Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Penyebab Salt Bread Gagal, Adonan Lengket hingga Tekstur Bantat
Pinterest/seolinjuju
  • Adonan salt bread bisa terlalu lengket jika mixer digunakan terlalu lama hingga suhu naik, melemahkan gluten dan mencairkan mentega; gunakan air es serta jeda pengadukan.

  • Permukaan yang tidak retak atau kurang crispy berkaitan dengan proofing dan kelembapan; tutup adonan saat proofing, semprot air sebelum memanggang, serta panaskan oven terlebih dahulu.

  • Tekstur bantat dapat terjadi akibat ragi tidak aktif atau cairan terlalu panas, sedangkan roti mengeras setelah dingin karena mentega; hangatkan kembali 3–5 menit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Roti salt bisa gagal kalau adonannya terlalu lengket karena terlalu lama diaduk. Kulit roti bisa tidak renyah kalau adonan kurang ditutup atau oven kurang panas. Roti juga bisa bantat jika raginya tidak bekerja. Saat dingin, menteganya jadi keras. Roti bisa dihangatkan lagi agar lembut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tren salt bread kini semakin populer berkat teksturnya yang renyah di luar, lembut di dalam, serta cita rasa gurih dari mentega yang membuat banyak orang tertarik mencobanya.

Tak heran, berbagai kafe hingga pembuat roti rumahan mulai menghadirkan salt bread dengan beragam kreasi.

Kepopuleran tersebut juga membuat banyak orang ingin mencoba membuat salt bread sendiri di rumah sebagai cemilan pendamping kopi atau teh.

Namun, proses pembuatannya membutuhkan perhatian pada beberapa tahapan sehingga hasilnya tidak selalu berhasil dalam sekali percobaan.

Agar mengetahui kesalahan yang mungkin terjadi, Popmama.com telah merangkum penyebab salt bread gagal mengutip dari akun Instagram @yummy.idn.

Yuk, simak penjelasannya!

1. Adonan terlalu lengket

Pinterest/aisyahdede707

Adonan salt bread yang terlalu lengket biasanya terjadi karena suhu adonan meningkat akibat proses pengadukan menggunakan mixer terlalu lama.

Kondisi ini dapat membuat gluten melemah dan mentega lebih cepat mencair. Untuk mengatasinya, gunakan air es saat membuat adonan dan beri jeda pada mixer agar suhu adonan tetap terjaga.

2. Permukaan salt bread tidak retak dan kurang crispy

Pinterest/eerinlee_

Jika permukaan salt bread tidak menghasilkan tekstur retak dan renyah, kemungkinan proses proofing belum dilakukan dengan tepat atau permukaan adonan terlalu kering.

Pastikan adonan selalu tertutup saat proofing agar kelembapannya tetap terjaga. Sebelum dipanggang, semprotkan sedikit air pada permukaan adonan untuk membantu menghasilkan kulit roti yang lebih crispy.

3. Salt bread memiliki tekstur bantat

Pinterest/ryouneii

Salt bread yang terasa bantat umumnya disebabkan oleh ragi yang sudah tidak aktif atau terkena cairan dengan suhu terlalu panas.

Sebelum digunakan, pastikan ragi masih bekerja dengan baik dengan mencampurkannya bersama air hangat kuku. Jika muncul busa, tandanya ragi masih aktif dan dapat digunakan.

4. Salt bread mengeras setelah dingin

Pinterest/diariesssss

Tekstur salt bread yang mengeras setelah dingin sebenarnya merupakan hal yang cukup normal karena kandungan mentega di dalam roti ikut mengeras ketika suhu turun.

Agar kembali lembut, hangatkan kembali salt bread menggunakan oven atau air fryer selama sekitar 3–5 menit sebelum disajikan.

5. Bagian luar salt bread kurang crunchy

Pinterest/gustjnck

Bagian luar salt bread yang kurang renyah bisa disebabkan oleh suhu oven yang belum cukup tinggi.

Untuk mendapatkan tekstur kulit yang crispy dengan bagian dalam tetap lembut, panggang roti pada suhu sekitar 220°C dan pastikan oven sudah dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan.

Itu dia beberapa penyebab salt bread gagal yang perlu kamu ketahui sebelum membuat roti ini di rumah. Catat dan jangan sampai salah lagi ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article