Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

3 Sub Stadium Kanker Ovarium Stadium 3, Kenali Perbedaanya!

3 Sub Stadium Kanker Ovarium Stadium 3, Kenali Perbedaanya!
Freepik
Intinya Sih

  • Sub stadium IIIA1: Kanker terbatas di ovarium atau tuba falopi, belum menyebar ke organ jauh. Respons pengobatan relatif baik.

  • Sub stadium IIIB: Kanker menyebar ke lapisan rongga perut, ukuran endapan masih tergolong kecil. Memungkinkan terapi agresif.

  • Sub stadium IIIC: Kanker menyebar ke luar panggul dengan ukuran endapan lebih besar. Meski berat, kualitas hidup pasien tetap dapat dijaga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mendengar diagnosis kanker ovarium stadium 3 tentu menjadi hal yang berat bagi banyak perempuan dan keluarganya. Pada tahap ini, kanker sudah tidak hanya berada di ovarium, tetapi mulai menyebar ke area lain.

Meski sama-sama berada di stadium 3, kondisi setiap pasien bisa berbeda. Hal ini karena kanker ovarium stadium 3 masih terbagi ke dalam beberapa sub stadium dengan tingkat penyebaran yang tidak sama.

Dengan memahami sub stadium kanker ovarium stadium 3, Mama dapat memperoleh gambaran kondisi dan pilihan penanganan yang lebih jelas untuk menghadapi proses pengobatan ke depan.

Berikut Popmama.com rangkum informasinya berdasarkan sumber American Cancer Society. Yuk, simak! 

Table of Content

1. Sub stadium IIIA1

1. Sub stadium IIIA1

3 Sub Stadium Kanker Ovarium Stadium 3, Kenali Perbedaanya!.jpg
Freepik/atlascompany

Pada sub stadium IIIA1, kanker berada di satu atau kedua ovarium atau tuba falopi. Pada beberapa kasus, kanker juga bisa berupa kanker peritoneum primer.

Sel kanker mungkin sudah menyebar ke area sekitar panggul. Namun, penyebarannya masih tergolong terbatas dan belum meluas ke rongga perut.

Ciri utama stadium IIIA1 adalah penyebaran kanker yang hanya terjadi pada kelenjar getah bening retroperitoneal, yaitu di area panggul atau sekitar pembuluh darah besar.

Pada tahap ini, kanker belum menyebar ke organ jauh seperti paru-paru, hati, atau limpa. Dengan penanganan medis yang tepat, stadium IIIA1 masih memiliki respons pengobatan yang relatif baik.

2. Sub stadium IIIB

3 Sub Stadium Kanker Ovarium Stadium 3, Kenali Perbedaanya! (1).jpg
Freepik

Pada sub stadium IIIB, kanker telah menyebar ke luar area panggul dan dapat ditemukan di lapisan rongga perut.

Endapan kanker pada tahap ini sudah bisa terlihat langsung saat operasi. Namun, ukurannya masih tergolong kecil dan terbatas.

Ukuran endapan kanker pada stadium IIIB tidak lebih dari 2 cm (sekitar 3/4 inci). Kanker bisa saja sudah menyebar ke kelenjar getah bening retroperitoneal, atau belum, tergantung kondisi pasien.

Kabar baiknya, kanker belum menyebar ke organ jauh seperti bagian dalam hati atau limpa. Meski pengobatan lebih kompleks, stadium IIIB masih memungkinkan terapi agresif untuk mengendalikan penyakit dan menjaga kualitas hidup pasien.

3. Sub stadium IIIC

3 Sub Stadium Kanker Ovarium Stadium 3, Kenali Perbedaanya!.jpg
Freepik

Sub stadium IIIC merupakan tahap paling lanjut dalam kanker ovarium stadium 3. Pada kondisi ini, kanker telah menyebar ke luar panggul dengan ukuran endapan yang lebih besar.

Endapan kanker pada stadium IIIC berukuran lebih dari 2 cm. Penyebaran ini menandakan bahwa sel kanker sudah berkembang cukup luas di rongga perut.

Sel kanker dapat ditemukan di permukaan atau kapsul luar organ seperti hati atau limpa. Selain itu, kanker juga bisa menyebar ke kelenjar getah bening retroperitoneal.

Meski tergolong berat, kanker stadium IIIC belum menyebar ke organ jauh seperti paru-paru atau ke bagian dalam hati dan limpa. Dengan terapi yang tepat, kualitas hidup pasien tetap dapat dijaga sebaik mungkin.

Nah, Ma, itulah penjelasan singkat mengenai sub stadium kanker ovarium stadium 3. Dengan pemahaman yang tepat, Mama dan keluarga diharapkan bisa lebih siap menjalani proses pengobatan bersama tim medis.

FAQ tentang Kanker Ovarium

Berapa kali kemo kanker ovarium?

Banyaknya siklus kemoterapi bergantung dengan stadium kanker ovarium yang dialami pasien dan jenis obat yang digunakan, biasanya mencapai 3-6 siklus.

Kanker ovarium apakah bisa menstruasi?

Ya, penderita kanker ovarium masih bisa menstruasi, tetapi kanker ini juga bisa menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi.

Penderita kanker ovarium tidak boleh makan apa?

Daging merah & olahan, makanan cepat saji, gorengan, makanan tinggi gula, susu tinggi lemak, alkohol, serta makanan ultra-olahan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More