Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Viral, Athletic Pilates dari Australia Kini Buka di Jakarta
Popmama.com/Putri Syifa N
  • Athletic pilates hadir di Jakarta sebagai tren baru yang menyeimbangkan latihan intensitas tinggi seperti HYROX dengan fokus pada kontrol tubuh, stabilitas inti, dan kesadaran gerak.

  • Metode ini membantu memperbaiki postur serta mengatasi ketidakseimbangan otot akibat latihan berat melalui gerakan presisi yang melibatkan seluruh kelompok otot secara terkontrol.

  • VAURA Pilates menawarkan sesi full-body reformer berdurasi 50 menit yang memadukan kekuatan, mobilitas, musik, dan pencahayaan imersif untuk pengalaman latihan dinamis dan menyeluruh.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini, tren olahraga di kalangan masyarakat urban mengalami pergeseran yang cukup menarik. Kompetisi hybrid fitness seperti HYROX yang menggabungkan lari 1 km dan functional workout dalam 8 siklus semakin diminati. 

Olahraga intensitas tinggi ini menuntut kekuatan, efisiensi gerak, serta kontrol tubuh yang baik, terutama saat kelelahan mulai muncul.

Namun, seiring meningkatnya intensitas latihan, para pencinta fitness kini juga mulai lebih memperhatikan aspek recovery. Tidak hanya fokus pada jarak tempuh atau beban angkat, tetapi juga pada postur, pernapasan, mobilitas, dan pemulihan tubuh. Di sinilah Athletic Pilates hadir sebagai metode penyeimbang yang lebih holistik.

Berikut Popmama.com rangkum alasan mengapa athletic pilates kini jadi pendamping latihan penting bagi gaya hidup aktif.

1. Bergerak lebih efisien meski tubuh dalam kondisi lelah

Dok. Vaura Menteng

Dalam latihan intensitas tinggi seperti HYROX, tubuh dipaksa terus bergerak melalui berbagai gerakan berulang seperti sled push, lunges, carries, hingga wall balls. Saat fatigue mulai muncul, postur tubuh biasanya menurun dan risiko cedera meningkat.

Athletic pilates membantu memperkuat fondasi tubuh melalui stabilitas core, kontrol gerak, dan body awareness. Dengan fondasi yang lebih kuat, tubuh bisa bergerak lebih efisien, stabil, dan tetap terkontrol meski dalam kondisi lelah.

Menurut Camila Arreaga, Head Trainer VAURA Menteng, salah satu peluang terbesar bagi para atlet bukan hanya berlatih lebih keras, tetapi berlatih dengan body awareness yang lebih baik.

HYROX-style training menunjukkan bahwa performa bukan hanya tentang seberapa kuat atau cepat seseorang, tetapi juga seberapa efisien tubuh bergerak di bawah fatigue. Athletic pilates membantu melatih fondasi di balik performa tersebut meliputi stabilitas inti tubuh, kontrol gerak, mobilitas, pernapasan, dan kesadaran tubuh. Detail-detail inilah yang dapat membuat gerakan menjadi lebih kuat, lebih cerdas, dan lebih sustainable,” ujar Camila.

2. Menyeimbangkan otot dan memperbaiki postur tubuh

Dok. Vaura Menteng

Latihan berat yang dilakukan secara berulang sering memicu ketidakseimbangan otot (muscular imbalance), terutama pada area tertentu yang lebih dominan digunakan. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat memengaruhi postur dan kenyamanan tubuh saat beraktivitas.

Pilates membantu mengembalikan keseimbangan tersebut melalui gerakan yang presisi dan terkontrol. Latihan ini melibatkan seluruh kelompok otot, termasuk otot penopang dalam, sehingga membantu menciptakan alignment tubuh yang lebih ideal.

3. Active recovery untuk pemulihan yang lebih optimal

Dok. Vaura Menteng

Bagi masyarakat dengan rutinitas padat, recovery bukan berarti berhenti total, tetapi tetap bergerak dengan cara yang lebih ringan dan terarah. Pilates menjadi salah satu bentuk active recovery yang berfokus pada fleksibilitas dan mobilitas sendi.

Gerakan low-impact membantu melancarkan sirkulasi, mengurangi ketegangan otot setelah latihan berat, serta mempercepat pemulihan tanpa memberi tekanan tambahan pada tubuh.

Jo Gomez, Director of Athletics, Pilates, FIT House of Brands (parent company dari F45 Training, FS8, dan VAURA Pilates), menyampaikan bahwa latihan mereka menekankan daya tahan otot, stabilitas unilateral, mobilitas, serta pola gerak fundamental sambil tetap mempertahankan accessibility dan flow yang selama ini diasosiasikan dengan Pilates.

“Konsumen hari ini tidak lagi melihat strength, mobility, recovery, dan longevity sebagai manfaat yang terpisah. Mereka menginginkan semuanya hadir dalam satu pengalaman yang Utuh,” jelasnya.

4. Menggabungkan kekuatan, mobilitas, dan energi dalam satu latihan

Dok. Vaura Menteng

Saat ini, tren kebugaran tidak lagi memisahkan kekuatan, mobilitas, dan pemulihan sebagai elemen yang berdiri sendiri. Semua diharapkan bisa hadir dalam satu pengalaman latihan yang menyeluruh. Salah satu pendekatan yang mengusung konsep ini adalah VAURA Pilates di Jakarta.

VAURA menghadirkan pengalaman full-body reformer selama 50 menit yang menggabungkan athletic sequencing, musik, dan pencahayaan imersif untuk menciptakan energi latihan yang lebih dinamis.

"Di VAURA, kami ingin membingkai ulang Pilates dari sesuatu yang mungkin selama ini dilihat sebagai latihan yang slow atau purely restorative, menjadi sesuatu yang athletic, dynamic, dan deeply challenging. Pilates tetap berakar pada control, precision, dan breath, tetapi dihadirkan dengan intensity, rhythm, dan energy yang lebih kuat," ujar Camila.

Kehadiran athletic pilates ini menunjukkan bahwa kebugaran modern tidak hanya soal latihan keras, tetapi juga tentang bagaimana tubuh tetap kuat, fleksibel, dan mampu pulih dengan baik.

Editorial Team

Related Article