Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Makanan Khas Lampung, Bercita Rasa Segar dan Pedas
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI
  • Masakan khas Lampung dikenal dengan cita rasa asam segar, pedas, dan gurih santan yang kuat, mencerminkan kekayaan bahan alami dari laut hingga tumbuhan lokal.
  • Terdapat delapan hidangan utama seperti seruit, gulai taboh, tempoyak, sekubal, engkak, benyak enjak, geguduh, dan lempok durian yang menunjukkan keragaman kuliner daerah ini.
  • Selain makanan berat bercita rasa pedas dan gurih, Lampung juga memiliki beragam kudapan manis tradisional yang populer sebagai camilan khas masyarakat setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung sering dikenal sebagai gerbang Pulau Sumatra dan lautnya yang indah. Namun ternyata daya tariknya bukan sebatas alam dan budayanya saja. Daerah ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang unik.

Masakan Lampung memiliki karakter rasa yang cukup khas, yaitu perpaduan asam segar, pedas, dan gurih santan yang terasa kuat di lidah. Menariknya lagi, banyak hidangan di Lampung yang memanfaatkan bahan-bahan dari alam sekitar, mulai dari ikan sungai hingga bagian tumbuhan yang mungkin jarang terpikirkan untuk dimasak di daerah lain.

Jika kamu penasaran apa saja hidangannya, berikut Popmama.com rangkum 8 makanan khas Lampung yang layak masuk daftar kuliner yang harus kamu coba.

1. Seruit

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Sebagian orang mungkin sudah mengenal seruit, bahkan mungkin langsung terpikirkan hidangan ini ketika mendengar kata ‘Lampung’.

Seruit bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi kebersamaan masyarakat Lampung. Bahkan ada istilah “nyeruit”, yang berarti makan bersama-sama dari satu wadah besar sambil bercengkerama.

Hidangan ini biasanya terdiri dari ikan bakar, seperti ikan belida atau baung, yang disajikan bersama sambal terasi, lalapan segar, dan tempoyak atau irisan mangga kweni.

Perpaduan rasa pedas, asam, dan aroma khas tempoyak juga menciptakan sensasi rasa yang kuat.

2. Gulai Taboh

Pinterest.com/Widya

Lampung juga punya hidangan berkuah santan yang kaya rempah, yaitu gulai taboh.

Dalam bahasa lokal, kata “taboh” merujuk pada rasa gurih dari santan. Itulah sebabnya kuah gulai ini terkenal kental dan penuh rasa.

Menariknya, ada dua variasi gulai taboh yang cukup populer. Versi daerah pesisir biasanya menggunakan ikan laut dan rebung, sedangkan versi daerah dataran tinggi lebih sering memakai kacang-kacangan seperti kacang geligir dan sayuran lokal.

Kuahnya berwarna kuning pekat dari kunyit, dengan aroma rempah yang hangat. Hidangan ini paling nikmat disantap bersama nasi hangat saat cuaca sedang dingin atau hujan.

3. Tempoyak

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Jika kamu pernah mencicipi masakan khas Sumatra, mungkin sudah tidak asing lagi dengan tempoyak.

Tempoyak adalah daging buah durian yang difermentasi selama beberapa hari hingga menghasilkan rasa asam yang khas. Di Lampung, tempoyak sering menjadi bumbu penting dalam berbagai masakan.

Biasanya tempoyak dicampurkan ke dalam sambal atau gulai untuk memberikan rasa asam yang tajam sekaligus aroma durian yang lebih lembut. Kombinasi ini menghasilkan rasa umami yang sangat kuat dan membuat hidangan terasa lebih kaya.

4. Sekubal

Pinterest.com/Aida Efendi

Makanan ini biasanya disajikan saat hari raya atau acara adat. Sekilas bentuknya mirip lontong, tetapi bahan dan cara membuatnya berbeda.

Sekubal terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan, lalu dibungkus daun pisang dan dipadatkan. Teksturnya lebih legit dan gurih dibandingkan lontong biasa.

Biasanya Sekubal disajikan bersama rendang atau kuah gulai sebagai pengganti nasi pada momen-momen spesial.

5. Engkak

Pinterest.com/Erin Borneo

Bagi pecinta kue tradisional, engkak adalah salah satu camilan khas Lampung yang cukup terkenal.

Kue ini memiliki tampilan berlapis-lapis yang cantik dan sering disamakan dengan lapis legit. Bedanya, Engkak dibuat dari tepung ketan dan santan kental sehingga teksturnya lebih kenyal.

Walaupun rasa manisnya tidak terlalu berlebihan, aroma santannya terasa kuat. Itulah sebabnya engkak sering menjadi pilihan untuk teman minum teh atau kopi di sore hari.

6. Benyak Enjak

Youtube.com/YummyIDN

Nama Benyak enjak mungkin belum terlalu dikenal di luar Lampung, tetapi kue tradisional ini cukup populer di kalangan masyarakat Pesisir.

Kudapan ini dibuat dari campuran pisang raja matang, beras ketan, dan gula kelapa yang kemudian dikukus hingga menyatu.

Rasanya manis alami dengan tekstur lembut dan sedikit lengket. Walaupun bahan-bahannya sederhana, proses pembuatannya membutuhkan ketelitian agar rasanya tetap autentik.

7. Geguduh

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Jika kamu mencari camilan santai khas Lampung, geguduh bisa jadi pilihan yang tepat.

Geguduh merupakan gorengan yang dibuat dari pisang yang dihaluskan lalu dicampur dengan sedikit tepung terigu. Setelah itu adonan digoreng hingga berwarna kecokelatan.

Geguduh juga dapat ditambahkan aroma pandan atau sedikit perasan jeruk nipis agar rasanya lebih segar. Hidangan ini biasanya paling nikmat dimakan saat masih hangat bersama secangkir teh atau kopi.

8. Lempok Durian

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Lampung juga terkenal dengan olahan duriannya, salah satunya adalah lempok durian.

Sekilas lempok memang terlihat seperti dodol, namun sebenarnya komposisinya berbeda. Lempok menggunakan daging durian asli dalam jumlah besar dengan tambahan gula yang tidak terlalu banyak.

Hasilnya adalah tekstur yang lebih padat dengan rasa durian yang sangat kuat. Lempok menjadi cara masyarakat Lampung menikmati durian dalam bentuk yang lebih awet.

Itulah 8 makanan khas Lampung yang bisa kamu coba. Walaupun banyak hidangannya yang identik dengan rasa pedas dan gurih, kudapan manis khas Lampung juga tidak kalah menarik.

FAQ Tentang Makanan Khas Lampung

1. Lampung khas dengan apa?

Lampung dikenal sebagai salah satu daerah dengan penghasil pisang terbesar di Indonesia. Tidak heran, jika kota ini memiliki olahan keripik pisang yang begitu tersohor.

2. Apa minuman khas dari Lampung?

Minuman khas Lampung yang terkenal menyegarkan adalah es serbat kweni, olahan mangga kweni matang dengan gula merah dan selasih.

3. Apa pakaian adat khas Lampung?

Baju adat Lampung, terutama dari adat Pepadun, identik dengan warna putih yang melambangkan kesucian, dipadukan dengan aksesoris berwarna kuning keemasan.

Editorial Team