Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!
Pinterest.com/LadyThomas
Intinya sih...
  • Faktor genetik atau riwayat keluarga
  • Gangguan fungsi skin barrier
  • Respons sistem imun yang berlebihan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim bukan hanya masalah kulit kering atau ruam sesaat dengan kondisi ini bisa dialami siapa saja, mulai bayi hingga orang dewasa. Gejalanya bisa muncul tiba-tiba atau kambuh secara berkala, dan seringkali membuat kulit terasa sangat gatal, kemerahan, atau iritasi. 

Selain faktor bawaan, eksim dipengaruhi oleh lingkungan dan gaya hidup. Dari paparan iritan, stres, hingga respons sistem imun yang terlalu aktif, setiap faktor bisa bekerja bersamaan.

Dengan mengenali penyebab utama, Mama tidak hanya bisa mencegah eksim muncul, tetapi juga membantu kulit tetap nyaman dan sehat dalam jangka panjang.

Berikut, Popmama.com akan membahas tentang 5 penyebab eksim yang terlihat sepele namun beresiko. Yuk simak pembahasannya dibawah ini.

1. Faktor genetik atau riwayat keluarga

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!
Freepik/freepik

Orang dengan anggota keluarga yang memiliki eksim, asma, atau alergi memiliki risiko lebih tinggi terkena eksim. Faktor genetik ini memengaruhi struktur kulit sehingga lebih sensitif terhadap rangsangan ringan yang biasanya aman bagi orang lain.

Menurut National Eczema Association, gen tertentu mempengaruhi fungsi lapisan pelindung kulit (skin barrier). Ini membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembaban dan lebih rentan terhadap iritasi, sehingga gejala eksim lebih cepat muncul.

Bagi Mama, memahami faktor genetik berarti sadar bahwa eksim bukan kesalahan gaya hidup atau perawatan. Melainkan faktor yang perlu diperhatikan.

Kesadaran ini membantu Mama mengambil langkah preventif lebih dini, termasuk rutin menggunakan pelembab dan menghindari pemicu yang diketahui meningkatkan risiko kambuh.

2. Gangguan fungsi skin barrier

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!
Freepik/freepik

Eksim terjadi ketika lapisan pelindung kulit tidak bekerja optimal, membuat kulit cepat kering, kasar, bersisik, atau mudah memerah. Gangguan ini menjadi pintu masuk bagi iritan dan alergen untuk menimbulkan peradangan.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa kulit dengan barrier terganggu bereaksi lebih sensitif terhadap pemicu ringan seperti sabun, deterjen, atau perubahan suhu. Akibatnya, gejala eksim bisa muncul tanpa adanya pemicu besar, bahkan pada orang dewasa.

Langkah praktis bagi Mama adalah menjaga kelembapan kulit secara rutin, memilih produk perawatan lembut, dan menghindari iritan. Dengan skin barrier yang sehat, kulit akan lebih tahan terhadap kambuhan, sehingga eksim dapat terkendali lebih lama.

3. Respon sistem imun yang berlebihan

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!
Freepik/freepik

Sistem imun yang terlalu aktif dapat memicu peradangan kulit berulang, meski rangsangan yang diterima sebenarnya normal. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa eksim bersifat kronis dan mudah kambuh.

Menurut Mayo Clinic, orang dengan eksim memiliki sistem imun yang bereaksi berlebihan terhadap debu, polusi, atau bahkan perubahan cuaca. Reaksi ini memicu kemerahan, gatal, dan iritasi, sehingga kulit terasa sangat tidak nyaman.

Memahami faktor imun membantu Mama menyadari bahwa eksim bukan sekadar kulit sensitif, tetapi kondisi yang memerlukan perhatian jangka panjang. Penanganan dini saat kambuh sangat penting agar kulit tidak mengalami peradangan yang lebih parah.

4. Paparan lingkungan dan iritan

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!
Freepik/freepik

Lingkungan memainkan peran besar dalam memicu atau memperburuk eksim. Bahan kimia, sabun wangi, deterjen keras, polusi, cuaca kering, atau perubahan suhu ekstrem bisa memicu kekambuhan.

Menurut NHS Inggris, orang dengan kulit sensitif lebih rentan kambuh ketika terpapar pemicu ini. Pengelolaan lingkungan yang baik, seperti memilih pakaian lembut, menjaga kelembaban ruangan, dan menggunakan produk perawatan kulit bebas parfum, sangat membantu mencegah gejala muncul.

Mama bisa membuat catatan pemicu pribadi agar lebih mudah menghindarinya. Dengan strategi ini, kulit tetap nyaman dan risiko kambuh berkurang, sehingga eksim dapat lebih mudah dikendalikan.

5. Stres dan faktor psikologis

5 Penyebab Eksim yang Terlihat Sepele, Namun Beresiko!
Freepik/freepik

Stres emosional, perubahan rutinitas, atau tekanan hidup dapat mempengaruhi sistem imun dan memperburuk eksim. Faktor psikologis ini berlaku untuk semua usia, dari anak hingga dewasa.

Menurut American Academy of Dermatology, stres meningkatkan peradangan kulit, sehingga gejala seperti gatal dan kemerahan lebih mudah muncul. Anak-anak dan orang dewasa yang tertekan lebih sering mengalami kambuh dan gejala lebih parah.

Menyadari hubungan stres dan eksim membantu Mama mengatur pola hidup dan menjaga kesehatan mental keluarga. Relaksasi, tidur cukup, dan manajemen stres dapat membantu kulit tetap tenang dan meminimalkan risiko eksim kambuh.

Eksim adalah kondisi kronis yang bisa dialami siapa saja, dan penyebabnya sering kali kombinasi dari faktor genetik, gangguan skin barrier, respons imun, lingkungan, dan stres. Dengan memahami penyebab utama ini, Mama bisa mengambil langkah preventif lebih tepat dan efektif.

Meskipun eksim tidak selalu bisa “hilang total”, perawatan rutin, pengelolaan lingkungan, dan perhatian terhadap faktor psikologis dapat membantu kulit tetap nyaman dan mengurangi kekambuhan.

Mengetahui pembahasan tentang 5 penyebab eksim yang terlihat sepele namun beresiko sangat penting. Fokus utama adalah mengendalikan eksim agar tidak mengganggu kualitas hidup, bukan sekadar menghilangkan gejala sesaat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Mengenal The Canopy Room, Destinasi Fashion dengan Konsep Modern

17 Jan 2026, 09:49 WIBLife