Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/ROHE Creative Studio
Intinya sih...
  • Perhatikan warna kulit sukun
  • Cek tekstur permukaan kulit
  • Tekan sukun dengan lembut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukun goreng memang terlihat sederhana, tapi hasilnya bisa sangat bergantung pada buah yang Mama pilih. Ada sukun yang setelah digoreng terasa empuk, legit, dan gurih, tapi ada juga yang keras, hambar, bahkan meninggalkan rasa gatal di mulut.

Masalah seperti ini sering terjadi bukan karena cara memasaknya, melainkan karena sukun yang dipakai belum matang dengan sempurna. Buat Mama yang sering belanja di pasar atau tukang buah, memilih sukun memang butuh sedikit ketelitian.

Sukun yang terlalu muda atau terlalu matang sama-sama bisa memengaruhi rasa dan tekstur saat digoreng. Supaya hasil sukun goreng lebih maksimal, Popmama.com akan memberikan 7 cara memilih sukun yang matang dan bagus untuk digoreng. Simak yuk!

1. Perhatikan warna kulit sukun

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/M.photostock

Warna kulit sukun bisa menjadi petunjuk utama tingkat kematangannya. Sukun yang matang biasanya berwarna hijau kekuningan, bukan hijau tua pekat. Warna ini menandakan daging buahnya sudah cukup tua dan siap diolah.

Jika sukun masih terlalu hijau dan tampak mengkilap, besar kemungkinan buahnya masih muda. Sukun seperti ini cenderung keras dan rasanya kurang legit saat digoreng.

Sebaliknya, sukun yang warnanya terlalu kuning atau kecokelatan biasanya sudah terlalu matang dan teksturnya bisa terlalu lembek. Warna yang pas membantu sukun matang merata hingga ke bagian dalam.

2. Cek tekstur permukaan kulit

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/Ewelina Thepphaboot

Permukaan kulit sukun yang matang biasanya terasa agak kasar dengan duri-duri kecil yang mulai tumpul. Ini menandakan daging buah di dalamnya sudah berkembang dengan baik dan tidak terlalu muda.

Mama bisa meraba perlahan permukaannya untuk memastikan teksturnya sebelum membeli. Kalau permukaan sukun masih terasa tajam dan keras, biasanya buah tersebut masih muda.

Sukun yang terlalu muda akan sulit empuk saat digoreng dan hasilnya cenderung kering. Tekstur kulit yang tepat membantu Mama mendapatkan sukun goreng yang lembut di dalam tapi tetap renyah di luar. Selain itu, sukun dengan duri tumpul biasanya juga memiliki getah yang lebih sedikit.

3. Tekan sukun dengan lembut

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/nattul

Cara lain yang bisa Mama lakukan adalah dengan menekan sukun secara perlahan menggunakan telapak tangan. Sukun yang matang akan terasa sedikit empuk, tetapi tidak sampai lembek. Tekanan ringan biasanya akan kembali ke bentuk semula.

Jika sukun terasa sangat keras, artinya masih mentah dan belum siap digoreng. Namun, jika terasa terlalu lembek atau kosong di bagian dalam, kemungkinan sukun sudah terlalu matang.

Tekstur yang pas akan menghasilkan sukun goreng yang empuk dan tidak kering. Cara ini cukup mudah dilakukan saat memilih langsung di pasar.

4. Perhatikan getahnya

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/Montree Lakchit

Getah pada sukun juga bisa menjadi penanda kematangan. Sukun yang matang biasanya hanya mengeluarkan sedikit getah atau getahnya sudah mengering. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan getah alaminya sudah berkurang.

Sukun dengan getah yang masih banyak dan lengket biasanya masih muda. Jika dipaksakan digoreng, getah ini bisa menimbulkan rasa gatal di mulut.

Karena itu, Mama sebaiknya memilih sukun dengan getah minimal agar hasil gorengan lebih nyaman dimakan. Proses pengolahan pun jadi lebih mudah dan bersih.

5. Cium aromanya

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/nattul

Sukun yang matang biasanya memiliki aroma khas yang lembut dan segar. Aromanya tidak menyengat, tetapi cukup tercium saat Mama mendekatkannya ke hidung. Aroma ini menjadi tanda bahwa buah sudah siap diolah.

Jika sukun hampir tidak beraroma, kemungkinan masih mentah. Sebaliknya, jika aromanya terlalu kuat atau mulai asam, bisa jadi sukun sudah terlalu matang atau mulai rusak.

Aroma yang pas akan berpengaruh pada rasa akhir sukun goreng. Sukun dengan aroma seimbang biasanya menghasilkan rasa yang lebih legit.

6. Pilih sukun yang ukurannya sedang

6 Cara Memilih Sukun yang Matang dan Bagus untuk Digoreng, Anti Alot!
istockphoto/libin jose

Ukuran sukun juga penting untuk diperhatikan. Sukun berukuran sedang biasanya matang lebih merata hingga ke bagian dalam. Daging buahnya cenderung lebih stabil dan tidak mudah keras saat digoreng.

Sukun yang terlalu besar kadang matang tidak merata sehingga bagian tengahnya masih keras. Sementara itu, sukun yang terlalu kecil sering kali masih muda.

Dengan memilih ukuran sedang, Mama bisa mendapatkan hasil sukun goreng yang lebih konsisten dan enak. Resiko gagal pun bisa diminimalkan. Memilih sukun yang matang dan bagus untuk digoreng memang membutuhkan sedikit ketelitian, tapi hasilnya sepadan.

Dengan sukun yang tepat, Mama bisa menghasilkan gorengan yang empuk, legit, dan tidak menimbulkan rasa gatal di mulut. Mulai dari warna, tekstur, hingga aromanya, semua saling berkaitan dan tidak bisa diabaikan.

Setelah mendapatkan sukun yang pas, Mama bisa merendam irisan sukun dalam air garam sebelum digoreng agar rasanya makin gurih. Pemilihan bahan yang tepat dan pengolahan yang benar, sukun goreng bisa jadi camilan atau lauk favorit keluarga di rumah.

Yuk, Ma, jangan lupa praktekkan 6 cara memilih sukun yang matang dan bagus untuk digoreng, saat sedang belanja di pasar. Semoga membantu ya, Ma!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Panggilan Sayang untuk Sahabat dalam Islam, Penuh dengan Makna

27 Jan 2026, 10:48 WIBLife