Kenapa Imlek Selalu Hujan? Ini Penjelasan Lengkapnya

- Hujan saat Imlek berkaitan dengan musim hujan di Indonesia dan kondisi atmosfer yang memengaruhi potensi hujan di banyak wilayah.
- Menurut ahli Feng Shui, hujan saat Imlek dipercaya membawa keberuntungan, terutama jika turun deras, namun badai dianggap kurang baik.
- Kepala BMKG memperkirakan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi pada periode Januari–Maret 2026, berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Fenomena hujan saat Imlek kerap jadi perbincangan dan menarik rasa penasaran banyak orang. Meski terdengar seperti kebetulan, ada fakta menarik di balik tren cuaca ini yang kerap muncul saat perayaan Tahun Baru Tionghoa.
Ternyata, hujan saat Imlek bukan hanya soal ramalan atau mitos, melainkan juga berkaitan dengan pola cuaca dan musim di awal tahun. Lalu, apa penyebab sebenarnya?
Berikut Popmama.com sajikan informasi tentang kenapa Imlek selalu hujan? Simak penjelasannya di bawah!
1. Alasan ilmiah hujan saat Imlek

Hujan yang sering muncul saat Imlek ternyata punya penjelasan ilmiah. Mengutip IDN Times, menurut BMKG, perayaan Imlek biasanya berlangsung Januari hingga awal Februari, bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia sehingga curah hujan relatif tinggi di banyak wilayah.
Selain faktor musim, kondisi atmosfer juga memengaruhi. Aktivitas Monsun Asia, gelombang ekuator Rossby dan Kelvin, serta pertemuan angin di wilayah Sumatra, Jawa, dan Kalimantan ikut meningkatkan potensi hujan. Kombinasi faktor-faktor inilah yang membuat Imlek kerap dirayakan di tengah hujan.
2. Makna hujan menurut Feng Shui dan mitos Imlek

Menurut ahli Feng Shui, hujan yang turun saat Imlek dipercaya membawa keberuntungan, terutama jika turun deras, karena dianggap pertanda rezeki melimpah. Namun, hujan disertai badai justru dianggap kurang baik karena bisa menimbulkan bencana.
Sementara hujan gerimis dimaknai sebagai pertanda keberuntungan skala kecil, bahkan jika berlangsung sepanjang hari, dipercaya membawa hoki sepanjang tahun.
Selain itu, hujan juga sering dikaitkan dengan mitos Dewi Kwan Im yang menyiram bunga Mei Hwa, menjadikan hujan sebagai simbol berkah dan kesuburan menjelang Tahun Baru Imlek.
3. Perkiraan cuaca saat Imlek 2026

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa curah hujan tinggi hingga sangat tinggi diperkirakan terjadi pada periode Januari–Maret 2026.
Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Itu dia informasi tentang kenapa Imlek selalu hujan? Dengan kondisi ini, perayaan Imlek 17 Februari 2026 kemungkinan besar akan berlangsung di tengah hujan di sejumlah daerah di Indonesia.
FAQ tentang Imlek
| 1. Apa arti Imlek bagi orang Tionghoa? | Bagi masyarakat Tionghoa, Imlek merupakan perayaan terpenting yang melambangkan awal baru, kebersamaan keluarga, serta harapan akan keberuntungan dan kemakmuran, berakar dari tradisi menyambut musim semi dan menolak nasib buruk. |
| 2. Hari raya Imlek itu hari raya agama apa? | Imlek adalah perayaan hari besar agama Khonghucu (Konghucu), yang juga merupakan bagian penting dari kebudayaan Tionghoa, berisi ritual dan doa syukur untuk menyambut tahun baru dan mempererat hubungan keluarga serta spiritual. |
| 3. Imlek tahun 2026 tahun apa? | Zodiak Cina memberikan lambang hewan untuk setiap tahunnya. Tahun Baru Imlek 2026 adalah Tahun Kuda , lebih tepatnya, Kuda Api, yang dimulai dari tanggal 17 Februari 2026 dan berlangsung hingga tanggal 5 Februari 2027. |


















