Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Benarkah Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga? Begini Penjelasannya!

Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga, Begini Penjelasannya (7).png
Freepik/jcomp
Intinya sih...
  • Tidak perlu menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga karena dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam.
  • Kotoran telinga dapat keluar secara alami sehingga tidak perlu menggunakan cotton bud untuk mengeluarkannya.
  • Efek penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga dapat berdampak buruk untuk pendengaran.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga sepertinya sudah cukup umum oleh masyarakat. Meskipun tujuannya untuk mengeluarkan kotoran telinga, ternyata cara ini justru dapat membahayakan. 

Menurut dokter, penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga sebenarnya tidak diperlukan. Alih-alih membersihkan telinga, cotton bud disebut dapat mendorong kotoran ke rongga yang lebih dalam.

Kotoran telinga yang masuk terlalu dalam dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari penyumbatan hingga menyebabkan pecahnya gendang telinga, lho, Ma.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai cotton bud bahaya untuk bersihkan telinga, ini dan penjelasannya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

Table of Content

Tidak Perlu Menggunakan Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga

Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga, Begini Penjelasannya (8).png
Pexels/www.kaboompics.com

Cotton bud menjadi salah satu barang yang paling dicari oleh banyak orang untuk membersihkan telinga. Padahal, penggunaan barang ini sebenarnya tidak perlu menurut kacamata medis.

Melansir dari laman Hidden Hearing, penggunaan cotton bud justru dapat mendorong kotoran telinga (ear wax) lebih dalam. Saat terdorong semakin dalam, kotoran ini dapat menumpuk dan membentuk penyumbatan.

Hal ini dapat memicu masalah yang lebih fatal untuk kesehatan telinga. Kotoran yang tersumbat di dalam telinga bahkan dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Kotoran Telinga Dapat Keluar Secara Alami

Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga, Begini Penjelasannya (2).png
Unsplash/Mark Paton

Kotoran telinga atau juga disebut earwax pada dasarnya memiliki fungsi tersendiri untuk melindungi kulit halus di dalam telinga. Kotoran telinga diproduksi oleh saluran telinga secara alami dan berperan untuk menjebak berbagai kotoran seperti debu bahkan bakteri yang akan masuk ke dalam telinga.

Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), dr. Ashadi Budi, Sp.T.H.T.B.K.I juga menjelaskan bahwa kotoran telinga sebenarnya hanya perlu didiamkan saja karena dapat keluar dengan sendirinya. 

“Telinga kita tidak perlu dibersihkan. Jadi di dalam telinga kita itu standarnya ada yang namanya ear wax, minyak kekuning-kuningan yang ada di sepertiga luar dari telinga,” kata Dokter Ashadi saat ditemui media.

Dokter yang bepraktik di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya tersebut juga menambahkan bahwa adanya ear wax atau serumen di telinga normal, sama seperti air yang terdapat pada mata. Jika didorong atau dicolok dengan benda lain, kotoran telinga ini justru berisiko terdorong masuk lebih dalam.

Risiko Penggunaan Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga

Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga, Begini Penjelasannya.png
Freepik/jcomp

Kotoran telinga atau juga disebut serumen sebenarnya merupakan zat lilin alami yang diproduksi oleh kelenjar di saluran telinga yang memiliki berbagai manfaat. 

Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga juga dapat menyebabkan berbagai masalah pada telinga, bahkan mengganggu pendengaran.

Sebaiknya penggunaan cotton bud mulai ditinggalkan karena dapat memicu beberapa hal berikut ini yang dilansir dari laman Hazel Hearcare:

1. Mendorong kotoran telinga semakin dalam dan memicu penyumbatan

Cotton bud dapat mendorong kotoran telinga menumpuk jauh ke dalam dan menyebabkan penyumbatan saluran telinga hingga mengurangi kemampuan pendengaran.

2. Menusuk dan merusak gendang telinga

Gendang telinga merupakan selaput halus yang sensitif terhadap sehingga penggunaan cotton bud dapat memicu gangguan pendengaran hingga infeksi yang disebabkan bakteri atau jamur yang tumbuh.  

3. Kapas tertinggal di dalam telinga

Serat kecil pada kapas juga dapat menumpuk bahkan tertinggal di dalam saluran telinga yang seiring waktu dapat menyebabkan penyumbatan dan iritasi.

4. Meningkatkan risiko infeksi telinga

Penggunaan cotton bud juga dapat membawa bakteri ke dalam saluran telinga dan meningkatkan risiko infeksi seperti otitis eksterna atau otitis media. 

5. Memicu tinitus atau gangguan pendengaran sementara

Kotoran yang terdorong ke dalam dapat berdampak pada gendang telinga yang juga membuat pendengaran seperti teredam atau berdenging.

Kotoran Telinga Punya Fungsi Tersendiri

Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga, Begini Penjelasannya (4).png
Pexels/Karol G

Ear wax atau serumen ini sering kali dianggap sebagai gangguan atau kotoran, padahal sebenarnya penting untuk menjaga kesehatan telinga. 

Mengutip dari Cleveland Clinic, zat lilin ini memiliki fungsi untuk melindungi kulit di dalam telinga dan mencegah zat berbahaya seperti kotoran dari luar atau bakteri mencapai gendang telinga.

Ada beberapa fungsi alami dari kotoran telinga sehingga tidak perlu menggunakan cotton bud untuk mengeluarkannya, di antaranya: 

  • Lapisan yang menahan air di saluran telinga
  • Melembapkan telinga agar tidak kering
  • Menahan kotoran dan debu agar tidak mencapai gendang telinga
  • Membawa sel kulit mati dan kotoran lainnya keluar dari telinga.

Alternatif Lain untuk Membersihkan Telinga dengan Lebih Aman

Cotton Bud Bahaya untuk Bersihkan Telinga, Begini Penjelasannya (3).png
Freepik/prostooleh

Kotoran telinga sebenarnya bisa rontok dengan sendirinya seiring waktu. Telinga secara. otomatis membuat serumen baru untuk menggantikannya.

Ear wax sendiri akan bersih alami sehingga tidak perlu diganggu. Tapi misalnya ada yang salah, segera periksa ke dokter THT, mungkin ada ear wax yang terdorong ke dalam atau karena perilaku kita yang sering mengorek-ngorek mendorong ear wax jadi lebih dalam,” tambah Dokter Ashadi.

Untuk itu, tidak perlu menggunakan cotton bud untuk mengeluarkan serumen atau kotoran telinga. Namun jika kotoran telinga dirasa cukup mengganggu atau merasa ada yang salah dengan pendengaran, ada beberapa tips dari laman Regain Hearing UK yang dapat diterapkan:

  • Gunakan minyak zaitun, teteskan untuk melembutkan kotoran telinga yang mengeras
  • Gunakan kain hangat dan letakkan dalam jari untuk mengambil kotoran telinga.

Selain metode di atas, sebaiknya hubungi dokter atau ahli untuk menghilangkan kotoran telinga yang sudah menumpuk dengan lebih aman. 

Itu dia penjelasan mengenai cotton bud bahaya untuk bersihkan telinga dan penjelasannya. Sebaiknya mulai tinggalkan kebiasaan menggunakan cotton bud, ya, Ma.

FAQ Seputar Cotton Bud

Apakah boleh membersihkan telinga dengan cotton bud?

Tidak boleh, membersihkan telinga bagian dalam dengan cotton bud sangat tidak dianjurkan karena justru dapat mendorong kotoran lebih dalam, merusak gendang telinga, bahkan menyebabkan infeksi atau gangguan pendengaran, sementara telinga sebenarnya membersihkan dirinya sendiri secara alami.

Bagaimana cara mengeluarkan kotoran telinga tanpa dikorek?

Melunakannya menggunakan tetes minyak (zaitun, mineral, bayi) atau larutan air garam hangat, lalu biarkan mengalir keluar dengan memiringkan kepala, atau gunakan semprotan air hangat (irigasi) secara lembut menggunakan alat khusus, serta bersihkan bagian luar telinga dengan waslap hangat.

Apakah bisa gendang telinga pecah karena cotton bud?

Memasukkan benda ke dalam liang telinga, seperti cotton bud atau alat korek telinga, juga bisa menyebabkan gendang telinga pecah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Mulai 2027, Biaya Parkir Bakal Gabung STNK

18 Feb 2026, 11:13 WIBLife