Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus? Jangan Anggap Remeh Sakit Punggung!

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus Jangan Anggap Remeh Sakit Punggung! (1).jpg
Freepik/jcomp
Intinya sih...
  • Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah keluarnya bantalan tulang belakang karena sobek atau pecah, menekan saraf dan menyebabkan nyeri, kesemutan, dan kelemahan otot.
  • HNP disebabkan oleh degenerasi diskus akibat keausan bertahap seiring bertambahnya usia, kebiasaan mengangkat benda berat dengan otot punggung, gerakan memutar atau membungkuk saat mengangkat barang, serta cedera pada punggung.
  • Gejala HNP meliputi nyeri tajam di punggung atau leher, sakit menjalar ke lengan atau kaki, kesemutan atau kebas, kelemahan otot, hingga gangguan kontrol kandung kemih atau usus
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat mendengar istilah Hernia Nukleus Pulposus (HNP), mungkin banyak Mama yang langsung teringat pada sakit punggung berat atau saraf terjepit.

Kondisi ini memang cukup sering dialami orang dewasa, terutama yang memiliki aktivitas fisik berat atau kebiasaan duduk terlalu lama.

Agar Mama lebih memahami kondisi ini, Popmama.com akan kasih penjelasan seputar Hernia Nukleus Pulposus. 

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus?

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus Jangan Anggap Remeh Sakit Punggung!.jpg
Freepik/KamranAydinov

Melansir MSD Manuals, Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah kondisi ketika bagian lunak bantalan tulang belakang keluar dari posisi normal karena lapisan luarnya sobek atau pecah. Kondisi ini dapat menyebabkan bantalan menekan saraf di sekitarnya. 

Tekanan pada saraf tersebut bisa menimbulkan nyeri, kesemutan, mati rasa, hingga kelemahan otot. Karena gejalanya berkaitan dengan saraf, HNP sering dikenal sebagai saraf terjepit dalam kehidupan sehari-hari.

HNP juga disebut sebagai hernia diskus lumbal atau diskus intervertebral yang pecah. Meski istilahnya berbeda, kondisi ini merujuk pada gangguan yang sama pada bantalan tulang belakang dan perlu diwaspadai agar tidak mengganggu aktivitas.

Penyebab Hernia Nukleus Pulposus

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus Jangan Anggap Remeh Sakit Punggung! (2).jpg
Freepik

Menurut Mayo Clinic, hernia diskus paling sering terjadi akibat keausan bertahap seiring bertambahnya usia, yang dikenal sebagai degenerasi diskus. Seiring waktu, bantalan tulang belakang menjadi kurang lentur sehingga lebih mudah robek atau pecah, bahkan hanya karena tekanan atau gerakan ringan.

Dalam banyak kasus, seseorang tidak selalu menyadari penyebab pasti herniasi diskus yang dialaminya. Kebiasaan sehari-hari, seperti mengangkat benda berat dengan otot punggung alih-alih menggunakan kekuatan kaki dan paha, bisa meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.

Selain itu, gerakan memutar atau membungkuk saat mengangkat barang juga dapat memicu herniasi diskus. Meski jarang, cedera akibat jatuh atau benturan keras pada punggung pun bisa menjadi penyebabnya. 

Gejala yang Sering Terjadi

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus Jangan Anggap Remeh Sakit Punggung! (3).jpg
Freepik/8photo

HNP bisa terjadi di punggung bawah (lumbar spine) atau leher (cervical spine). Gejala yang umum termasuk:

  • Nyeri punggung atau leher yang tajam
  • Rasa sakit menjalar ke lengan atau kaki
  • Kesemutan atau kebas
  • Kelemahan otot
  • Dalam kasus berat dapat terjadi gangguan kontrol kandung kemih atau usus

Jika gejala ini berlangsung lama atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis, ya, Ma.

Pencegahan Hernia Nukleus Pulposus

Apa Itu Hernia Nukleus Pulposus Jangan Anggap Remeh Sakit Punggung! (4).jpg
Freepik

Mengutip Mayo Clinic, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah herniasi diskus, antara lain:

  • Rutin berolahraga, terutama latihan yang menguatkan otot inti untuk menopang dan menstabilkan tulang belakang
  • Menjaga postur tubuh yang baik, khususnya saat duduk lama, agar tekanan pada tulang belakang berkurang
  • Mempertahankan berat badan yang sehat, karena berat badan berlebih dapat memberi tekanan ekstra pada tulang belakang dan diskus
  • Berhenti merokok, karena produk tembakau dapat mempercepat kerusakan bantalan tulang belakang

Dengan menerapkan kebiasaan sehat tersebut, Mama bisa membantu menjaga kesehatan tulang belakang agar tetap nyaman dan bebas dari gangguan. 

Nah, Ma, itulah penjelasan seputar Hernia Nukleus Pulposus (HNP) yang perlu diketahui. Meski sering dianggap sebagai sakit punggung biasa, kondisi ini bisa berdampak serius jika dibiarkan tanpa penanganan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Perbedaan Cuka Apel dan Cuka Lemon, Jangan Sampai Salah Pilih

22 Jan 2026, 09:33 WIBLife