Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah, Waspada Aroma Amonia

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah COVER
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Intinya sih...
  • Kelelawar meninggalkan bau amonia yang tajam dan menyengat akibat penumpukan kotoran (guano) di plafon.
  • Kotoran kelelawar berbeda dengan tikus, teksturnya mudah hancur menjadi debu dan terlihat berkilau karena sisa serangga.
  • Noda minyak kecokelatan di celah ventilasi adalah jejak bulu kelelawar yang sering keluar-masuk.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rumah yang nyaman dan hangat tidak hanya disukai oleh setiap keluarga, tetapi kadang juga oleh hewan liar, termasuk kelelawar. Atap, plafon, atau loteng rumah sering kali menjadi tempat persembunyian favorit mereka karena gelap dan aman dari predator.

Meski kelelawar memakan nyamuk, membiarkan mereka bersarang di dalam rumah sangat berbahaya bagi kesehatan. Kotoran kelelawar bisa menyebarkan spora jamur penyebab histoplasmosis (gangguan paru-paru) dan berpotensi membawa virus.

Nah, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa tanda ada sarang kelelawar di atap rumah.

Yuk, disimak!

Deretan Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah

1. Terdengar suara cicit atau garukan di malam hari

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah 1
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kelelawar adalah hewan nokturnal yang aktif saat manusia sedang tidur. Jika sering mendengar suara gaduh aneh dari arah plafon saat matahari terbenam atau tengah malam, itu bisa jadi tanda kehadiran mereka. Suaranya berbeda dengan tikus yang cenderung berlarian cepat.

Suara kelelawar biasanya berupa cicitan bernada tinggi (squeaking) sebagai komunikasi antar sesamanya.

Selain itu, mungkin mendengar suara seperti sayap yang mengepak pelan, garukan kuku saat kelelawar merayap, atau suara berdesakan saat hewan ini hendak keluar mencari makan.

2. Muncul bau amonia yang sangat menyengat

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah 2
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Ini menjadi indikator yang paling tidak nyaman. Koloni kelelawar membuang kotoran (guano) dan urine di tempat mereka bersarang.

Seiring waktu, kotoran yang menumpuk di plafon ini akan membusuk dan melepaskan gas amonia yang sangat kuat.

Baunya sangat khas, tajam, apek, dan menusuk hidung, mirip dengan bau pesing kamar mandi umum yang tidak dibersihkan namun jauh lebih pekat. Jika mencium bau ini di salah satu ruangan dan baunya makin kuat saat cuaca panas, besar kemungkinan ada tumpukan kotoran kelelawar di atas sana.

3. Ditemukan kotoran yang berkilau

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah 3
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kotoran kelelawar sering disalahartikan sebagai kotoran tikus karena bentuknya sama-sama lonjong dan hitam. Namun, ada cara membedakannya.

Kotoran kelelawar biasanya mengandung sisa-sisa bagian tubuh serangga (karena mereka pemakan serangga).

Jika melihat kotoran tersebut di bawah lubang ventilasi atau di teras, coba perhatikan dengan teliti (gunakan masker dan sarung tangan). Kotoran kelelawar akan terlihat sedikit berkilau jika terkena cahaya karena kandungan sayap serangga.

Selain itu, kotoran kelelawar mudah hancur menjadi debu jika ditekan, sedangkan kotoran tikus cenderung keras.

4. Noda minyak di bagian celah dinding atau lubang atap

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah 4
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kelelawar memiliki lapisan minyak alami di bulu tubuhnya untuk melindunginya dari kelembapan.

Dikarenakan mereka sering keluar-masuk melalui celah yang sempit di atap atau ventilasi, minyak dari tubuh mereka akan menempel di pinggiran lubang tersebut.

Perhatikan apakah ada noda berwarna cokelat gelap atau kehitaman yang terlihat berminyak di sekitar lubang angin, celah genteng, atau sudut plafon. Noda ini adalah jejak akses "pintu masuk" utama mereka ke dalam rumah.

5. Aktivitas terbang saat senja dan subuh

5 Tanda Ada Sarang Kelelawar di Atap Rumah 5
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Cara paling akurat untuk memastikan, yakni dengan pengamatan visual. Luangkan waktu sejenak saat senja (magrib) untuk duduk di luar rumah dan memandang ke arah atap.

Jika melihat ada hewan terbang yang keluar melesat dari celah atap rumah saat matahari terbenam, atau melihat mereka bergerombol masuk kembali saat matahari terbit, maka sudah dipastikan rumah menjadi sarang mereka. Kelelawar biasanya keluar secara bergelombang untuk berburu makan.

Itulah beberapa tanda ada sarang kelelawar di atap rumah.

Jika tanda-tanda ini positif, sebaiknya segera memanggil jasa pest control profesional. Membersihkan kotoran kelelawar membutuhkan alat pelindung diri khusus agar spora jamurnya tidak terhirup ke paru-paru.

FAQ Sarang Kelelawar di Rumah

Apakah kotoran kelelawar berbahaya bagi manusia?

Sangat berbahaya. Kotoran kelelawar kering mengandung jamur Histoplasma capsulatum. Jika debunya terhirup, bisa menyebabkan penyakit paru-paru serius yang disebut histoplasmosis, terutama pada anak-anak dan lansia.

Bagaimana cara mengusir kelelawar tanpa menyakiti?

Gunakan cara alami seperti memasang lampu yang sangat terang di loteng (kelelawar benci cahaya), menggunakan gelombang ultrasonik, atau menutup celah masuk saat malam hari (ketika mereka semua sedang keluar mencari makan).

Apa beda suara tikus dan kelelawar di plafon?

Tikus lebih sering terdengar seperti langkah kaki cepat (gubrak-gabruk) dan suara mengerat (krak-krak). Sedangkan kelelawar lebih ke suara cicitan vokal dan gesekan sayap atau garukan halus.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More

Seperti Negeri Dongeng, 5 Foto Lampu Gantung di Kantor Tasya Farasya

06 Feb 2026, 06:18 WIBLife