Dibully Temannya Hingga Tewas, Fatir Ahmad Sempat Sebut Nama Pelakunya

Mungkin ini menjadi permintaan terakhir dari Fatir Ahmad yang harus dikabulkan!

10 September 2019

Dibully Teman Hingga Tewas, Fatir Ahmad Sempat Sebut Nama Pelakunya
Facebook.com/Fatir Ahmad

Beberapa waktu lalu tersebar kabar melalui broadcast message Whats App. Berita viral itu memperlihatkan seorang anak yang merintih kesakitan karena dibully. Diketahui anak yang menjadi korban di video tersebut ialah Fatir Ahmad (6) yang baru saja lulus sekolah TK.

Fatir Ahmad meninggal dunia setelah dibully oleh temannya. Sebelum menutup mata, Fatir Ahmad mengucapkan permintaan terakhirnya. 

Editors' Picks

1. Ibu korban, Fatir Ahmad sempat menceritakan permintaan anaknya di Facebook

1. Ibu korban, Fatir Ahmad sempat menceritakan permintaan anak Facebook
Facebook.com/Fatir Ahmad

Sri Ani Lestari (38), ibu dari Fatir Ahmad mengakui dirinya sudah rela atas meninggalnya sang putra tercinta.

Melalui akun Facebook @Fatir Ahmad pada Selasa (03.09/2019) Ani mengungkapkan, "Mama Ikhlas melepaskan kamu de, tapi mama belum ikhlas karena belum mewujudkan permintaan kamu yang terakhir, bantu mama buat mengungkap semuanya."

Justru karena rasa cintanya pada sang anak, ia akan berupaya untuk mengabulkan permintaan anaknya sebelum meninggal. Fatir Ahmad diduga meninggal karena dibully oleh teman yang usianya lebih tua darinya.

Secara perlahan Ani akhirnya membeberkan bahwa pelaku kejadian bully yang menimpa anaknya adalah tetangganya.

2. Kronologi saat ketahuan Fatir dibully oleh teman mainnya

2. Kronologi saat ketahuan Fatir dibully oleh teman mainnya
Facebook.com/Fatir Ahmad

Pada hari kejadian anaknya sedang main dengan teman-temannya. Kala itu sekitar pukul 15.00 di akhir bulan Agustus, ia sempat meminta anaknya untuk mandi dan menyudahi main di sore itu, tapi anaknya tidak segera mengikuti permintaan Ani.

"Saya nyuruh Fatir mandi, tapi ia menolak."

Belum jadi masuk ke dalam rumah, Ani mendengar anaknya menangis.

"Belum sempat masuk ke dalam rumah, saya masih di teras, saya mendengar Fatir menangis."

Langsung saja Ani bertanya-tanya pada Fatir. Menurut informasi dari teman-teman anaknya, Fatir telah dipukul oleh salah satu temannya yang berinisial I.

Ani bertanya pada Fatir, apakah ada yang dirasa sakit. Namun Fatir menjawab, "Nggak Ma" pada saat itu sambil menangis.

Ani tidak melihat ada luka di tubuh anaknya, jadi ia tidak menegur anak berinisial I.

"Karena anak saya jawab gitu dan tidak kelihatan ada luka, saya tidak menegur anak itu dan saya tidak memperpanjang permasalahan tersebut karena tidak ingin ribut dengan tetangga," ungkap Ani.

Fatir sempat mengalami kejang-kejang, karena itu Ani membawanya ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Sebelumnya Ani membawa anaknya ke salah satu Rumah Sakit di Bekasi, namun pihak rumah sakit menolak untuk merawat anak tersebut.

Di RS Polri awalnya Fatir diduga terkena tetanus, namun tidak ditemukan luka di tubuhnya. Setelah melakukan rontgen, dokter pun tidak langsung mengetahui penyakit apa yang dialami oleh Fatir. Namun kejang yang dialami seperti terkena tetanus, hanya saja tidak ada luka di tubuhnya.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa penyakit Fatir berasal dari rahang.

Lidah Fatir sudah tergigit dan dalam kondisi kritis. Fatir Ahmad, korban bullying meninggal dunia pada tanggal 30 Agustus 2019.  Diduga Fatir mengalami pukulan dan tendangan dari pelaku bully.

Setelah dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Fatir Ahmad, anak korban bully akhirnya tewas di usianya yang masih sangat kecil.

3. Ani berharap urusan ini bisa segera tuntas

Pada unggahan di Facebook (07/09/2019), Ani mengatakan harapannya agar semua urusan ini bisa cepat beres. Keadilan bagi Fatir memang harus ditegakkan.

Demikian ditulis pada caption:

"Bismillah semoga semua beres masLah nya dan km tenang di sisi allah ya de, mamah akan sekuat tenaga dan pikiran mamah cari keadilan untuk dede, bantu mamah ya sayang, amin"

Postingan Ani tersebut juga mendapat dukungan dan doa dari warganet.

Assalamulaikum saya mewakili dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kota bekasi. Kalau bisa info saya minta kontak orang tua dari almarhum fatir agar kejadian ini dapat di tindak lanjuti oleh pihak kami.  - Anggia Lestari 

Amiin Surga menantiimu dek fatirr ganteng,, sdih liatt ny???.
Yg sabarr yg tabah ya bunda fatirr, smoga dptt keadilan yg seadil"nya amiin ya allah amiin... - Nenx Lott'z Ajhaa

Lemas saya mendengar berita duka ini, yang sabar ya Bu, Saya Merasaka Apa Yang Ibu Rasakan, Do'a Saya Semoga Dek Fatir Tenang Di Alam Sana, Dan Semoga Ibu Dapat Ikhlas Dengan Kepergian Dek Fatir Walau Saya Mengerti Itu Sangat Berat.!!! - Ramadhan Karunia

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.