Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup umum dialami banyak orang.
Diet hipertensi atau DASH disarankan untuk mengontrol tekanan darah dengan membatasi garam, gula, dan lemak jenuh serta memperbanyak makanan bergizi seimbang.
5 cara utama diet ini meliputi membatasi garam, memperbanyak buah dan sayur, mengatur porsi makan, menghindari minuman manis, serta mengurangi konsumsi kafein.
Pola makan sehat akan lebih efektif menurunkan risiko hipertensi bila dikombinasikan dengan olahraga rutin dan tidur yang cukup.
Jika tidak dikendalikan, kondisi ini bisa meningkatkan penyakit serius, seperti stroke, serangan jantung, hingga gangguan ginjal. Tekanan darah dapat lebih terkontrol dengan menerapkan pola makan yang tepat.
Salah satu pola makan yang banyak direkomendasikan adalah diet hipertensi atau diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) yang berfokus pada konsumsi makanan bergizi seimbang dengan membatasi asupan garam, gula, dan lemak jenuh.
Lalu, bagaimana cara menerapkannya dan apa saja tipsnya? Simak penjelasan 6 cara diet hipertensi dan tipsnya dari Popmama.com berikut ini.
Table of Content
1. Batasi konsumsi garam

Dilansir dari laman WHO, salah satu penyebab tekanan darah meningkat adalah konsumsi natrium (garam) yang berlebihan.
Agar tekanan darah tetap terkontrol, batasi penggunaan garam saat memasak dan kurangi konsumsi makanan tinggi natrium seperti mi instan, fast food, hingga makanan olahan.
Sebagai gantinya, kamu dapat memanfaatkan bumbu alami, seperti rempah-rempah untuk menambah cita rasa makanan.
2. Perbanyak makan buah dan sayur

Dikutip dari Harvard Health Publishing, buah dan sayur kaya akan kalium dan magnesium. Keduanya berperan membantu melemaskan pembuluh darah sekaligus menyeimbangkan efek natrium di dalam tubuh, sehingga tekanan darah lebih mudah terkontrol.
3. Rencanakan porsi asupan harian

Makan dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang menjadi salah satu faktor risiko hipertensi. Oleh karena itu, penting untuk mengatur porsi makan.
Dilansir dari Mayo Clinic, sebagai gambaran, kamu bisa memperbanyak konsumsi sayur dan buah sebanyak 4-5 porsi sehari yang sudah mencakup sayuran hijau yang sudah dimasak dan 1 buah berukuran medium.
Selain itu, kamu masih bisa mengonsumsi daging dengan takaran sekitar 30 gram dan 1 buah telur.
4. Hindari minuman manis

Tidak banyak yang tahu minuman manis, terutama dengan gula tambahan seperti fruktosa, dapat memicu hipertensi.
Dilansir dari laman EatingWell, konsumsi fruktosa berlebihan dapat meningkatkan produksi asam urat di dalam tubuh yang lama-kelamaan dapat menganggu fungsi pembuluh darah dan memicu kenaikan tekanan darah.
Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi minuman manis ketika sedang menjalani diet hipertensi.
5. Kurangi konsumsi kafein

Pada sebagian orang, konsumsi kafein dapat menyebabkan peningkatan darah. Dilansir dari laman Cleveland Clinic, kafein dapat memicu penyempitan pembuluh darah sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.
Hal ini dapat memicu kenaikan tekanan darah, terutama dalam waktu sekitar 30 menit setelah mengonsumsi minuman kafein.
Jika kamu memiliki hipertensi atau tekanan darah yang mudah naik, sebaiknya batasi konsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh.
Itulah 5 cara diet hipertensi dan tipsnya. Perlu diingat, pola makan sehat akan memberikan hasil yang lebih optimal jika dibarengi dengan olahraga rutin dan tidur yang cukup.






















