Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

9 Penyebab Tumor Ginjal yang Sering Tidak Disadari, Jangan Sepelekan!

9 Penyebab Tumor Ginjal yang Sering Tidak Disadari, Jangan Sepelekan!
Freepik/lifestylememory
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Tumor ginjal terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal di ginjal, bisa bersifat jinak atau ganas, dan penyebab pastinya belum diketahui namun diduga terkait mutasi DNA.
  • Faktor risiko utama meliputi jenis kelamin laki-laki, usia lanjut, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, pola makan tidak sehat, serta tekanan darah tinggi.
  • Riwayat keluarga, paparan bahan kimia jangka panjang, dan kelainan genetik tertentu juga meningkatkan risiko tumor ginjal sehingga pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat sangat dianjurkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tumor ginjal merupakan kondisi ketika terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal di organ ginjal. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas (kanker). Penting untuk mengenali sedini mungkin penanganan bisa dilakukan secara cepat. 

Hingga kini, penyebab pasti tumor ginjal masih belum diketahui. Namun, para ahli menduga kondisi ini berkaitan dengan mutasi DNA yang mengganggu proses pembelahan sel. 

Selain itu, ada sejumlah faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tumor ginjal. Berikut Popmama.com siap membahas lebih lanjut penyebab tumor ginjal. 

1. Berjenis kelamin laki-laki

Berjenis kelamin laki-laki
Magnific/katemangostar

Data menunjukkan bahwa tumor ginjal lebih sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan perempuan. 

Meski penyebab pastinya belum dapat dipastikan, para peneliti menduga perbedaan hormon maupun faktor lingkungan turut memengaruhi tingginya risiko tersebut.

Selain itu, laki-laki juga cenderung lebih sering terpapar beberapa faktor risiko, seperti kebiasaan merokok atau pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia tertentu. 

Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin tetap penting dilakukan, terutama bila memiliki faktor risiko lainnya.

2. Berusia di atas 65 tahun

Berusia di atas 65 tahun
Pexels/Kampus Production

Risiko terkena tumor ginjal meningkat seiring bertambahnya usia. Orang yang telah memasuki usia 65 tahun ke atas diketahui memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kondisi ini dibandingkan kelompok usia yang lebih muda.

Hal tersebut diduga berkaitan dengan proses penuaan alami pada tubuh. Seiring waktu, sel-sel tubuh mengalami penumpukan kerusakan DNA yang dapat memicu pertumbuhan sel abnormal, termasuk di organ ginjal.

3. Merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan

Merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan
Magnific/nensuria

Merokok menjadi salah satu faktor risiko utama tumor ginjal. Kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat merusak sel-sel ginjal dan memicu perubahan genetik yang meningkatkan peluang terbentuknya tumor.

Semakin lama seseorang merokok dan semakin banyak jumlah rokok yang dikonsumsi, maka risikonya juga semakin tinggi. Selain itu, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat memperburuk kesehatan tubuh dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko tumor ginjal.

4. Mengalami obesitas

Mengalami obesitas
Pexels/Towfiqu barbhuiya

Obesitas tidak hanya meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes, tetapi juga dapat memicu munculnya tumor ginjal. Berat badan berlebih diketahui memengaruhi keseimbangan hormon di dalam tubuh.

Perubahan kadar hormon, seperti insulin dan estrogen, diduga dapat merangsang pertumbuhan sel yang tidak normal. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal menjadi salah satu langkah penting untuk membantu menurunkan risiko penyakit ini.

5. Menerapkan pola makan yang kurang sehat

Menerapkan pola makan yang kurang sehat
Pexels/ready made

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan makanan olahan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk tumor ginjal. 

Sebaliknya, kurangnya asupan buah, sayur, dan makanan tinggi serat juga dapat berdampak negatif pada kesehatan. Pola makan yang tidak seimbang sering kali berhubungan dengan obesitas dan peradangan kronis di dalam tubuh. 

Kedua kondisi tersebut diyakini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sel abnormal.

6. Memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi)

Memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi)
Magnific/ijeab

Hipertensi juga termasuk salah satu faktor yang dikaitkan dengan meningkatnya risiko tumor ginjal. Meski mekanisme pastinya masih terus diteliti, tekanan darah tinggi diduga dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil di ginjal.

Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama dan tidak terkontrol, fungsi ginjal dapat terganggu. Kerusakan jaringan yang terjadi secara terus-menerus diduga turut berperan dalam perkembangan tumor.

7. Memiliki riwayat keluarga dengan tumor ginjal

Memiliki riwayat keluarga dengan tumor ginjal
Magnific/Lifestylememory

Seseorang yang memiliki orang tua, saudara kandung, atau anggota keluarga dekat dengan riwayat tumor ginjal memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

Hal ini menunjukkan adanya pengaruh faktor genetik atau kecenderungan yang diturunkan dalam keluarga. Karena itu, individu dengan riwayat keluarga tumor ginjal sebaiknya lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini.

8. Sering terpapar bahan kimia tertentu dalam jangka panjang

Sering terpapar bahan kimia tertentu dalam jangka panjang
Pexels/pixabay

Paparan bahan kimia tertentu, termasuk senyawa yang mengandung klorin pada beberapa pelarut industri maupun bahan dalam cat, dapat meningkatkan risiko tumor ginjal jika terjadi dalam waktu yang lama.

Kelompok pekerja yang sehari-hari berkontak dengan bahan kimia tersebut perlu menerapkan prosedur keselamatan kerja dengan baik. Penggunaan alat pelindung diri dan pemeriksaan kesehatan berkala menjadi langkah penting untuk meminimalkan risikonya.

9. Memiliki kelainan genetik tertentu

Memiliki kelainan genetik tertentu
Pixabay/Mahmoud-Ahmed

Beberapa penyakit genetik langka diketahui dapat meningkatkan risiko tumor ginjal secara signifikan. Salah satunya adalah sklerosis tuberosa, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan pertumbuhan tumor jinak pada berbagai organ, termasuk ginjal.

Selain itu, penyakit von Hippel-Lindau juga termasuk kondisi genetik yang berkaitan dengan meningkatnya risiko tumor ginjal. Meski tergolong jarang, individu dengan riwayat penyakit ini memerlukan pemantauan medis secara rutin agar perubahan pada ginjal dapat dideteksi sedini mungkin.

Itulah sembilan faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor ginjal. Walaupun tidak semua faktor dapat dicegah, menerapkan gaya hidup sehat, menghindari rokok, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu menurunkan risiko tumor ginjal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More