Gejala GERD yang datang tanpa mengenal waktu memang bisa sangat mengganggu, apalagi jika muncul di tengah aktivitas harian. Karena itu, banyak orang biasanya langsung mengandalkan obat untuk membantu meredakan keluhan dengan cepat.
10 Obat GERD Alami yang Aman Dikonsumsi

- Artikel membahas sepuluh bahan alami seperti jahe, madu, dan teh chamomile yang dapat membantu meredakan gejala GERD tanpa obat kimia.
- Setiap bahan memiliki manfaat berbeda, mulai dari menenangkan saluran cerna, mengurangi iritasi, hingga membantu pencernaan lebih lancar dan nyaman di lambung.
- Penulis menegaskan bahwa cara alami ini bersifat pendamping, bukan pengganti pengobatan medis, terutama bila gejala GERD sering kambuh atau terasa berat.
Namun, tidak semua orang cocok atau nyaman mengonsumsi obat-obatan tertentu. Ada yang punya alergi, sedang membatasi konsumsi obat, atau memang lebih memilih cara alami untuk membantu mengurangi gejala yang muncul.
Nah, kabar baiknya, ada beberapa bahan alami dan makanan tertentu yang ternyata cukup membantu menenangkan lambung dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat asam lambung naik.
Kira-kira apa saja bahan alami yang bisa digunakan ya? Berikut Popmama.com siapkan daftar 10 obat GERD alami yang bisa dicoba di rumah.
Table of Content
1. Jahe

Jahe sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang sering dipakai untuk membantu masalah pencernaan. Dikutip dari dari Healthline, jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu menenangkan saluran cerna sekaligus mempercepat proses pengosongan lambung.
Ketika makanan tidak terlalu lama mengendap di lambung, tekanan pada katup lambung juga cenderung berkurang, sehingga risiko asam naik bisa lebih rendah.
Selain itu, jahe juga cukup membantu mengurangi rasa mual dan perut begah yang sering muncul bersamaan dengan GERD. Namun, konsumsinya tetap perlu secukupnya karena terlalu banyak jahe pada sebagian orang justru bisa membuat lambung terasa tidak nyaman.
Untuk mengonsumsinya, cukup seduh irisan jahe segar dengan air panas selama sekitar 5–10 menit. Minuman ini biasanya lebih nyaman diminum saat hangat, idealnya sekitar 20 menit sebelum makan.
2. Teh chamomile

Teh chamomile sangat cocok diminum kalau gejala GERD sering muncul saat sedang stres atau sulit tidur.
London Gastroenterology Centre menyebutkan bahwa chamomile memiliki efek relaksasi yang tidak hanya membantu tubuh lebih tenang, tetapi juga dapat membantu mengurangi iritasi pada saluran pencernaan.
Bagi sebagian orang, stres memang bisa membuat gejala asam lambung terasa lebih mudah kambuh. Karena itu, minuman hangat seperti chamomile sering dipilih untuk membantu tubuh lebih rileks menjelang tidur.
Cara menikmatinya juga cukup mudah. Seduh satu kantong teh chamomile atau bunga chamomile kering selama sekitar lima menit, lalu minum satu jam sebelum tidur atau saat perut mulai terasa kurang nyaman.
3. Madu

Madu dikenal jadi andalan rumahan saat tenggorokan terasa tidak nyaman. Tapi ternyata bahan alami ini juga cukup sering dikaitkan dengan keluhan GERD.
Tekstur madu yang kental dapat membantu melapisi tenggorokan dan kerongkongan yang terasa perih akibat paparan asam lambung. Selain itu, kandungan antioksidannya juga dipercaya membantu meredakan iritasi ringan pada saluran cerna.
Kamu bisa mengonsumsi satu sendok teh madu murni secara langsung atau mencampurkannya ke dalam air hangat. Banyak orang merasa lebih nyaman mengonsumsinya pada malam hari atau saat tenggorokan mulai terasa panas akibat refluks.
Namun, tetap hindari konsumsi berlebihan karena madu tetap mengandung gula alami.
4. Oatmeal

Penderita GERD sangat sensitif soal pemilihan makanan yang tepat, apalagi ketika sarapan. Nah, oatmeal bisa jadi menu sarapan yang cukup nyaman dan aman untuk lambung.
Hal ini dikarenakan oatmeal termasuk makanan tinggi serat yang dapat membantu menyerap asam lambung sekaligus membuat perut kenyang lebih lama tanpa memicu rasa penuh berlebihan. Teksturnya yang lembut juga cenderung lebih mudah diterima lambung yang sedang sensitif.
Untuk mengonsumsinya, pilih oatmeal tanpa tambahan gula berlebihan atau rasa yang terlalu kuat. Oatmeal bisa disajikan dengan tambahan irisan pisang matang agar lebih ramah di lambung. Hindari juga topping seperti cokelat atau kopi instan karena justru bisa memicu refluks pada sebagian orang.
5. Lidah buaya

Lidah buaya ternyata bukan cuma bagus untuk perawatan kulit. Healthline menjelaskan bahwa jus lidah buaya tertentu juga bisa membantu meredakan peradangan di saluran pencernaan dan memberi sensasi lebih nyaman pada lambung yang sedang iritasi.
Namun, penting untuk memilih produk lidah buaya khusus konsumsi (food grade), karena beberapa jenis lidah buaya mengandung zat pencahar yang justru bisa memicu gangguan pencernaan bila dikonsumsi sembarangan.
Biasanya, jus lidah buaya diminum sekitar seperempat cangkir sebelum makan. Konsumsi secukupnya saja ya, karena kalau terlalu banyak justru bisa memicu efek samping seperti diare.
6. Sari cuka apel

Sari cuka apel (apple cider vinegar) cukup sering dibicarakan di kalangan penderita GERD, meskipun masih menjadi bahan yang pro dan kontra.
Menurut Institute of Natural Medicine, pada beberapa orang, keluhan refluks bisa berkaitan dengan proses pencernaan yang kurang optimal sehingga penambahan sedikit asam dipercaya membantu kerja lambung.
Meski begitu, cara ini tidak cocok untuk semua orang. Pada sebagian penderita, rasa asam justru bisa memperparah heartburn.
Kalau ingin mencoba, gunakan dalam jumlah kecil dengan mencampurkan satu sampai dua sendok teh sari cuka apel ke dalam segelas air putih sebelum makan. Jangan diminum langsung tanpa campuran air karena bisa mengiritasi tenggorokan dan memengaruhi enamel gigi.
7. Baking soda

Siapa sangka ternyata baking soda (natrium bikarbonat) termasuk salah satu cara cepat yang kadang digunakan untuk membantu meredakan rasa panas akibat asam lambung. Sifatnya yang basa dapat membantu menetralkan asam lambung dalam waktu singkat.
Tapi perlu diperhatikan, cara ini sebaiknya hanya digunakan sesekali sebagai pertolongan sementara, bukan kebiasaan harian. Kandungan natrium baking soda cukup tinggi dan bisa kurang aman jika terlalu sering digunakan, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi.
Cara menggunakannya cukup sederhana. Larutkan setengah sendok teh baking soda ke dalam sekitar 120 ml air putih. Aduk sampai benar-benar larut kemudian minum perlahan saat gejala terasa mengganggu.
8. Air hangat

Meski terdengar sederhana, minum air hangat ternyata bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman saat asam lambung naik.
Air hangat dapat membantu menenangkan saluran cerna dan membantu makanan bergerak lebih lancar di lambung. Bagi sebagian orang, sensasi hangatnya juga terasa lebih nyaman dibanding minuman dingin saat perut sedang sensitif.
Kamu hanya perlu minum segelas air hangat secara perlahan, terutama setelah makan atau saat tenggorokan mulai terasa asam. Namun, jangan lupa pastikan suhunya tidak terlalu panas agar tidak mengiritasi kerongkongan yang mungkin sedang meradang.
9. Pisang dan melon

Tidak semua buah aman untuk penderita GERD, terutama buah yang terlalu asam. Karena itu, Houston Regional Gastroenterology Institute lebih menyarankan buah rendah asam seperti pisang dan melon yang cenderung lebih ramah di lambung.
Pisang juga mengandung serat pektin yang membantu makanan bergerak lebih lancar di saluran cerna, sementara melon punya kadar air tinggi yang terasa lebih ringan di perut.
Pisang matang bahkan bisa dijadikan camilan di sela waktu makan. Sebaiknya pilih yang sudah matang sempurna karena pisang yang masih hijau pada sebagian orang bisa memicu gas atau rasa begah.
10. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, buncis, atau selada termasuk makanan yang lebih aman untuk penderita GERD karena rendah lemak dan cenderung tidak terlalu asam.
Houston Regional Gastroenterology Institute menjelaskan bahwa makanan rendah lemak dapat membantu mengurangi risiko naiknya asam lambung, terutama jika dibandingkan dengan makanan berminyak atau terlalu berat.
Agar lebih nyaman di lambung, sebaiknya sayuran diolah dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis ringan tanpa terlalu banyak minyak dan cabai.
Mengonsumsi sayuran sebagai bagian dari menu harian juga bisa membantu menjaga pola makan lebih teratur, yang penting untuk mengurangi kambuhnya GERD.
Itu tadi 10 obat gerd alami yang bisa membantu menangani gejala GERD. Meski begitu, penting diingat bahwa bahan alami bukan pengganti pengobatan medis, terutama jika gejala GERD sering kambuh atau terasa berat.











-k6QAp8cb2s6O1Dg9rzN7kXiGnDzWHM8A.png)







