Meskipun BCC di kaki jarang, jenis ini tetap menjadi perhatian serius karena kecenderungannya untuk "menggerogoti" struktur di bawahnya (dikenal sebagai Rodent Ulcer).
1. Gejala awal
BCC berasal dari sel-sel di lapisan terdalam epidermis (lapisan basal). Di kaki, ia jarang berbentuk benjolan mutiara seperti di wajah.
Lebih sering muncul sebagai tipe Infiltratif atau Sklerosa, yang tampak seperti plak berwarna kuning-putih yang menyerupai jaringan parut dan terasa sangat keras. Kanker ini jarang bermetastasis (menyebar jauh), namun jika dibiarkan, ia bisa menembus tulang metatarsal kaki.
2. Faktor Risiko
Paparan Radiasi Pengion: Riwayat penggunaan sinar-X untuk pengobatan penyakit kulit di masa lalu atau paparan radiasi lingkungan.
Sindrom Genetik (Gorlin-Goltz): Kelainan genetik pada jalur pensinyalan Hedgehogyang menyebabkan munculnya banyak kanker sel basal sejak usia muda.
3. Protokol Penanganan Medis:
Hedgehog Pathway Inhibitors: Untuk kasus BCC yang sudah terlalu luas dan tidak bisa dioperasi, terdapat obat minum seperti Vismodegib yang dapat mengecilkan tumor secara signifikan.
Radioterapi Supervisi: Penggunaan radiasi dosis tinggi yang terfokus untuk menghancurkan sel basal jika operasi dianggap terlalu berisiko bagi pasien lanjut usia atau pasien dengan gangguan pembuluh darah kaki.
Elektrokauterisasi: Penghancuran jaringan kanker dengan energi panas listrik untuk lesi-lesi kecil yang superfisial
Itulah penjelasan tentang 3 jenis kanker kulit di kaki beserta dengan gejala awal hingga protkol penanganan medisnya. Kanker kulit di kaki memiliki tingkat "keterlambatan diagnosis" yang paling tinggi dibandingkan area tubuh lainnya.
Biopsi adalah satu-satunya cara pasti untuk membedakan antara masalah kulit ringan dan ancaman kanker yang serius. Maka, jangan menunda untuk melakukan Biopsi. Kesehatan kaki kita adalah kunci dari kemandirian dan mobilitas di masa tua.