Cefadroxil Monohydrate, Obat Alergi Terhadap Penisilin

Biasanya cefadroxil monohydrate untuk kamu yang alergi terhadap penisilin.

3 September 2021

Cefadroxil Monohydrate, Obat Alergi Terhadap Penisilin
Pexels/Anna Shvets

Apakah kamu pernah mendengar jenis obat cefadroxil monohydrate?

Ya, cefadroxil monohydrate adalah jenis obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. 

Di mana cefadroxil monohydrate termasuk sebagai antibiotik sefalosporin, yang merupakan bentuk hydrate dari cefadroxil.

Cara kerjanya sendiri, yaitu menghentikan pertumbuhan bakteri dan tidak akan bekerja untuk infeksi virus seperti pilek dan flu.

Agar lebih jelas, berikut Popmama.com berikan ulasan mengenai cefadroxil monohydrate:

1. Apa saja kegunaan dari cefadroxil monohydrate?

1. Apa saja kegunaan dari cefadroxil monohydrate
Pexels/ready made

Cefadroxil monohydrate memang jenis kategori antibiotik yang bisa mengatasi beberapa masalah kesehatan. Terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Dilansir dari Medlineplus, cefadroxil digunakan untuk mengobati infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri seperti infeksi pada kulit. Bahkan juga tenggorokan, amandel dan saluran kemih. 

Selain itu, cefadroxil monohydrate sering dipakai guna mengatasi:

  • Cefadroxil monohydrate biasanya dapat mengobati sistitis, yaitu istilah medis untuk menyebut radang kandung kemih. Peradangan biasa disebabkan oleh infeksi bakteri, sehingga dapat disebut juga infeksi saluran kemih (ISK).
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak yang terjadi akibat infeksi mikroorganisme pada kulit dan struktur pendukungnya.
  • Mengatasi sebagian besar infeksi akibat Staphylococcus aureus yang resisten methicillin dan streptococcus beta-hemolitik.
  • Mengobati faringitis dan tonsilitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pyogenes (Streptokokus beta-hemolitik grup A).
  • Cefadroxil monohydrate bentuk kapsul diindikasikan untuk pengobatan pasien dengan infeksi karena strain yang rentan dari organisme.
  • Cefadroxil monohydrate dijadikan sebagai profilaksis sebelum prosedur perawatan gigi.
  • Cefadroxil monohydrate diberikan pada pasien dengan masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri. Lebih khususnya kategori keparahan tingkat ringan sampai sedang.

2. Apa efek samping dari cefadroxil monohydrate?

2. Apa efek samping dari cefadroxil monohydrate
Pexels/Polina Zimmerman

Cefadroxile monohydrate berfungsi sebagai obat antibiotik yang memiliki aktivitas spektrum luas.

Dengan begitu, cefadroxil monohydrate cukup efektif dalam mengatasi infeksi bakteri gram negatif maupun gram positif.

Namun sayangnya, efek samping dari penggunaan cefadroxil monohydrate bisa saja terjadi. Diantaranya:

  • Demam
  • Mudah memar atau berdarah
  • Susah buang air kecil
  • Perubahan mood

Obat ini jarang menyebabkan kondisi usus yang parah, tapi kemungkinan juga dapat menimbulkan reaksi alergi yang serius seperti:

  • Ruam
  • Gatal
  • Bengkak (terutama pada wajah, lidah dan tenggorokan)
  • Kesulitan bernapas
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Mual, muntah terus-menerus
  • Diare
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mata atau kulit menguning
  • Urine berwarna gelap
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh

Editors' Picks

3. Bagaimana interaksi cefadroxil monohydrate dengan obat lain?

3. Bagaimana interaksi cefadroxil monohydrate obat lain
Pexels/ Pixabay

Sebelum menggunakan cefadroxil monohydrate, beritahu dokter mengenai riwayat kesehatan yang pernah kamu derita. Terutama jika kamu sedang mengonsumsi jenis obat lain.

Sebaiknya kamu tidak melakukan imunisasi atau vaksinasi saat meminum cefadroxil monohydrate, ya!

Berikut interaksi untuk cefadroxil monohydrate dan obat-obatan yang tercantum di bawah ini:

  • Aspirin kekuatan rendah (aspirin)
  • Ativan (lorazepam)
  • Benadryl (difenhidramin)
  • Celebrex (celecoxib)
  • Crestor (rosuvastatin)
  • Lipitor (atorvastatin)
  • Metoprolol Suksinat ER (metoprolol)
  • MiraLAX (polietilen glikol 3350)
  • Parasetamol (asetaminofen)
  • Sinemet (karbidopa atau levodopa)
  • Singulair (montelukast)
  • Synthroid (levotiroksin)
  • Tylenol (asetaminofen)
  • Vitamin B12 (sianokobalamin)
  • Vitamin C (asam askorbat)
  • Vitamin D3 (kolekalsiferol)
  • Voltaren arthritis pain gel (topikal diklofenak)
  • Xanax (alprazolam)
  • Zoloft (sertraline)
  • Zyrtec (cetirizin)

Selain itu, ada 4 interaksi penyakit dengan cefadroxil monohydrate yang meliputi:

  • Radang usus besar
  • Disfungsi ginjal
  • Dialisis
  • Gangguan kejang

4. Berapa dosis yang tepat dari cefadroxil monohydrate?

4. Berapa dosis tepat dari cefadroxil monohydrate
Pexels/Artem Podrez

Bentuk sediaan cefadroxile monohydrate sendiri sudah berkembang. Tidak hanya dalam sediaan per oral atau sirup, tetapi juga sudah tersedia dalam bentuk injeksi atau parenteral.

Cefadroxil monohydrate sendiri cukup stabil terhadap asam dan dapat diberikan secara oral tanpa memperhatikan makanan. 

Pemberian dengan makanan, ini dapat mengurangi potensi keluhan gastrointestinal yang terkait terapi sefalosporin oral.

Nah, berikut pemberian dosis yang tepat:

  • Dosis dewasa biasa untuk infeksi kulit atau jaringan lunak yaitu 1 gram per oral sekali sehari atau dalam dosis terbagi diberikan 2 kali sehari.
  • Durasi terapi pada infeksi streptokokus beta-hemolitik setidaknya 10 hari.
  • Pengobatan dapat dimulai secara empiris. Tetapi harus disesuaikan setelah organisme penyebab diidentifikasi dan hasil kerentanan tersedia.
  • Dosis dewasa untuk faringitis dan tonsilitis sebesar 1 g per hari dalam satu atau dua dosis terbagi.
  • Khusus infeksi saluran kemih berkisar 1 atau 2 g per hari dalam satu atau dua dosis terbagi.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak pada kulit yakni 1 g per hari dalam satu atau dua dosis terbagi
  • Dosis untuk anak-anak diberikan 30 mg/kg berat badan diminum tiap hari dalam dosis terbagi setiap 12 jam.

5. Bagaimana cara minum obat cefadroxil monohydrate?

5. Bagaimana cara minum obat cefadroxil monohydrate
Pexels/Anna Shvets

Mungkin masih banyak orang yang bingung dalam cara meminun jenis obat cefadroxil monohydrate. Nah, berikut tata caranya:

  • Minum cefadroxil monohydrate melalui mulut dengan atau tanpa makanan seperti yang diarahkan oleh dokter. Biasanya sekali atau dua kali sehari.
  • Kamu dapat minum cefadroxil monohydrate dengan makanan jika sakit perut terjadi. Apabila menggunakan bentuk cair dari obat ini, kocok botol dengan baik.
  • Ukur takaran dengan hati-hati menggunakan alat ukur atau sendok khusus. Jangan gunakan sendok rumah tangga, karena mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Pada anak-anak, dosisnya juga didasarkan pada berat badan.
  • Untuk efek terbaik, minum cefadroxil monohydrate pada waktu yang sama. Untuk membantu mengingat, minum obat ini secara teratur pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jika obat dalam bentuk sirup kering, encerkan lebih dahulu dengan air hangat dan kocok sebelum diminum. Takar obat sesuai dosis yang telah diberikan dokter.
  • Minum obat hingga habis meskipun gejala penyakit mungkin telah hilang. Hal ini untuk menghindari adanya resistensi bakteri.

6. Kisaran harga cefadroxil monohydrate

Untuk harga dari cefadroxil monohydrate, berikut kisarannya: 

  • Harga cefadroxil monohydrate Infion 500 MG Box 100 Kapsul Rp69.999
  • Harga cefadroxil monohydrate Iinfion 500 MG Box 100 Kapsul Rp70.900
  • Harga cefadroxil monohydrate Pharma 500 MG Strip 10 Kapsul Rp11.660
  • Harga cefadroxil monohydrate Mulia 125 MG/5 ML Syrup 60 ML Rp7.000

Seperti itulah informasi mengenai cefadroxil monohydrate. Apabila kondisi kamu tidak semakin membaik atau memburuk, segera hubungi dokter.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.