5 Jenis Olahraga yang Aman untuk Penderita Asma

Sebelum olahraga, pastikan mengetahui stamina kamu terlebih dulu

20 November 2020

5 Jenis Olahraga Aman Penderita Asma
Freepik/cookie_studio

Kamu memiliki riwayat penyakit asma?

Serangan asma bisa serius dan juga bisa berakibat fatal. Selama terjadi serangan asma yang parah, kamu mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen ke paru-paru.

MedicalNewsToday mengatakan, olahraga dapat membantu memperbaiki gejala asma dalam jangka panjang dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Terlepas dari manfaat berolahraga, kamu tetap harus minum obat sesuai resep.

Nah, berikut Popmama.com berikan 5 daftar olahraga yang aman untuk penderita asma :

1. Berjalan kaki merupakan pilihan yang baik

1. Berjalan kaki merupakan pilihan baik
Freepik/wayhomestudio

Sebenarnya, orang dengan asma dapat berpartisipasi dalam latihan fisik yang disertai bimbingan dan pengobatan yang tepat.  

WebMD memaparkan, aktivitas santai tunggal atau kelompok seperti berjalan kaki merupakan pilihan yang baik. Olahraga ini juga cara yang bagus untuk membangun kekuatan tubuh bagian atas.

Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa berlan kaki adalah jenis olahraga sederhana tanpa membutuhkan alat khusus.

Kamu pun dapat berjalan kaki berkeliling kompleks di pagi atau sore hari. 

Editors' Picks

2. Bersepeda membantu meningkatkan kebugaran

2. Bersepeda membantu meningkatkan kebugaran
Freepik/prostooleh

Asma adalah kondisi paru-paru yang menyerang banyak orang di seluruh dunia. 

Sedangkan bersepeda adalah olahraga aerobik dengan intensitas rendah dan juga berdampak rendah, sehingga menjadi pilihan yang bagus untuk pasien asma.

Easyebiking menjelaskan, sepeda termasuk olahraga apa yang terbaik untuk dilakukan oleh penderita asma. Aktivitas fisik ini memungkinkan penderita asma untuk berolahraga dengan aman dan membantu meningkatkan kebugaran.

Bersepeda juga menjadi jenis olahraga untuk penderita asma dalam membantu menargetkan ksehatan paru-parunya.

Akan tetapi, pastikan kamu hanya bersepeda santai dengan kecepatan yang rendah.

3. Berenang memperkuat fungsi paru-paru

3. Berenang memperkuat fungsi paru-paru
Freepik

Berenang adalah salah satu latihan terbaik untuk orang dengan gejala asma.

Kata Tod Olin, seorang ahli paru pediatrik di National Jewish Health di Denver yang dikutip dari Allergicliving berenang adalaah salah satu aktivitas yang direkomendasikan oleh para ahli sebagai cara untuk menjaga kesehatan.

Berenang pun juga bisa membatu meningkatkan fungsi paru-paru dan kebugaran kardiopulmoner tanpa efek samping yang serius pada pasien asma.

Selain itu, berenang dapat membangun otot-otot tubuh bagian atas yang digunakan untuk bernapas 

4. Bulu tangkis memberi waktu yang tepat untuk bernapas

4. Bulu tangkis memberi waktu tepat bernapas
Freepik/master1305

Ada beberapa alasan orang yang menderita serangan asma untuk menjauhkan olahraga.

Padahal latihan fisik seperti bulu tangkis adalah jenis olahraga yang relatif aman dilakukan pada penderita asma.

Medium berkata, bulu tangkis dan olahraga raket lainnya memberi waktu yang tepat untuk memulihkan dan bernapas. 

Jenis olahraga ini memungkinkan kamu dapat beristirahat secara teratur. Misalnya saja membantu kamu mengendalikan kecepatan permainan, lalu istirahat dan minum air kapan saja.

5. Yoga memberikan ketenangan dan menghilangkan stres

5. Yoga memberikan ketenangan menghilangkan stres
Freepik/gpointstudio

Pilihan jenis olahraga untuk penderita asma lainnya adalah yoga.

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine yang dilansir dari Medicinenet telah menemukan, bahwa latihan yoga selama 10 minggu secara signifikan meningkatkan kualitas hidup orang dengan asma ringan hingga sedang.

Yoga diyakini bisa memperlambat laju pernapasan, memberikan ketenangan dan menghilangkan stres.

Di samping itu, jenis olahraga ini dapat membantu meningkatkan kapasitas paru.

Itulah kelima jenis olahraga yang relatif aman untuk orang dengan gejala asma. Sebelum latihan, pastikan mengetahui stamina dan kondisi kesehatan kamu terlebih dulu. 

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.