Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Manfaat Saus Sambal bagi Kesehatan, Bantu Jaga Sistem Imun
Pexels/Wahyu Prabowo
  • Saus sambal mengandung vitamin C, A, dan antioksidan dari cabai yang bantu menjaga kesehatan kulit, tulang, serta melindungi tubuh dari radikal bebas.
  • Kandungan kapsaisin dalam sambal membantu mencegah diabetes, mengatur gula darah, dan meningkatkan metabolisme sehingga mendukung pengelolaan berat badan.
  • Sambal berperan memperkuat sistem imun, menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol jahat, serta berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang tidak mengenal sambal? Cocolan pedas satu ini seolah sudah menjadi teman setia di meja makan orang Indonesia. 

Mulai dari sambal terasi, sambal bawang, sampai saus sambal botolan yang mudah ditemukan di warung, semuanya sukses bikin nafsu makan meningkat hanya dengan sesendok kecil.

Tapi, tahukah kamu kalau di balik sensasi pedas yang bikin nagih itu, saus sambal ternyata menyimpan sederet manfaat untuk kesehatan tubuh?

Untuk kamu yang suka makan pedas dan ingin tahu manfaat sambal, berikut Popmama.com mengulas 7 manfaat saus sambal bagi kesehatan. Yuk, simak sampai habis!

1. Mengandung antioksidan dan nutrisi yang melimpah

Pexels/Engin Akyurt

Mengutip Get Doc, cabai mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas, sekaligus membantu menjaga kesehatan kulit, gigi, dan tulang.

Selain vitamin C, cabai juga mengandung karotenoid atau vitamin A, flavonoid, serta berbagai mineral yang mendukung tubuh tetap fit.

Melansir Pepper Scale, kandungan karotenoid pada cabai dalam sambal oelek akan diubah tubuh menjadi vitamin A yang berguna untuk kesehatan mata, jantung, paru-paru, hingga ginjal. Jadi, semangkuk sambal ternyata bukan cuma soal rasa, tapi juga soal gizi.

2. Membantu mencegah diabetes

Pexels/Pavel Danilyuk

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan yang mengandung kapsaisin punya kadar insulin lebih normal dibandingkan dengan yang tidak, terutama pada kelompok dengan berat badan berlebih. 

Kebiasaan ini dipercaya dapat membantu mencegah resistensi insulin yang berujung pada diabetes tipe 2. Dilansir dari Pepper Scale, sambal ulek umumnya tidak mengandung gula tambahan, berbeda dengan beberapa saus pedas kemasan lain. 

Kandungan rendah gula inilah yang membuat sambal jadi pilihan yang lebih ramah bagi yang ingin menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

3. Membantu mengatur berat badan

Pexels/Annushka Ahuja

Buat kamu yang lagi berusaha mengatur berat badan, sambal bisa jadi teman diet yang menyenangkan. Melansir Get Doc, kapsaisin dalam cabai dapat meningkatkan metabolisme tubuh selama beberapa jam setelah dikonsumsi. 

Sebuah penelitian di UCLA bahkan menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi kapsaisin membakar lebih banyak energi dan tubuh cenderung menggunakan lemak sebagai bahan bakar.

Rasa pedas pada sambal juga membuat kita cenderung makan lebih lambat dan merasa kenyang lebih cepat. Dikutip dari Asian Meals, cita rasa sambal yang kuat membantu mengurangi porsi makan berlebih karena sensasi pedasnya sudah cukup memuaskan indra pengecap.

4. Membantu mengatur gula darah

Pexels/Artem Podrez

Selain mencegah diabetes dalam jangka panjang, sambal juga dipercaya membantu mengatur gula darah secara langsung setelah makan.

Mengutip Asian Meals, kapsaisin dapat membantu menekan lonjakan insulin usai makan dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin, khususnya jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang terkontrol.

Karena itu, sambal cukup ramah untuk dimasukkan ke menu harian orang yang sedang menjaga kestabilan gula darahnya, asalkan tetap dikonsumsi dalam porsi wajar, ya.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pexels/Gergely Meszárcsek

Melansir laman Laboratorium Kesehatan Daerah Jawa Timur (Labkesda Jatim), salah satu manfaat makanan pedas seperti sambal adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh berkat kandungan vitamin C dan A yang tinggi pada cabai dan paprika. 

Kedua vitamin ini berperan sebagai zat antioksidan yang melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit. Dengan kata lain, kalau kamu termasuk penggemar sambal, tubuhmu punya modal ekstra untuk melawan virus dan bakteri yang coba masuk.

6. Menjaga kesehatan jantung

Pexels/Isadora Serpa

Manfaat sambal berikutnya berkaitan dengan kesehatan jantung. Melansir Pepper Scale, kapsaisin diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol sekaligus menghambat gen yang menyebabkan pembuluh arteri menyempit.

Dengan begitu, aliran darah jadi lebih lancar dan risiko penyumbatan pembuluh darah bisa berkurang.

Mengutip Labkesda Jatim, kapsaisin membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh, sekaligus melebarkan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah menjadi lebih optimal.

7. Membantu menghambat pertumbuhan sel kanker

Pexels/Anna Tarazevich

Manfaat terakhir yang tidak kalah hebatnya adalah potensi sambal dalam menghambat sel kanker. Melansir Pepper Scale, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kapsaisin dapat melawan sel kanker tertentu, termasuk kanker prostat, payudara, hingga beberapa jenis tumor paru-paru.

Dilansir dari Labkesda Jatim, kapsaisin yang banyak terkandung dalam cabai diketahui dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker, meski penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan manfaat ini secara medis.

Nah, itulah pembahasan mengenai 7 manfaat saus sambal bagi kesehatan. Semoga bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article