Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Manfaat Kentut bagi Kesehatan, Tanda Tubuhmu Sehat!

7 Manfaat Kentut bagi Kesehatan, Tanda Tubuhmu Sehat!
Pexels/YI REN
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kentut membantu mengurangi perut kembung, menandakan pencernaan bekerja normal, serta mencegah tekanan dan rasa nyeri akibat gas yang terperangkap di saluran pencernaan.
  • Sering kentut bisa menjadi tanda usus sehat karena menunjukkan aktivitas bakteri baik yang memecah makanan bergizi seperti sayur dan biji-bijian secara optimal.
  • Perubahan pola kentut dapat menjadi sinyal dini kondisi kesehatan tubuh, termasuk intoleransi makanan atau gangguan serius pada sistem pencernaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kentut memang sering bikin salah tingkah, apalagi kalau kejadiannya di tempat umum. Ada rasa malu yang muncul begitu saja, padahal aktivitas ini terjadi pada semua orang tanpa terkecuali.

Daripada ditahan-tahan terus, kentut nyatanya menyimpan banyak manfaat kesehatan yang jarang disadari banyak orang. 

Penasaran dengan manfaatnya? Berikut Popmama.com mengulas 7 manfaat kentut bagi kesehatan. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Membantu mengurangi perut kembung

1. Membantu mengurangi perut kembung

Membantu mengurangi perut kembung
Pexels/Amina Filkins

Pernah merasa perut penuh dan enggak nyaman setelah makan besar? Bisa jadi itu tanda ada gas yang terperangkap di saluran pencernaan. Mengutip Healthline, gas yang menumpuk di perut dan usus bisa menimbulkan rasa nyeri dan tekanan kalau dibiarkan terus-menerus.

Nah, kentut adalah cara alami tubuh melepaskan gas tersebut beserta rasa sakit dan tekanan yang menyertainya. Jadi, semakin cepat gas dikeluarkan, semakin cepat pula perut kembungmu mereda.

2. Tanda usus yang sehat

Tanda usus yang sehat
Wikimedia Commons/Courtesy of NIAID Ryan Kissinger

Melansir Huff Post, orang yang lebih sehat justru cenderung lebih sering kentut. Sebab makanan yang menyehatkan mikrobioma usus seperti kembang kol, kubis, dan brussels sprout memang cenderung menghasilkan lebih banyak gas saat dicerna.

Dilansir dari Healthline, produksi gas yang lebih banyak bisa jadi tanda mikrobioma usus yang lebih sehat, karena bakteri baik bekerja lebih aktif memecah makanan di lambung dan usus. Jadi, jangan buru-buru merasa minder kalau kamu termasuk yang sering kentut.

3. Membantu meredakan stres

Membantu meredakan stres
Pexels/AI25.Studio AI GENERATIVE

Melansir Everyday Health, melepaskan gas yang tertahan bisa membantu tubuh kembali ke kondisi rest and digest dengan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Efeknya, tubuh terasa lebih rileks dan tenang setelahnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan pencernaan dan pengaturan stres ternyata saling berkaitan erat. Jadi, kalau setelah kentut kamu merasa lebih plong, itu bukan cuma perasaan semata.

4. Meningkatkan kesehatan usus besar

Meningkatkan kesehatan usus besar
Pexels/MART PRODUCTION

Sering menahan kentut karena malu di depan orang lain? Sebaiknya kurangi kebiasaan ini mulai sekarang. Dikutip Healthline, terlalu sering menahan gas justru bisa mengiritasi usus besar dan bahkan memperparah wasir bagi yang sudah memilikinya.

Melepaskan gas selalu lebih sehat dibandingkan menahannya. Jadi, kalau memang sedang butuh privasi, cari saja waktu dan tempat yang pas untuk melegakan perut tanpa perlu menahan-nahan terlalu lama.

5. Membantu mengidentifikasi intoleransi makanan

Membantu mengidentifikasi intoleransi makanan
Pexels/Polina Tankilevitch

Kentut juga bisa jadi alat deteksi sederhana untuk mengetahui apakah tubuhmu cocok dengan makanan tertentu. Mengutip Healthline, saat mengonsumsi makanan yang memicu alergi atau intoleransi, tubuh akan memberi sinyal berupa diare, mual, kembung, hingga gas berlebih.

Jadi, kalau kamu rutin merasa kentut berlebihan setelah makan makanan tertentu, misalnya produk susu atau makanan tinggi gluten, bisa jadi itu pertanda tubuhmu sedang memberi tahu ada yang tidak cocok. Tidak ada salahnya mulai mencatat pola makan untuk mengenali pemicunya.

6. Membantu menyeimbangkan pola makan

Membantu menyeimbangkan pola makan
Pexels/Noel walsh

Selain jadi alat deteksi masalah, kentut juga bisa mencerminkan seberapa seimbang pola makanmu sehari-hari.

Mengutip Healthline, pola makan yang mengandung protein rendah, lemak, sayur, buah, dan biji-bijian tergolong seimbang dan sehat, meski akan tetap menghasilkan gas karena beberapa jenis karbohidrat sulit dicerna sempurna dan akhirnya difermentasi oleh bakteri di usus besar.

Sebaliknya, kalau pola makan cuma didominasi oleh karbohidrat sederhana, produksi gas mungkin lebih sedikit, tapi itu bukan berarti lebih sehat. Justru pola makan seimbang yang menghasilkan sedikit efek samping berupa gas inilah yang lebih baik untuk tubuh dalam jangka panjang.

7. Sistem peringatan dini untuk tubuh

Sistem peringatan dini untuk tubuh
Pexels/cottonbro studio

Manfaat terakhir yang tidak kalah penting adalah bahwa kentut bisa berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Melansir Huff Post, perubahan pada bau, frekuensi, hingga rasa sakit saat kentut bisa jadi sinyal awal dari kondisi kesehatan, mulai dari yang ringan seperti intoleransi laktosa, sampai yang lebih serius seperti kanker usus besar.

Dikutip dari Everyday Health, perubahan pola kentut bisa menjadi petunjuk awal soal apa yang sedang terjadi di dalam ususmu, termasuk masalah pencernaan kronis. Karena itu, jangan abaikan kalau tiba-tiba pola kentutmu berubah drastis disertai gejala lain seperti nyeri atau perubahan pola buang air besar.

Nah, itulah pembahasan mengenai 7 manfaat kentut bagi kesehatan. Semoga bermanfaat!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More