5 Tips Bisa Bekerja di Rumah Dengan Nyaman

Selain pintar membagi waktu, praktekkan tips berikut ini ya, Ma

28 Oktober 2018

5 Tips Bisa Bekerja Rumah Nyaman
Pixabay/089photoshootings

Bekerja di rumah saat ini menjadi pilihan yang tepat bagi Mama yang ingin memiliki penghasilan tanpa perlu meninggalkan anak-anak di rumah. Meski demikian, bekerja di rumah memiliki tantangan tersendiri, terutama membagi waktu antara pekerjaan rumah dan kantor.

Risikonya, Mama jadi tidak fokus menyelesaikan satu pekerjaan dan mengganggu pekerjaan lainnya. Hal ini tentu saja berpotensi menimbulkan stres serta ketidaknyamanan bagi anggota keluarga lainnya.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang dirangkum oleh Popmama.com agar Mama dapat nyaman bekerja di rumah.

1. Buat list pekerjaan

1. Buat list pekerjaan
Pixabay/Terovesalainen

Di hari-hari awal bekerja di rumah menjadi masa yang cukup sulit bagi Mama. Pasalnya Mama harus membagi dan menyesuaikan waktu antara mengurus rumah, anak-anak dan menyelesaikan tugas kantor.

Oleh sebab itu sangat penting untuk membuat jadual pekerjaan yang harus dilakukan setiap harinya. Buat masing-masing list pekerjaan rumah dan kantor, lalu beri tanda setelah Mama berhasil menyelesaikannya.

Rutinitas tersebut memudahkan Mama memonitor pekerjaan apa saja yang harus dilakukan, sehingga lebih fokus tanpa mencampur adukkan urusan rumah dan kerjaan kantor.

Editors' Picks

2. Tentukan prioritas

2. Tentukan prioritas
Pixabay/Darkmoon1968

Ada kalanya Mama menjumpai situasi yang tak terduga, misalnya menghadapi anak sakit sementara tugas kantor sedang menumpuk. Nah, kalau sudah begini, tentukan skala prioritas dari pekerjaan yang harus dilakukan.

Jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan semuanya sekaligus karena justru akan membuat semuanya jadi kacau dan menimbulkan stres.

Lanjutkan pekerjaan keesokan harinya setelah situasi rumah mulai kondusif dan Mama bisa kembali bekerja dengan nyaman.

3. Membagi tugas rumah

3. Membagi tugas rumah
Pixabay/Thedanw

Pada saat Mama memutuskan untuk bekerja di rumah, berarti Mama sudah siap untuk meluangkan waktu khusus selama beberapa jam guna menyelesaikan tugas kantor.

Maka jangan ragu untuk meminta bantuan asisten rumah tangga atau keluarga terdekat untuk membantu Mama menemani anak-anak selama Mama bekerja.

Dengan begitu, Mama bisa fokus menyelesaikan pekerjaan sebelum kembali ke rutinitas merawat anak-anak.

4. Ciptakan ruang kerja yang nyaman

4. Ciptakan ruang kerja nyaman
Pixabay/Free-Photos

Meskipun di rumah, penting untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman, salah satunya dengan menata area untuk Mama bekerja. Tidak perlu area atau ruangan khusus, yang penting space yang ada cukup untuk meletakkan perangkat kerja yang dibutuhkan serta cukup nyaman untuk digunakan bekerja selama beberapa jam.

Cobalah menata area kerja di rumah layaknya ruang kerja di kantor. Misalnya dengan meletakkan lampu meja unik atau frame berisi foto-foto si Kecil.

Jangan lupa meletakkan botol air minum dan toples berisi cemilan favorit agar Mama bisa menikmatinya ketika sedang break.

5. Manfaatkan waktu istirahat

5. Manfaatkan waktu istirahat
Pixabay/Rawpixel

Salah satu keuntungan bekerja di rumah adalah waktu kerja yang fleksibel. Ketika Mama mulai jenuh dan lelah, Mama bisa memanfaatkan waktu break untuk bermain bersama anak-anak, melakukan hobi seperti memasak atau hanya sekedar santai menikmati 'me time' dengan membaca novel atau menikmati sebatang cokelat.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari bekerja di rumah. Selain waktu kerja yang lebih fleksibel dan mendapat penghasilan tambahan, bekerja di rumah pun mengajarkan Mama untuk disiplin memanfaatkan waktu. 

Manajemen waktu yang baik memudahkan Mama untuk cepat menyelesaikan pekerjaan sehingga bisa mengerjakan pekerjaan lainnya tanpa perlu merasa stress dan kelelahan.

Baca juga: Tips Sukses Membagi Pekerjaan Rumah Tangga dengan Suami

Baca juga: 7 Manfaat Mengerjakan Tugas Rumah bagi ABG Mama

Baca juga: 7 Tips Membuat Ruang Kerja yang Nyaman di Rumah

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.