Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya
mayoclinic
Intinya Sih

  • Pertumbuhan baru pada kulit bisa menjadi tanda awal kanker kulit, perhatikan benjolan, tahi lalat, atau koreng yang muncul tanpa sebab jelas.

  • Bercak kasar pada kulit bisa menjadi tanda karsinoma sel skuamosa, terutama di area yang sering terkena matahari seperti wajah dan tangan.

  • Luka yang tidak sembuh dalam beberapa minggu, perubahan pada tahi lalat atau bintik, kulit gatal di sekitar pertumbuhan, dan rasa sakit di sekitar pertumbuhan kulit juga bisa menjadi gejala kanker kulit.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kanker kulit sering diawali dari perubahan kecil pada kulit yang tampak sepele. Padahal, tanda awal ini bisa menjadi sinyal adanya pertumbuhan sel kulit yang tidak normal.

Perubahan pada kulit bisa muncul di berbagai bagian tubuh, baik yang sering terpapar sinar matahari maupun yang jarang terlihat. Karena itu, penting untuk lebih peka terhadap kondisi kulit sehari-hari.

Berikut ini Popmama.com rangkum 6 gejala kanker kulit yang perlu Mama ketahui berdasarkan sumber Mayo Clinic. Dengan mengenali ciri-cirinya, Mama bisa lebih memahami perubahan kulit yang tidak biasa.

Table of Content

1. Pertumbuhan baru pada kulit

1. Pertumbuhan baru pada kulit

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya (2).jpg
mayoclinic

Pertumbuhan baru yang muncul tiba-tiba di kulit bisa menjadi tanda awal kanker kulit. Bentuknya bisa berupa benjolan kecil, tahi lalat yang berbeda, atau koreng yang muncul tanpa sebab jelas. Perubahan ini terlihat berbeda dari kulit di sekitarnya.

Pertumbuhan ini biasanya muncul di area yang sering terpapar matahari, seperti wajah, tangan, atau lengan, tapi bisa juga muncul di area yang jarang terkena sinar matahari, seperti punggung atau kaki. Jadi, pemeriksaan seluruh tubuh secara rutin sangat penting.

Dengan memperhatikan pertumbuhan kulit baru sejak awal, Mama bisa lebih peka terhadap perubahan yang terjadi. Menyadari tanda-tanda ini membantu Mama menjaga kulit tetap sehat dan waspada terhadap kondisi yang tidak biasa.

2. Bercak kasar pada kulit

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya (3).jpg
mayoclinic

Bercak kasar atau bersisik pada kulit bisa menjadi tanda karsinoma sel skuamosa, salah satu jenis kanker kulit non-melanoma. Area ini biasanya terlihat lebih tebal, terasa kasar saat disentuh, dan warnanya sedikit berbeda dari kulit normal.

Bercak kasar ini sering muncul di area yang sering terkena matahari, seperti wajah, telinga, atau tangan. Walau terlihat kecil, perubahan ini tidak boleh diabaikan karena bisa berkembang menjadi lesi kanker yang lebih serius jika dibiarkan.

Kalau Mama menemukan bercak kasar yang bertahan lama, jangan menunggu hingga berubah menjadi lebih besar. Pemeriksaan ke dokter kulit akan membantu menentukan apakah bercak tersebut hanya iritasi biasa atau tanda kanker kulit.

3. Luka yang tidak sembuh

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya.jpg
medicalnewstoday

Luka yang tidak kunjung sembuh adalah salah satu gejala kanker kulit paling umum. Luka ini mungkin muncul sebagai goresan, koreng, atau area merah yang terus berdarah atau mudah teriritasi.

Kunci perhatiannya adalah durasi. Jika luka tidak membaik dalam waktu beberapa minggu, ini bisa menjadi sinyal bahwa sel kulit sedang berkembang abnormal. Luka yang tampak normal pada awalnya bisa berubah menjadi masalah lebih serius jika diabaikan.

Luka yang awalnya terlihat biasa bisa berkembang menjadi lebih jelas atau berbeda dari kulit di sekitarnya seiring waktu. Mengamati ciri ini membantu Mama mengenali gejala kanker kulit lebih jelas.

4. Perubahan pada tahi lalat atau bintik

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya (1).jpg
mayoclinic

Tahi lalat atau bintik yang berubah ukuran, bentuk, atau warna bisa menjadi tanda melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Perubahan ini bisa terjadi secara perlahan atau cepat, sehingga sering tidak disadari.

Warna yang berubah bisa menjadi lebih gelap, tidak merata, atau bahkan muncul bercampur dengan warna lain. Bentuk yang tidak simetris atau tepi yang tidak rata juga merupakan tanda penting yang perlu diperhatikan.

Selalu perhatikan tahi lalat atau bintik baru di kulit. Perubahan bentuk, ukuran, atau warna bisa jadi sinyal tubuh untuk lebih waspada. 

5. Kulit gatal di sekitar pertumbuhan

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya.jpg
Freepik

Rasa gatal di area pertumbuhan kulit bisa menjadi tanda awal kanker kulit. Gatal yang muncul tanpa sebab jelas atau tidak membaik dengan krim biasa harus diperhatikan.

Gatal ini biasanya muncul di sekitar benjolan, bercak kasar, atau tahi lalat yang sedang berubah. Meski tidak selalu menyakitkan, rasa gatal yang terus-menerus bisa menjadi sinyal bahwa ada perubahan sel yang abnormal.

Jangan disepelekan kalau kulit terasa gatal di sekitar pertumbuhan baru. Rasa gatal ini bisa menjadi tanda bahwa kulit sedang mengalami perubahan, jadi Mama bisa lebih waspada dan memperhatikan setiap perkembangan dengan seksama.

6. Rasa sakit di sekitar pertumbuhan kulit

6 Gejala Kanker Kulit, Jangan Anggap Sepele Perubahannya.jpg
Freepik

Beberapa kanker kulit bisa menyebabkan rasa sakit, nyeri, atau sensasi tidak nyaman di area lesi. Rasa sakit ini bisa bersifat ringan, tajam, atau terus-menerus, tergantung pada jenis dan lokasi pertumbuhan kulit.

Nyeri biasanya muncul ketika pertumbuhan menekan saraf atau menyebabkan peradangan di sekitar kulit. Walaupun rasa sakit bukan gejala paling umum, kehadirannya bisa menandakan bahwa pertumbuhan kulit tersebut mulai berkembang.

Rasa nyeri di sekitar benjolan atau bercak baru bisa jadi tanda bahwa kulit sedang mengalami perubahan. Dengan memperhatikan sensasi ini, Mama bisa lebih peka terhadap kondisi kulit dan tahu kapan harus ekstra hati-hati.

Nah, itulah 6 gejala kanker kulit yang penting untuk Mama ketahui. Meski sering terlihat seperti masalah kulit biasa, perubahan-perubahan ini sebaiknya tidak diabaikan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More