Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Musikal Perahu Kertas Tampilkan Konflik Pandangan Papa dan Anak

Musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan ayah dan anak
Dok. Image Dynamics
Intinya sih...
  • Musikal Perahu Kertas menghadirkan konflik antara Kugy yang menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya, dan Keenan yang hidup di bawah ekspektasi papanya.
  • Kisah Keenan dan papanya merefleksikan dinamika relasi orangtua dan anak, seolah menyoroti situasi ketika pilihan hidup seorang anak kerap belum sepenuhnya ditentukan oleh dirinya sendiri.
  • Musikal ini tidak hanya menampilkan kisah cinta dua tokoh utama, tetapi juga perjalanan mereka dalam mengenal diri serta menghadapi realita
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musikal Perahu Kertas resmi memasuki rangkaian pementasannya di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), musikal ini akan berlangsung hingga 15 Februari 2026 dengan total 21 pertunjukan.

Mengangkat semangat Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi, musikal Perahu Kertas menghadirkan cerita tentang perjalanan hidup, pilihan, dan keberanian untuk tetap setia pada mimpi di tengah realita. 

Musikal ini menghadirkan konflik nyata yang dekat dengan realitas, Perahu Kertas merangkum perjalanan Kugy dan Keenan. Dua karakter ini sama-sama lahir dengan darah seni dan harus menghadapi pergulatan dalam meraih mimpi mereka.

Penasaran dengan kisah dalam musikal ini? Popmama.com akan membagikan informasi terkait musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan papa dan anak.

Table of Content

1. Beda cara pandang masa depan antara papa dan anak

1. Beda cara pandang masa depan antara papa dan anak

Musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan ayah dan anak
Dok. Image Dynamics

Musikal Perahu Kertas akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni.  Kugy yang sadar bahwa realita tak seindah itu, seolah memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya.

Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi papanya. Konflik yang dihadirkan dalam musikal Perahu Kertas lekat dengan kehidupan banyak keluarga, yakni perbedaan pandangan antara anak dan papa.

Papa yang ingin anaknya punya masa depan yang stabil dan realistis, sedangkan anak yang ingin lebih bebas mengekspresikan dirinya dengan pilihan hidupnya.

2. Memperjuangkan masa depan meski pilihan masih dipengaruhi orangtua

Musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan ayah dan anak
Dok. Image Dynamics

Kisah Keenan dan papanya merefleksikan dinamika relasi orangtua serta anak yang kerap kali tidak saling sejalan.

Di bawah arahan sutradara dan koreografer Venytha Yoshiantini, konflik dan perjuangan Kugy dan Keenan disajikan sebagai pengalaman yang tidak hanya diceritakan, tetapi juga dirasakan.

Melalui perjalanan Keenan, musikal Perahu Kertas menyoroti situasi ketika pilihan hidup seorang anak kerap belum sepenuhnya ditentukan oleh dirinya sendiri. Anak yang dihadapkan pada dorongan untuk memilih jalan yang dianggap aman, meski mimpi mereka sebenarnya berada di jalur yang berbeda.

3. Relasi Keenan dan Kugy menggambarkan hubungan yang saling menguatkan

Musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan ayah dan anak
Dok. Image Dynamics

Ditulis oleh Widya Arifianti, musikal Perahu Kertas tidak hanya menampilkan kisah cinta dua tokoh utama, tetapi juga perjalanan mereka dalam mengenal diri, menghadapi realita serta menerima pilihan hidup.

Cerita berkembang melalui hubungan dengan keluarga, sahabat, serta mimpi yang saling berkaitan. Seolah memperlihatkan bahwa perjalanan hidup tidak selalu linear, namun selalu memberi ruang untuk menemukan arah kembali.

4. Perjalanan Kugy mengenal diri sendiri lewat hubungan yang dijalani

Musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan ayah dan anak
Dok. Image Dynamics

Bagi para pemeran, musikal ini juga menjadi perjalanan personal. Alya Syahrani, pemeran Kugy, menyampaikan bahwa karakter Kugy tumbuh melalui relasi dan pilihan hidup yang dihadapi .

“Kugy adalah karakter yang bertumbuh lewat pertemuannya dengan banyak orang dan berbagai pilihan hidup. Relasinya dengan Keenan, Remi, Noni, dan orang-orang di sekitarnya mengajarkannya memahami mimpi, realita, dan dirinya sendiri. Begitu juga dengan karakter lain, kisah ini menunjukkan bagaimana seseorang berubah melalui interaksi, konflik, dan dukungan yang diterima. Aku berharap penonton dapat melihat perjalanan itu sebagai cerminan bahwa memahami diri sendiri sering kali datang dari hubungan yang kita jalani,” ujar Alya.

Musikal Perahu Kertas tidak hanya menampilkan hubungan percintaan dua karakter, namun bagaimana membawa kembali semangat Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi, meskipun terdapat tantangan dalam mempertahankannya.

Itulah gambaran terkait musikal Perahu Kertas tampilkan konflik pandangan papa dan anak. Musikal Perahu Kertas masih dapat disaksikan melalui sejumlah jadwal pertunjukan yang tersedia. Informasi lengkap mengenai jadwal pementasan serta pembelian tiket dapat diakses melalui website loket.com/musikalperahukertas, ya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More

MSG Alami vs Kaldu Bubuk: Mana yang Lebih Baik untuk Keluarga?

02 Feb 2026, 11:56 WIBLife