Pilates saat ini jadi salah satu olahraga yang digemari banyak orang, terlebih masyarakat ibukota. Pilates merupakan latihan fisik yang berfokus pada kekuatan inti (core), fleksibilitas, keseimbangan, dan kontrol tubuh.
Asal Usul Pilates, Berawal dari Ranjang Rumah Sakit Penjara

- Joseph Pilates, pria asal Jerman yang dulunya sering sakit, mengembangkan metode latihan fisik untuk memperkuat tubuhnya dan terinspirasi dari berbagai disiplin seperti yoga, bela diri, dan gerakan hewan.
- Saat ditahan di kamp Isle of Man pada Perang Dunia I, Joseph menciptakan latihan peregangan menggunakan ranjang rumah sakit dengan pegas agar pasien tetap bisa melatih otot meski berbaring.
- Setelah perang, ia membuka studio di New York bersama istrinya Clara, mengembangkan lebih dari 600 jenis latihan serta alat seperti Reformer dan Cadillac yang menjadi dasar pilates modern.
Latihan ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh, mulai dari mengatasi keseimbangan struktur dasar tubuh, memperkuat otot inti, hingga meningkatkan kelenturan otot. Pilates juga dapat meredakan nyeri pada punggung dan leher agar lebih rileks.
Di samping manfaat yang membuat olahraga ini populer, ternyata ada sejarah yang menarik di baliknya. Pilates mulanya dikembangkan di ranjang rumah sakit penjara, lho.
Simak penjelasan dari Popmama.com selengkapnya seputar asal-usul pilates yang berawal dari ranjang rumah sakit penjara.
Table of Content
Ditemukan oleh Joseph Pilates

Pilates pertama kali ditemukan oleh seorang laki-laki kelahiran Jerman, 9 Desember 1883 bernama Joseph Pilates. Semasa kecil, ia sering dilanda berbagai masalah kesehatan, mulai dari rakhitis, asma, hingga demam rematik.
Mengutip dari Pilates Anytime, Joseph kemudian bertekad mengatasi penyakit masa kecilnya dengan rutin latihan fisik. Ia pun mulai menekuni renang, binaraga, senam, dan berbagai kegiatan fisik lainnya.
Rutin berolahraga membuat tubuh Joseph semakin bugar. Ia bahkan pernah menjadi model untuk gambar anatomi.
Ia banyak terinspirasi oleh gerakan latihan Romawi kuno dan Yunani, serta mengatur berlatih berbagai disiplin ilmu yoga, tai chi, seni bela diri, dan meditasi Zen. Josep juga terinspirasi dari gerakan hewan saat melakukan latihan, terutama gerakan kucing.
Ide Pilates Muncul saat Perang Dunia I

Tubuhnya yang bugar dan kekar menarik dirinya menjadi pemain sirkus. Saat Perang Dunia I pecah pada 1914, Joseph dan rombongan sirkusnya tengah melakukan perjalanan ke Inggris.
Pecahnya perang membuat dirinya diinternir dan kemudian ditangkap oleh tentara Inggris. Joseph ditahan di kamp Isle of Man.
Selama ditahan, ia menghabiskan waktunya untuk mengembangkan pendekatan dan ide baru untuk program olahraganya. Joseph juga kerap mengamati hewan, terutama kucing yang ada di sana.
Hewan-hewan yang diperhatikan tetap aktif dan energik, berbeda dengan kondisi para tahanan yang lemah secara fisik dan mental. Ia kemudian menyimpulkan peregangan teratur menjadi kunci menjaga kebugaran tubuh.
Pilates Terinspirasi dari Kucing dan Ranjang Rumah Sakit

Menurut informasi dari laman Pilates Central UK, Joseph kemudian mengajar dan mempraktikkan program kebugaran fisiknya selama ditahan di kamp tersebut.
Di samping itu, Joseph juga ditugaskan sebagai perawat tentara dan tahanan yang luka atau cedera akibat perang.
Joseph kemudian mulai merancang latihan peregangan dan penguatan otot yang dilakukan bersama tahanan lainnya. Ia kemudian bereksperimen menggunakan ranjang rumah sakit di dalam kamp.
Ia bereksperimen dengan memasang pegas di ranjang tersebut agar pasien dapat mengencangkan otot mereka, bahkan saat terbaring di tempat tidur.
Mengenalkan Pilates ke New York Usai Perang Dunia

Setelah perang berakhir, ia kembali ke Jerman pada 1919 untuk belajar dari praktisi medis sambil merumuskan ide-idenya soal kebugaran dan pengkondisian tubuh. Ia juga bekerja sama dengan Rudolph Laban, pencipta sistem dasar notasi tarian yang masih digunakan hingga saat ini.
Joseph kemudian pindah ke Amerika pada tahun 1926 dan membuka studio pertamanya di New York bersama asisten sekaligus istrinya, Clara. Studionya dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari seniman sirkus, pesenam, penari, hingga kalangan elis New York.
Beberapa tokoh terkemuka dunia seperti George Balanchine, pendiri New York City Ballet dan pelopor tari modern Ted Shawn dan Martin Graham sangat menyukai metode kebugaran Pilates.
Metode ini dianggap cara terbaik untuk pulih dari cedera dan mencegah kekambuhan. Ia juga mengenalkan alat buatannya sendiri, Reformer dan Cadillac yang bakal digunakan dalam pilates modern.
Mengembangkan 600 Lebih Jenis Latihan

Joseph Pilates terus mengembangkan jenis latihan kebugaran, bahkan memiliki banyak murid. Selama kariernya, ia telah mengembangkan lebih dari 600 latihan di karpet, termasuk beberapa alat yang ia kembangkan seperti Cadillac, Reformer, Wunda Chair, dan Spine Corrector.
Filosofi yang ia selalu terapkan adalah ‘Contrology’, di mana melatih seluruh tubuh secara menyeluruh, bukan hanya melatih otot tertentu saja adalah cara untuk mencapai kesehatan yang baik.
Gagasan soal kesehatan ini kemudian terabadikan dalam buku ‘Return to Life Through Contrology’ dan ‘Your Health’. Ia juga mengajukan lebih dari 26 hak paten untuk alat-alat kebugaran tersebut.
Ia terus mengajarkan metodenya sampai dirinya lanjut usia hingga memiliki banyak murid yang meneruskan pengajarannya. Joseph Pilates kemudian meninggal dunia di usia 83 tahun karena emfisema di New York pada tahun 1867.
Itu dia penjelasan mengenai asal-usul pilates yang berawal dari ranjang rumah sakit penjara.
Ternyata ada sejarah panjang di balik latihan kebugaran yang kini tengah jadi tren.
FAQ Seputar Pilates
| Apa itu pilates dan manfaatnya? | Pilates adalah sistem latihan fisik yang dikembangkan oleh Joseph Pilates, berfokus pada penguatan otot inti (core), fleksibilitas, dan kesadaran tubuh melalui gerakan lambat, terkontrol, dan pernapasan. |
| Apa bedanya yoga dan pilates? | Yoga menekankan fleksibilitas, relaksasi, dan koneksi napas-pikiran, sementara Pilates lebih fokus pada penguatan otot inti (core), postur tubuh, dan gerakan presisi. |
| Workout dan pilates apakah sama? | Workout lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan target individu. Pilates fokus pada otot inti, fleksibilitas, dan postur, sedangkan workout lebih variatif dengan tujuan yang bisa disesuaikan. |


















