Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Artritis Septik: Apa Itu, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Artritis Septik: Kenali Gejala Nyeri Sendi, Bukan Pegal Biasa
Freepik/rawpixel.com
Intinya sih...
  • Artritis septik adalah infeksi pada sendi yang memicu peradangan hebat, menyebabkan pembengkakan, nyeri hebat, dan keterbatasan gerak.
  • Gejala artritis septik meliputi nyeri sendi hebat, bengkak, demam, keterbatasan gerak, dan gejala khusus pada anak atau bayi.
  • Penyebab artritis septik antara lain infeksi bakteri melalui aliran darah, luka terbuka, daya tahan tubuh yang menurun, dan riwayat penyakit sendi sebelumnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mama dan Papa mungkin pernah mengira nyeri sendi sebagai tanda kelelahan biasa. Setelah seharian beraktivitas, sendi terasa pegal, lalu kita berpikir cukup istirahat saja. Biasanya, keluhan seperti ini akan mereda dengan sendirinya.

Namun, bagaimana jika sendi justru semakin nyeri, membengkak, terasa panas, bahkan sulit digerakkan? Rasa tidak nyaman yang awalnya ringan berubah menjadi gangguan yang menghambat aktivitas.

Di titik ini, wajar jika muncul pertanyaan: apakah ini masih keluhan biasa, atau ada masalah yang lebih serius?

Salah satu kondisi yang perlu dikenali adalah artritis septik, yaitu infeksi pada sendi yang bisa berkembang cepat dan memerlukan penanganan medis segera.

Untuk lebih dalam, berikut Popmama.com akan menjelaskan tentang artritis septik beserta dengan gejala, penyebab dan cara mengobatinya. Yuk simak selengkapnya dibawah ini.

Table of Content

Apa Itu Artritis Septik?

Apa Itu Artritis Septik?

Artritis Septik: Kenali Gejala Nyeri Sendi, Bukan Pegal Biasa
Freepik/pressfoto

Artritis septik adalah kondisi ketika sendi mengalami infeksi langsung oleh kuman, paling sering bakteri, yang kemudian memicu peradangan hebat di dalam rongga sendi.

Infeksi ini menyebabkan penumpukan cairan bernanah yang membuat sendi membengkak, terasa panas, sangat nyeri, dan sulit digerakkan.

Berbeda dengan nyeri sendi biasa yang berkembang perlahan, artritis septik dapat memburuk hanya dalam hitungan hari. Jika kamu mengalami kondisi seperti ini, sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter.

Menurut Johns Hopkins Medicine, artritis septik terjadi saat mikroorganisme masuk ke sendi melalui aliran darah, luka terbuka, atau prosedur medis tertentu.

Setelah masuk, kuman berkembang biak di dalam sendi dan memicu reaksi peradangan yang agresif. Proses ini dapat merusak tulang rawan sendi, yaitu jaringan penting yang berfungsi sebagai bantalan dan pelindung antar tulang.

Penjelasan serupa juga disampaikan oleh National Health Service (NHS) UK, yang menyebut artritis septik sebagai kondisi serius yang membutuhkan penanganan segera di rumah sakit.

Keterlambatan pengobatan dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen, gangguan fungsi gerak, hingga komplikasi infeksi yang lebih luas.

Sementara itu, MedlinePlus menjelaskan bahwa artritis septik paling sering menyerang satu sendi besar, seperti lutut atau pinggul.

Namun, pada orang dengan daya tahan tubuh lemah, infeksi dapat menyerang lebih dari satu sendi sekaligus dan menimbulkan keluhan yang lebih berat.

Karena sifatnya yang agresif dan berkembang cepat, artritis septik tidak bisa disamakan dengan nyeri sendi akibat kelelahan atau penuaan. Inilah alasan mengapa kondisi ini dikategorikan sebagai darurat medis.

5 Gejala Artritis Septik yang Perlu Diwaspadai

Artritis Septik: Kenali Gejala Nyeri Sendi, Bukan Pegal Biasa
Freepik/Freepik

Gejala artritis septik biasanya muncul secara tiba-tiba dan terasa berat. Kondisi ini sering menyerang satu sendi, tetapi dampaknya bisa sangat mengganggu aktivitas harian. Berikut gejala artritis septik:

  1. Nyeri sendi hebat

Nyeri terasa tajam dan memburuk saat sendi digerakkan. Bahkan aktivitas ringan seperti berdiri atau berjalan bisa terasa sangat menyakitkan.

  1. Sendi bengkak, kemerahan, dan terasa hangat

Pembengkakan terjadi akibat penumpukan cairan infeksi di dalam sendi. Kulit di sekitar sendi juga bisa tampak merah dan terasa panas saat disentuh.

  1. Demam dan menggigil

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), demam sering menyertai artritis septik sebagai respon tubuh terhadap infeksi.

  1. Keterbatasan gerak sendi

Sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan karena nyeri dan peradangan. Pada kondisi tertentu, sendi hampir tidak bisa digunakan sama sekali.

  1. Gejala khas pada anak atau bayi

Bayi bisa tampak lebih rewel, menangis saat anggota tubuh tertentu digerakkan, atau menolak menggunakan tangan atau kaki yang terinfeksi.

4 Penyebab Artritis Septik

Artritis Septik: Kenali Gejala Nyeri Sendi, Bukan Pegal Biasa
Freepik/Freepik

Artritis septik terjadi ketika kuman berhasil masuk ke dalam sendi. Infeksi bisa masuk melalui beberapa jalur berikut:

  1. Infeksi bakteri melalui aliran darah

Bakteri seperti Staphylococcus aureus dapat menyebar ke sendi dari infeksi di bagian tubuh lain, misalnya kulit atau saluran pernapasan.

  1. Masuknya kuman melalui luka atau prosedur medis

Luka terbuka, operasi sendi, suntikan, atau pemasangan alat medis di sekitar sendi dapat menjadi pintu masuk kuman.

  1. Daya tahan tubuh yang menurun

Orang dengan diabetes, kanker, penyakit autoimun, atau yang mengonsumsi obat penekan sistem imun lebih beresiko mengalami artritis septik.

  1. Riwayat penyakit sendi sebelumnya

Sendi yang sudah mengalami kerusakan, seperti pada rheumatoid arthritis atau osteoarthritis, lebih rentan terhadap infeksi.

4 Cara Mengobati Artritis Septik

Artritis Septik: Kenali Gejala Nyeri Sendi, Bukan Pegal Biasa
Freepik/Freepik

Pengobatan artritis septik harus dilakukan sesegera mungkin, umumnya di rumah sakit, untuk mencegah kerusakan sendi permanen.

  1. Pengeluaran cairan dari sendi

Dokter akan mengeluarkan cairan bernanah dari sendi untuk mengurangi tekanan dan membersihkan sumber infeksi.

  1. Pemberian antibiotik atau obat antimikroba

Antibiotik biasanya diberikan melalui infus terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan obat minum sesuai hasil pemeriksaan kuman.

  1. Istirahat dan imobilisasi sendi

Sendi perlu diistirahatkan sementara untuk membantu proses penyembuhan dan mengurangi nyeri.

  1. Fisioterapi

Setelah infeksi terkontrol, fisioterapi membantu mengembalikan kekuatan dan fleksibilitas sendi secara bertahap.

Sendi jarang “berisik” tanpa alasan. Ketika nyeri datang mendadak, disertai bengkak dan demam, tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan lebih serius.

Artritis septik memang bukan kondisi yang sering dibahas, tetapi justru itu yang membuatnya mudah terlewat. Mama dan Papa bisa lebih sigap mengambil keputusan saat tubuh terasa tidak seperti biasanya.

Bukan soal merasa cemas berlebihan, melainkan belajar lebih peka terhadap perubahan kecil yang terasa tidak wajar. Karena sering kali, langkah cepat untuk memeriksakan diri menjadi penentu besar bagi kesehatan sendi ke depannya.

Setelah mengetahui apa itu artritis septik beserta dengan gejala, penyebab dan cara mengobatinya, mulai sekarang, yuk kita tetap menjaga aktivitas dengan seimbang agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Kenapa Imlek Selalu Hujan? Ini Penjelasan Lengkapnya

04 Feb 2026, 10:13 WIBLife