La Nina (fase dingin) menyebabkan suhu laut lebih dingin, meningkatkan curah hujan dan potensi banjir di Indonesia.

Apa El Nino panas?

Fenomena El Nino biasanya bikin cuaca jadi lebih panas dan kering, apalagi setelah La Nina yang lemah berakhir di Februari lalu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More