Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Kamu?

 7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Kamu?
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Intinya Sih
  • Pisang menjadi buah populer di Indonesia dengan berbagai jenis yang punya perbedaan rasa, aroma, ukuran, dan tekstur sehingga cocok untuk dimakan langsung atau diolah.
  • Tujuh jenis pisang yang dibahas meliputi ambon, cavendish, raja, kepok, tanduk, uli, dan barangan dengan karakteristik unik masing-masing.
  • Setiap jenis pisang memiliki kegunaan berbeda; ada yang ideal untuk camilan segar sehari-hari dan ada pula yang lebih pas dijadikan bahan olahan tradisional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pisang menjadi salah satu buah yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Selain rasanya manis, pisang juga mengenyangkan dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan tradisional maupun modern.

Setiap jenis pisang memiliki ciri khas dari segi ukuran, aroma, tingkat kemanisan, hingga tekstur daging buahnya. Perbedaan ini memengaruhi apakah pisang lebih cocok dimakan langsung atau dimasak terlebih dahulu.

Berikut Popmama.com rangkum 7 jenis pisang populer di Indonesia lengkap dengan karakteristik utamanya untuk membantu Mama memilih sesuai kebutuhan.

Table of Content

1. Pisang ambon

1. Pisang ambon

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (1).jpg
islandorganicsbali

Pisang ambon memiliki ukuran sedang hingga besar dengan kulit kuning cerah saat matang. Daging buahnya lembut dan mudah digigit sehingga terasa nyaman saat dikonsumsi langsung.

Rasanya manis dengan aroma harum yang khas dan cukup kuat. Teksturnya halus sehingga sering menjadi favorit untuk camilan sehat sehari-hari.

Jenis ini paling sering dimakan langsung tanpa diolah. Karena rasa dan aromanya yang khas, Pisang ambon juga kerap dijadikan campuran jus atau smoothies.

2. Pisang cavendish

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (2).jpg
abc.net.au

Pisang cavendish berbentuk panjang dan melengkung dengan kulit kuning mulus saat matang. Ukurannya relatif seragam sehingga tampilannya terlihat rapi dan menarik.

Teksturnya lembut dengan rasa manis ringan yang tidak terlalu tajam. Karakter ini membuatnya mudah diterima berbagai kalangan usia.

Jenis ini paling umum dijual di supermarket dan menjadi varietas ekspor populer. Pisang cavendish biasanya dikonsumsi langsung sebagai buah meja atau bekal praktis.

3. Pisang raja

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (3).jpg
tasteatlas

Pisang raja memiliki ukuran sedang dengan kulit kuning yang dihiasi bintik cokelat saat matang. Daging buahnya padat dengan tekstur sedikit lebih kokoh dibandingkan ambon.

Rasanya manis legit dengan aroma kuat yang khas dan menggugah selera. Sensasi rasanya terasa lebih kaya dibandingkan beberapa jenis lainnya.

Jenis ini cocok dimakan langsung maupun diolah menjadi pisang goreng atau kolak. Karena rasa manisnya kuat, Pisang raja sering menjadi pilihan untuk sajian tradisional.

4. Pisang kepok

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (4).jpg
Facebook.com/Aurora Angel Aura

Pisang kepok memiliki bentuk pendek dan gemuk dengan daging buah yang padat. Teksturnya lebih kering dibandingkan pisang meja pada umumnya.

Rasanya tidak terlalu manis saat mentah, namun menjadi lebih legit setelah dimasak. Karakter ini membuatnya ideal untuk berbagai olahan panas.

Jenis ini sering digunakan sebagai bahan pisang goreng, kolak, atau direbus. Kepadatannya membantu menjaga bentuknya tetap utuh saat dimasak dalam suhu tinggi.

5. Pisang tanduk

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (5).jpg
organiclivestockandcrops

Pisang tanduk memiliki ukuran sangat panjang dan besar dengan kulit tebal. Bentuknya melengkung menyerupai tanduk sehingga mudah dikenali.

Daging buahnya padat dengan rasa tidak terlalu manis ketika mentah. Teksturnya cukup kokoh sehingga lebih cocok untuk diolah daripada dimakan langsung.

Jenis ini biasanya digoreng, dipanggang, atau dimasak menjadi kolak. Karena ukurannya besar, satu buah saja sudah cukup untuk beberapa porsi olahan.

6. Pisang uli

7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (6).jpg
Facebook.com/Nia Hikaru

Pisang uli berukuran kecil hingga sedang dengan daging buah padat. Teksturnya lebih kenyal dibandingkan beberapa jenis pisang meja lainnya.

Rasanya manis dan terasa lebih legit saat matang sempurna. Aromanya cukup harum meski tidak sekuat pisang raja atau ambon.

Jenis ini enak dimakan langsung maupun digoreng. Pisang uli juga sering digunakan sebagai bahan kolak karena teksturnya tetap stabil saat dimasak.

7. Pisang barangan

_7 Jenis Pisang dan Karakteristiknya, Mana Favorit Mama (7).jpg
pasarapung

Pisang barangan memiliki ukuran sedang dengan kulit kuning cerah yang dipenuhi bintik hitam saat matang. Penampilannya mirip pisang ambon namun ukurannya sedikit lebih ramping.

Rasanya manis dengan aroma harum yang cukup lembut. Teksturnya halus dan nyaman saat digigit sehingga cocok sebagai buah meja.

Jenis ini paling sering dikonsumsi langsung tanpa pengolahan tambahan. Karena rasa dan aromanya seimbang, Pisang Barangan menjadi favorit di banyak daerah.

Itulah 7 jenis pisang dan karakteristiknya yang bisa Mama pilih sesuai kebutuhan, mulai dari camilan sehat hingga bahan olahan tradisional favorit keluarga.

FAQ Seputar Jenis Pisang dan Karakteristiknya

Mengapa kulit pisang memiliki bintik hitam saat matang?

Bintik hitam pada kulit pisang merupakan tanda kematangan alami. Saat muncul bintik-bintik tersebut, kadar gula dalam buah biasanya meningkat sehingga rasanya lebih manis.

Bagaimana cara memilih pisang yang matang sempurna?

Pilih pisang dengan kulit kuning merata tanpa terlalu banyak bagian hijau. Untuk rasa lebih manis, Mama bisa memilih pisang dengan sedikit bintik cokelat karena biasanya sudah matang optimal.

Apakah pisang bisa disimpan di kulkas?

Pisang bisa disimpan di kulkas untuk memperlambat proses pematangan. Namun, kulitnya mungkin akan menghitam lebih cepat, meski daging buah di dalamnya tetap baik dikonsumsi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More