Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apa Perbedaan Erosi Serviks dan Kanker Serviks?

Apa Perbedaan Erosi Serviks dan Kanker Serviks Jangan Sampai Keliru.jpg
Freepik
Intinya sih...
  • Erosi serviks adalah kondisi ketika sel-sel di dalam leher rahim tumbuh ke permukaan luar, bukan kanker, dan umumnya tidak berbahaya.
  • Kanker serviks terjadi ketika sel-sel di leher rahim tumbuh secara tidak normal dan bersifat ganas, disebabkan oleh infeksi HPV berisiko tinggi.
  • Perbedaan utama antara erosi serviks dan kanker serviks adalah sifat penyakit, penyebabnya, gejala, risiko kesehatan, dan penanganannya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Masalah pada leher rahim sering membuat Mama khawatir, apalagi ketika mendengar istilah erosi serviks dan kanker serviks yang terdengar mirip. Tak sedikit perempuan yang langsung panik karena mengira keduanya adalah kondisi yang sama.

Padahal, kedua istilah ini merujuk pada kondisi medis yang berbeda dan memiliki makna yang tidak bisa disamakan. Perbedaan tersebut penting dipahami agar Mama tidak salah menafsirkan hasil pemeriksaan atau informasi yang beredar.

Lewat artikel ini, Mama akan diajak memahami apa perbedaan erosi serviks dan kanker serviks. Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya! 

Table of Content

Apa Itu Erosi Serviks?

Apa Itu Erosi Serviks?

Apa Perbedaan Erosi Serviks dan Kanker Serviks Jangan Sampai Keliru (2).jpg
Freepik/KamranAydinov

Erosi serviks, atau dalam istilah medis disebut cervical ectropion, adalah kondisi ketika sel-sel yang biasanya berada di bagian dalam leher rahim (serviks) tumbuh ke permukaan luar serviks, sehingga membuat area serviks tampak lebih merah dan sensitif dibanding biasanya. 

Dilansir dari WebMD, Kondisi ini bukan kanker dan bukan sesuatu yang berbahaya, melainkan variasi normal yang sering ditemukan pada perempuan usia subur, terutama yang sedang hamil, menggunakan kontrasepsi hormonal, atau mengalami perubahan hormon.

Banyak perempuan yang memiliki erosi serviks tidak merasakan gejala apa pun. Namun pada sebagian kasus, erosi serviks bisa menyebabkan perdarahan ringan setelah berhubungan intim, keputihan, atau sedikit perdarahan setelah pemeriksaan ginekologi. 

Karena umumnya tidak berbahaya, erosi serviks sering kali tidak memerlukan pengobatan khusus, kecuali bila gejalanya mengganggu atau menimbulkan ketidaknyamanan.

Apa Itu Kanker Serviks?

Apa Perbedaan Erosi Serviks dan Kanker Serviks Jangan Sampai Keliru (3).jpg
Freepik/KamranAydinov

Kanker serviks adalah penyakit serius yang terjadi ketika sel-sel di leher rahim tumbuh secara tidak normal dan bersifat ganas. Jika tidak ditangani, sel kanker dapat berkembang dan menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi yang menetap dalam waktu lama. Virus ini memicu perubahan sel secara perlahan hingga akhirnya berkembang menjadi kanker.

Pada tahap awal, kanker serviks sering kali tidak menunjukkan gejala. Namun seiring waktu, gejala yang dapat muncul meliputi perdarahan tidak normal, perdarahan setelah berhubungan intim, nyeri panggul, serta keputihan bercampur darah dan berbau. 

World Health Organization (WHO) menjelaskan, kanker serviks memerlukan penanganan serius seperti operasi, radioterapi, atau kemoterapi sesuai stadium penyakit. Karena itu, pemeriksaan rutin seperti Pap smear dan tes HPV sangat penting untuk deteksi dini.

Jadi, Apa Bedanya Erosi Serviks dan Kanker Serviks?

Apa Perbedaan Erosi Serviks dan Kanker Serviks Jangan Sampai Keliru (1).jpg
Freepik/partystock

Supaya lebih mudah dipahami, berikut perbedaan erosi serviks dan kanker serviks:

  1. Sifat penyakitnya berbeda

Erosi serviks adalah kondisi jinak dan bukan kanker, sedangkan kanker serviks merupakan penyakit serius yang bersifat ganas dan dapat menyebar ke jaringan lain jika tidak ditangani.

  1. Penyebabnya tidak sama

Erosi serviks umumnya terjadi akibat perubahan hormon, seperti saat hamil atau menggunakan KB hormonal. Sementara itu, kanker serviks paling sering disebabkan oleh infeksi HPV berisiko tinggi yang menetap dalam jangka panjang.

  1. Gejalanya bisa mirip, tapi tingkat keparahannya berbeda

Erosi serviks sering kali tidak menimbulkan gejala atau hanya menyebabkan perdarahan ringan. Pada kanker serviks, gejala biasanya semakin berat seiring waktu, seperti perdarahan tidak normal, nyeri panggul, dan keputihan berbau.

  1. Risiko kesehatannya jauh berbeda

Erosi serviks jarang menimbulkan komplikasi serius. Sebaliknya, kanker serviks dapat mengancam nyawa jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.

  1. Penanganannya juga tidak sama

Erosi serviks biasanya cukup dipantau tanpa pengobatan khusus. Kanker serviks memerlukan perawatan medis intensif, seperti operasi, radioterapi, atau kemoterapi sesuai stadium.

Nah, itulah penjelasan seputar perbedaan erosi serviks dan kanker serviks yang penting Mama ketahui. 

Tetaplah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi dan jangan ragu berkonsultasi dengan dokter agar kondisi serviks selalu terpantau, ya, Ma! 

FAQ tentang Kesehatan Organ Intim

Apa penyebab gatal di bibir kemaluan?

infeksi jamur Candida Albicans.

Berapa lama gatal di Miss V hilang?

Lama hilangnya gatal di miss V bervariasi, mulai dari beberapa hari untuk kasus ringan (seperti infeksi jamur ringan) hingga 1-2 minggu atau lebih untuk infeksi sedang/parah (jamur atau bacterial vaginosis).

Kenapa habis cukur bulu kemaluan gatal dan bentol?

Bentol kemerahan di area rambut kemaluan yang habis dicukur biasanya muncul karena infeksi pada akar rambut, atau disebut juga dengan folikulitis.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Apa Itu Pola 3-2-1? Pengingat Jaga Cairan Tubuh di Bulan Puasa

18 Feb 2026, 09:13 WIBLife