Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
15 Daftar Salep Eksim Basah dan Kering yang Aman Digunakan.jpg
allergyasthmanetwork

Intinya sih...

  • Benoson 0.1% Cream: Mengandung kortikosteroid potensi sedang, membantu meredakan gejala eksim basah.

  • Dermacoid Cream 10 gr: Mengandung kortikosteroid ringan hingga sedang, untuk meredakan berbagai kelainan kulit.

  • Elocon 0.1% Cream 5 g: Krim kortikosteroid dengan potensi cukup kuat, membantu meredakan gejala eksim basah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim basah dan kering merupakan masalah kulit yang cukup sering dialami oleh anak maupun orang dewasa. Kondisi ini ditandai dengan kulit gatal, kemerahan, perih, hingga mengeluarkan cairan atau menjadi sangat kering dan bersisik.

Salah satu penanganan yang umum direkomendasikan dokter adalah penggunaan salep eksim basah dan kering. Salep atau krim topikal bekerja langsung pada area kulit yang mengalami peradangan untuk membantu mengurangi gatal. 

Bagi Mama yang ingin memilih salep yang tepat, berikut Popmama.com kasih 15 rekomendasi salep eksim basah dan kering. 

Rekomendasi Salep Eksim Basah

1. Benoson 0.1% Cream 5

Blibli

Benoson 0,1% Cream merupakan obat oles yang mengandung kortikosteroid potensi sedang. Obat ini sering digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit kulit yang disertai peradangan, termasuk eksim dan dermatitis.

Komposisi: Betametason (valerat) 0,1%

Manfaat: Membantu meredakan gejala eksim basah, seperti kemerahan, pembengkakan, rasa gatal, serta peradangan pada kulit yang mengeluarkan cairan.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya, Benoson dioleskan tipis pada area kulit yang mengalami kelainan sebanyak 2–3 kali sehari.

Efek samping: Reaksi alergi atau hipersensitivitas, rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering, folikulitis, hipertrikosis (pertumbuhan rambut berlebih), erupsi menyerupai jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, hingga dermatitis kontak alergi. 

Harga: Sekitar Rp19.900 per tube. 

2. Dermacoid Cream 10 gr

Blibli

Dermacoid Cream merupakan obat oles yang mengandung kortikosteroid ringan hingga sedang, sehingga sering diresepkan dokter untuk mengatasi berbagai gangguan kulit yang disertai peradangan dan rasa gatal. 

Komposisi: Hydrocortisone 17-butyrate

Manfaat: Untuk membantu meredakan berbagai kelainan kulit, seperti eksema, peradangan atau alergi kulit, dermatitis atopik, dermatitis kontak, neurodermatitis, intertrigo, dermatitis akibat paparan sinar matahari (dermatitis solaris). 

Dosis: Dermacoid Cream harus digunakan sesuai resep dokter. Oleskan krim secukupnya pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–4 kali sehari, sesuai anjuran tenaga medis.

Efek samping: Hal yang dapat muncul meliputi penipisan kulit, lesi, dermatitis perioral, folikulitis, rasa gatal, perubahan warna kulit, serta gangguan fungsi hormon HPA, terutama bila digunakan jangka panjang atau lebih dari 2 minggu.

Harga: Sekitar Rp97.200 per tube. 

3. Elocon 0.1% Cream 5 g

Tokopedia

Elocon merupakan krim kortikosteroid dengan potensi cukup kuat yang mengandung mometasone furoate. Obat ini digunakan untuk mengatasi peradangan kulit yang berat dan tidak membaik dengan kortikosteroid ringan.

Komposisi: Mometasone furoate 0.1%

Manfaat: Membantu meredakan gejala eksim basah seperti kemerahan, gatal hebat, pembengkakan, serta peradangan pada kulit yang mengeluarkan cairan.

Dosis: Harus sesuai petunjuk dokter. Umumnya dioleskan tipis 1 kali sehari pada area kulit yang bermasalah.

Efek samping: Rasa terbakar, pruritus, parestesia, serta atrofi kulit jika digunakan dalam jangka panjang.

Harga: Sekitar Rp95.900 per tube. 

4. Hydrocortison Kalbe 1% 5g

Blibli

Hydrocortison Kalbe 1% merupakan krim kortikosteroid ringan yang umum digunakan sebagai obat oles anti alergi dan untuk meredakan kemerahan pada kulit.

Komposisi: Hydrocortison 1%

Manfaat: Meredakan rasa gatal yang mengganggu, mengurangi kemerahan, serta membantu mengontrol peradangan pada kulit yang lembap atau berair. 

Dosis: Penggunaan harus sesuai dengan resep atau anjuran dokter. Umumnya krim dioleskan tipis pada area kulit yang sakit atau gatal sebanyak 3–4 kali sehari.

Efek samping: Jika digunakan dalam jangka panjang dan terus-menerus, dapat terjadi penipisan kulit akibat hilangnya jaringan kolagen. Efek samping lain meliputi gatal, folikulitis, hipertrikosis, erupsi menyerupai jerawat. 

Harga: Sekitar Rp 7.946 per tube. 

5. Kloderma 0.05% Cream

Blibli

Kloderma Cream merupakan obat oles dengan kandungan kortikosteroid potensi sangat kuat yang digunakan untuk mengatasi peradangan kulit berat. 

Komposisi: Clobetasol 0,05%

Manfaat: Krim ini membantu menghentikan proses inflamasi agar tidak meluas, meredakan gatal yang intens, serta mengurangi ruam merah dan pembengkakan yang membuat kulit terasa nyeri.

Dosis: Penggunaan harus sesuai resep dokter. Umumnya krim dioleskan tipis pada area kulit yang sakit sebanyak 1–2 kali sehari, dengan dosis maksimal 2 gram per hari.

Efek samping: Efek samping yang dapat terjadi meliputi hipopigmentasi, pelebaran pembuluh darah, stretch marks, serta reaksi hipersensitivitas, terutama bila digunakan terlalu lama atau tidak sesuai anjuran.

Harga: Sekitar Rp43.500 per tube. 

6. Topcort Cream 10 g

Tokopedia

Topcort Cream merupakan obat oles yang mengandung kortikosteroid potensi sedang hingga kuat, yaitu desoximetasone. Obat ini digunakan untuk mengatasi peradangan dan rasa gatal pada berbagai kondisi kulit yang responsif terhadap kortikosteroid.

Komposisi: Per gram krim mengandung Desoximetasone 2,5 mg

Manfaat: Krim ini bekerja meredakan gatal yang mengganggu, mengurangi kemerahan, serta membantu mengontrol peradangan agar tidak menyebar ke area kulit lain.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya Topcort Cream dioleskan tipis pada area kulit yang sakit sebanyak 2 kali sehari.

Efek samping: Efek samping yang mungkin terjadi meliputi rasa terbakar, gatal, kulit menjadi kering, folikulitis, serta hipertrikosis, terutama bila digunakan dalam jangka panjang.

Harga: Sekitar Rp34.400 - Rp35.100 per tube. 

7. Triamcinolone Acetonide 0.1% Cream 5 g

Blibli

Triamcinolone Acetonide merupakan obat oles dari golongan kortikosteroid topikal yang digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kulit akibat peradangan dan reaksi alergi. Obat ini bekerja dengan menekan proses inflamasi dari dalam, sehingga pembengkakan dan kemerahan pada kulit dapat berkurang.

Komposisi: Triamcinolone Acetonide 1.0 mg

Manfaat: Pada eksim basah, Triamcinolone Acetonide membantu menghentikan reaksi peradangan yang membuat kulit terus mengeluarkan cairan.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya dioleskan tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–3 kali sehari.

Efek samping: Efek samping yang mungkin muncul antara lain rasa panas atau sensasi terbakar ringan pada kulit setelah pemakaian.

Harga: Rp16.000 - Rp31.900 per tube.

Rekomendasi Salep Eksim Kering

1. Clobetasol Cream 10 gr

Tokopedia

Clobetasol Cream merupakan obat oles yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi masalah kulit berat yang disertai peradangan. Kandungan steroid kuat di dalamnya membuat obat ini bekerja cepat, namun tetap perlu digunakan dengan pengawasan medis.

Komposisi: Clobetasol Propionate 0,05%

Manfaat: Clobetasol Cream bermanfaat untuk meredakan peradangan, kemerahan, dan rasa gatal pada berbagai kondisi kulit, seperti psoriasis, dermatitis, atau eksim berat. 

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan Clobetasol Cream harus sesuai resep dokter.

  • Dewasa: Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 1–2 kali sehari. Dosis maksimal 50 gram per minggu dengan durasi terapi maksimal 4 minggu.

  • Anak usia di atas 1 tahun: Dosis sama seperti dewasa, namun durasi pemakaian maksimal hanya 5 hari.

Efek samping: Beberapa efek samping yang dapat muncul antara lain sensasi terbakar atau menyengat, gatal, jerawat, kulit menjadi kering atau pecah-pecah, kemerahan, kesemutan atau mati rasa pada jari-jari, hingga iritasi kulit. Jika keluhan bertambah parah, segera konsultasikan ke dokter.

Harga: Sekitar Rp19.000 per tube. 

2. Dermasolon

Blibli

Dermasolon merupakan obat oles berbentuk salep yang digunakan untuk membantu meringankan dermatosis pada kulit akibat reaksi alergi.

Komposisi: Fluocinolone acetonide

Manfaat: Dermasolon digunakan sebagai terapi topikal untuk mengatasi berbagai jenis dermatosis, terutama yang disebabkan oleh alergi dan peradangan kulit.

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan Dermasolon harus sesuai resep dokter. Oleskan salep tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–3 kali sehari, sesuai anjuran tenaga medis.

Efek samping: Meliputi penipisan kulit, gatal, folikulitis, pertumbuhan rambut berlebih, jerawat, perubahan warna kulit, dermatitis perioral atau alergi, serta risiko infeksi sekunder dan gangguan kulit lainnya bila digunakan jangka panjang.

Harga: Sekitar Rp25.810 per tube. 

3. Dermovate

Blibli

Dermovate 0,05% cream adalah sediaan topikal berbentuk krim yang mengandung clobetasol propionate 0,05%. Obat ini termasuk golongan kortikosteroid sangat kuat yang digunakan untuk membantu meredakan peradangan, kemerahan, dan rasa gatal pada kondisi kulit yang berat.

Komposisi: Clobetasol Propionate 0,05%

Manfaat: Clobetasol Cream bekerja dengan menekan respons peradangan serta reaksi imun lokal pada kulit. 

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter.

  • Dewasa: Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 1–2 kali sehari. Dosis maksimal 50 gram per minggu dengan durasi terapi maksimal 4 minggu.

  • Anak usia di atas 1 tahun: Dosis sama seperti dewasa, namun durasi penggunaan maksimal hanya 5 hari.

Efek samping: Hal yang dapat muncul meliputi sensasi terbakar atau menyengat, gatal, jerawat, kulit kering atau pecah-pecah, kemerahan, kesemutan atau mati rasa pada jari, serta iritasi. 

Harga: Rp164.900 per tube. 

4. Desolex

Blibli

Desolex merupakan krim topikal yang mengandung Desonide, yaitu kortikosteroid dengan potensi sedang. Obat ini digunakan untuk membantu meredakan peradangan dan rasa gatal pada berbagai gangguan kulit yang responsif terhadap terapi kortikosteroid.

Komposisi: Desonide 0,05%

Manfaat: untuk meringankan manifestasi inflamasi dan pruritus pada dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid. Kandungan Desonide bekerja dengan menekan reaksi peradangan di kulit sehingga membantu mengurangi iritasi, kemerahan, dan rasa gatal.

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Oleskan krim tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–4 kali sehari.

Efek samping: Hal yang mungkin terjadi meliputi iritasi kulit, sensasi terbakar, rasa gatal, dan kulit kering.

Harga: Rp37.600 per tube. 

5. Digenta Cream 10 g

Blibli

Digenta Cream merupakan obat oles yang mengandung kombinasi antibiotik dan kortikosteroid. Krim ini digunakan untuk membantu mengatasi gangguan kulit yang disertai peradangan sekaligus infeksi bakteri sekunder.

Komposisi: Betamethasone Dipropionate 0.05%, Gentamicin Sulfate 0.1%

Manfaat: Untuk membantu mengatasi infeksi bakteri pada kulit yang sensitif terhadap gentamicin, sekaligus mengurangi peradangan, kemerahan, dan rasa gatal berkat kandungan betamethasone.

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan Digenta Cream harus sesuai dengan petunjuk dokter. Oleskan krim tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2 kali sehari.

Efek samping: Hal yang dapat muncul antara lain erupsi menyerupai jerawat, perubahan warna kulit (hipopigmentasi), penipisan atau atrofi kulit, serta munculnya striae. 

Harga: Rp152.100 per tube. 

6. Diprosalic

Tokopedia

Diprosalic Salep adalah obat topikal yang mengandung kombinasi kortikosteroid dan agen keratolitik. Salep ini digunakan untuk mengatasi kondisi peradangan pada kulit yang disertai dengan penebalan lapisan kulit atau sisik. 

Komposisi: Tiap gram salep mengandung: Betamethasone (sebagai Betamethasone Dipropionate) 0.05% (0.5 mg) dan Salicylic Acid 3% (30 mg).

Manfaat: Meredakan gejala peradangan seperti kemerahan, bengkak, dan rasa gatal pada kulit. Kandungan asam salisilat berperan sebagai agen keratolitik yang membantu melunakkan dan mengangkat lapisan kulit yang menebal, kering, dan bersisik.

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: Oleskan salep secukupnya pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2 kali sehari.

Efek samping: Efek samping lokal yang dapat terjadi meliputi rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering, serta penipisan atau atrofi kulit, terutama jika digunakan dalam jangka panjang.

Harga: Rp95.100 per tube. 

7. Esperson Cream 0.25% 5 g

Blibli

Esperson merupakan krim topikal yang mengandung Desoximetasone, yaitu kortikosteroid yang digunakan untuk membantu meredakan peradangan, kemerahan, dan rasa gatal pada berbagai gangguan kulit tertentu.

Komposisi: Desoximetasone 0,25%

Manfaat: Untuk membantu mengurangi peradangan, kemerahan, dan rasa gatal pada kondisi kulit seperti eksim, dermatitis, psoriasis, serta reaksi alergi pada kulit.

Dosis dan aturan pakai: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Oleskan krim tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 1–2 kali sehari.

Efek samping: Hal yang mungkin terjadi antara lain penipisan atau atrofi kulit, striae, pelebaran pembuluh darah kecil (telangiektasis), rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering, folikulitis, erupsi menyerupai jerawat. 

Harga: Rp90.000 per tube. 

8. Erla Neo Hydrocort Cream 5 g

Blibli

Erla Neo Hydrocort merupakan krim kombinasi yang mengandung kortikosteroid dan antibiotik. Obat ini digunakan untuk membantu mengatasi peradangan kulit yang disertai infeksi bakteri yang sensitif terhadap antibiotik.

Komposisi: Neomycin Sulfate dan Hydrocortisone Acetate

Manfaat: Untuk membantu mengobati peradangan pada kulit yang disertai infeksi bakteri yang sensitif, sekaligus meredakan kemerahan, bengkak, dan rasa gatal.

Dosis: Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Oleskan krim tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 3–4 kali sehari.

Efek samping: Sensasi terbakar atau menyengat, gatal, iritasi, dan kulit kering. Pada penggunaan jangka panjang, krim ini dapat menyebabkan penipisan kulit (atrofi), munculnya stretch marks (striae), serta risiko infeksi sekunder.

Harga: Rp6.700 - Rp13.100 per tube. 

Nah, itulah rekomendasi salep untuk eksim basah dan kering yang umum digunakan untuk membantu meredakan gatal, kemerahan, serta peradangan pada kulit.

Editorial Team