Tidak hanya menawarkan destinasi dan sejarah, Kediri juga dikenal dengan beragam oleh-oleh khas yang bisa dinikmati semua kalangan. Pilihannya pun cukup beragam, mulai dari makanan ringan hingga produk khas yang cocok dijadikan buah tangan.
8 Oleh-oleh Khas Kediri yang Ikonik dan Berkesan

- Kediri dikenal sebagai kota tua yang mampu mengolah bahan sederhana menjadi oleh-oleh ikonik, mencerminkan budaya dan kearifan lokalnya.
- Terdapat delapan oleh-oleh khas seperti tahu takwa, gethuk pisang, keripik bekicot, batik Kediri, hingga cokelat tempe yang menunjukkan kreativitas warga setempat.
- Oleh-oleh tersebut mencakup kuliner tradisional dan produk kerajinan ramah lingkungan yang cocok dijadikan buah tangan bagi wisatawan dari berbagai kalangan.
Kediri bukan sekadar kota tertua di Jawa Timur, melainkan sebuah kota yang mampu mengubah bahan sederhana menjadi sesuatu yang ikonik. Membawa pulang oleh-oleh dari kota ini berarti membawa juga budaya dan ciri khasnya.
Apa saja sih oleh-oleh dari kota ini? yuk, ikut Popmama.com membahas 8 oleh-oleh khas Kediri khusus untuk kamu.
Table of Content
1. Tahu Takwa (Tahu Kuning)

Tahu takwa merupakan identitas utama dari kuliner Kediri yang sudah mendunia. Tahu ini menjadi bukti sejarah masuknya pengaruh budaya Tiongkok yang kemudian bercampur dengan kearifan lokal Kediri.
Keunikan tahu ini terletak pada warnanya yang kuning cerah, yang didapat secara alami dari rendaman air kunyit, bukan pewarna sintetis.
Teksturnya sangat padat dan kenyal, sehingga tidak mudah hancur saat dimasak atau digoreng. Saat digigit, rasa gurih yang mendalam akan terasa di lidah, dengan aroma rempah yang samar namun menggugah selera.
2. Gethuk Pisang

Berbeda dengan gethuk pada umumnya yang berbahan dasar singkong, Kediri memiliki Gethuk Pisang yang sangat khas.
Terbuat dari jenis pisang raja nangka pilihan, kudapan ini memiliki cita rasa manis yang berpadu dengan sedikit rasa asam segar yang unik. Proses pengolahannya yang dikukus dalam balutan daun pisang berbentuk lonjong panjang memberikan aroma wangi alami yang khas.
Teksturnya yang padat namun lembut saat dikunyah menjadikannya camilan yang sangat mengenyangkan sekaligus menjadi favorit bagi penjelajah rasa autentik.
3. Keripik Bekicot (02)

Kediri memiliki oleh-oleh yang tergolong unik, yaitu keripik bekicot atau yang sering disebut oleh masyarakat lokal dengan kode "02".
Daging bekicot diolah secara teliti melalui proses pembersihan yang ketat, kemudian dibumbui dengan bawang putih, ketumbar, dan garam sebelum akhirnya digoreng kering.
Hasilnya adalah keripik dengan tekstur yang sedikit kenyal namun renyah di luar, serta rasa gurih yang sangat kuat.
4. Batik Kediri

Batik Kediri menawarkan estetika yang berbeda dengan motif-motif yang sering kali terinspirasi dari sejarah kerajaan kuno dan ikon kota masa kini. Salah satu motif yang paling terkenal adalah motif Simpang Lima Gumul atau motif Garuda Mukha yang merupakan lambang kejayaan masa lalu.
Penggunaan warna-warna yang hangat dipadukan dengan desain yang tegas menjadikan batik Kediri sangat cocok untuk dijadikan koleksi busana formal maupun santai.
5. Kerajinan Batok Kelapa

Masyarakat Kediri menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui pengolahan limbah batok kelapa menjadi berbagai kerajinan tangan yang artistik.
Mulai dari tas, dompet, perabotan rumah tangga, hingga aksesoris meja kantor, semuanya dibuat dengan cara menghaluskan dan memoles batok kelapa hingga berkilau.
6. Sambal Tumpang

Kembali ke makanan, sambal tumpang merupakan oleh-oleh yang sangat dicari oleh para pecinta kuliner tradisional karena rasanya yang kompleks.
Sambal ini terbuat dari tempe semangit atau tempe yang sudah mengalami fermentasi lanjut (tempe hampir busuk) yang dimasak dengan santan dan berbagai bumbu dapur. Aromanya sangat tajam dan khas, namun rasa yang dihasilkan sangatlah umami dan kaya.
Sambal ini biasanya dijual dalam bentuk pasta kental atau bumbu siap saji yang memungkinkan siapapun untuk merasakan cita rasa sarapan pecel tumpang khas Kediri di rumah sendiri.
7. Cokelat Tempe

Mungkin jika dipikirkan, cokelat dan tempe bukanlah perpaduan yang cocok, namun di Kediri dua komponen ini dapat menjadi camilan yang tidak boleh dilewatkan.
Sesuai namanya, camilan ini menggabungkan cokelat dengan potongan tempe yang sudah digoreng kering dan gurih. Perpaduan antara rasa manis dari cokelat dan sensasi renyah-gurih dari tempe menciptakan perpaduan rasa yang mengejutkan di lidah.
Inovasi ini membuktikan bahwa tempe, sebagai bahan makanan tradisional, bisa naik kelas dan bersaing dalam pasar kuliner modern sebagai buah tangan yang unik dan menarik perhatian.
8. Tahu Pong

Sebagai variasi dari tahu takwa, tahu pong ternyata dinikmati dengan cara yang berbeda.
Tahu ini sengaja digoreng hingga bagian dalamnya kosong atau "kopong", menyisakan kulit luar yang sangat garing dan kenyal. Keistimewaan tahu pong terletak pada saus kecap pedas atau bumbu pelengkap lainnya yang mudah meresap ke dalam rongga tengah tahu saat disantap.
Teksturnya yang ringan menjadikannya camilan yang sangat pas dinikmati di sore hari, dan kini banyak tersedia dalam kemasan khusus yang siap dibawa pulang sebagai pelengkap daftar oleh-oleh.
Itu dia 8 oleh-oleh khas Kediri untuk mengisi daftar belanjaanmu. Jangan lupa sesuaikan oleh-oleh dengan preferensi pribadi serta keluarga dan kerabat, ya.
FAQ Tentang Oleh-oleh Kediri
| 1. Kediri identik dengan apa? | Kediri identik dengan julukan Kota Tahu (khususnya tahu takwa kuning), pusat industri rokok kretek besar (Gudang Garam), dan ikon Monumen Simpang Lima Gumul. Selain itu, Kediri terkenal sebagai kota pendidikan (Kampung Inggris Pare) dan kota santri dengan pondok pesantren tertua, Lirboyo. |
| 2. Apa minuman khas Kediri? | Selain makanan dan souvenir, Kediri juga memiliki minuman khas, yakni Es Buto Ijo. Meski nama minuman ini terkesan horor namun rasanya sangat segar dan nikmat. |
| 3. Apa itu Gudir? | Gudir adalah sebutan dalam bahasa Jawa untuk agar-agar atau jeli yang berasal dari serapan bahasa Belanda geleer. Gudir sering dijadikan bahan utama dalam Es Gudir, minuman tradisional segar khas Jawa Timur (terutama Kediri dan Blitar) yang terdiri dari potongan agar-agar, sirup gula merah, santan, dan es batu. |


















