Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Prilly Latuconsina Sebut Film Danur Berjasa untuk Karier Layar Lebarnya
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
  • Prilly Latuconsina mengungkapkan film Danur menjadi titik balik kariernya di layar lebar, mematahkan stigma bahwa pemain sinetron sulit sukses di dunia film.
  • Kesuksesan Danur yang meraih jutaan penonton membuat Prilly semakin dipercaya membintangi berbagai proyek film dan memperkuat posisinya sebagai aktris papan atas Indonesia.
  • Selain berpengaruh pada kariernya, Prilly menilai Danur turut merevitalisasi genre horor Indonesia dengan menghadirkan cerita yang lebih berkualitas dan mengubah pandangannya terhadap dunia gaib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Prilly Latuconsina menyampaikan bahwa film Danur memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya di dunia layar lebar dan menjadi titik awal transisinya dari aktris sinetron ke film.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh aktris Prilly Latuconsina dalam wawancara eksklusif, membahas pengalamannya berperan sebagai Risa di film Danur dan dampaknya terhadap kariernya.
  • Where?
    Pernyataan tersebut disampaikan di kantor IDN Jakarta saat sesi wawancara eksklusif bersama media.
  • When?
    Wawancara berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026, sementara film terakhir dari seri Danur dijadwalkan tayang pada Lebaran 2026.
  • Why?
    Prilly menilai film Danur membuka jalan bagi dirinya untuk dipercaya bermain di berbagai proyek layar lebar serta mengubah pandangan publik terhadap kemampuan aktris sinetron di dunia film.
  • How?
    Melalui kesuksesan box office Danur yang ditonton jutaan penonton, Prilly mendapat pengakuan luas atas kemampuan aktingnya dan terus melanjutkan perannya hingga proyek terakhir Danur: The Last Chapter.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Prilly Latuconsina kini merupakan salah satu aktris tanah air yang kemampuan akting dan diskografinya sudah tidak diragukan lagi. Aktris yang mengawali karier akting dari sinetron tersebut mengaku butuh waktu lama hingga akhirnya dipercaya berkarier di dunia layar lebar.

Stigma soal pemain sinetron yang kala itu sering dinilai sulit berakting untuk film sempat membuat perempuan kelahiran 15 Oktober 1996 tersebut kesusahan.

Namun, tawaran bermain di film Danur berhasil membuat Prilly membuktikan kemampuan akting layar lebarnya. Ini yang membuat Prilly setia berperan sebagai Risa hingga Danur: The Last Chapter yang akan tayang Lebaran 2026 nanti.

Simak penjelasan selengkapnya dari Prilly Latuconsina sebut film Danur berjasa untuk karier layar lebarnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

Prilly Sebut Film Danur Jadi Pembuka Jalan di Layar Lebar

Youtube.com/MD Entertainment

Berperan di film Danur menjadi salah satu hal yang Prilly syukuri karena film ini membuka jalan dirinya untuk berperan di dunia layar lebar. 

Diketahui film Danur: I Can See Ghost juga mendapatkan penghargaan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai film horor Indonesia pertama dengan penonton terbanyak dalam waktu enam hari (1.022.582 penonton). 

“Mungkin aku bisa bilang Danur tuh salah satu film yang juga membuka jalanku di film ya, karena itu kan pertama kali ditawari tuh sebenernya 2015 akhir, terus kita syuting di 2016 aku baru banget selesai syuting sinetron,” kata Prilly dalam sebuah wawancara eksklusif di kantor IDN Jakarta, Kamis (19/2/26).

Meskipun sebelumnya sudah membintangi beberapa film, kesuksesan Danur membuat dirinya dipercaya untuk berperan di proyek-proyek selanjutnya.

“Jadi kayak itu transisi aku dari sinetron ke film. Terus tiba-tiba pas tayang disukai sama semua orang membuka jalanku banyak lah di film-film lainnya gitu. Jadi itu membekas banget, itu menjadi salah satu awal perjalananku juga di film horor,” tambahnya.

Berhasil Box Office, Banyak yang Akhirnya Melihat Akting Prilly Lewat Danur

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Film Danur pertama mendapat respon yang sangat positif dari para penonton di Indonesia. Diketahui film ini berhasil ditonton oleh lebih dari 2,7 juta penonton, angka yang cukup fantastis untuk film horor saat itu.

“Film danur box office, alhamdulillahnya jadinya orang ngeliat akting aku disitu dan akhirnya kayak mempercayai aku untuk terjun di dunia film, karena waktu itu untuk dunia film gak segampang hari ini ya,” tutur Prilly.

Stigma bahwa pemeran sinetron tidak bisa berperan di layar lebar akhirnya terpatahkan lewat kesuksesan film Danur. Transisi dari aktris sinetron ke film menurutnya berhasil karena aktingnya di film horor pertamanya.

“Dulu kan ada stigma kalau artis sinetron ke film tuh kayak ‘masa sih emang bisa?’ gitu-gitu kan, karena ya sosial media juga nggak sebesar sekarang kita nggak bisa unjuk gigi. Jadi harus rajin-rajin casting, harus bener-bener bisa membangun kepercayaan lewat jam terbang,” curhatnya.

Menurut Prilly, Danur Juga Membuka Jalan untuk Genre Horor Modern

Instagram.com/danurmovie

Aktris yang mengawali karier sebagai pesinetron ini juga mengatakan bahwa film Danur menurutnya cukup membuka jalan untuk genre horor saat ini. Prilly berpikir bahwa horor yang dulu banyak adegan kurang senonoh berhasil dipatahkan lewat film Danur. 

“Saat itu juga Danur tuh membuka jalan juga untuk genre horor, karena pada saat itu genre horor image nya lagi kurang bagus ya. Akhirnya setelah Danur tuh aku ngerasanya kayak alhamdulillah banget orang jadi percaya lagi sama film horor,” katanya.

Pencapaian Danur setelah berhasil mendulang angka penonton yang fantastis membuat Prilly merasa penonton Indonesia akhirnya kembali berminat untuk nonton film horor dan menghilangkan stigma yang sebelumnya sempat buruk.

Danur Membuka Perspektif Prilly soal Dunia Tak Kasat Mata

Instagram.com/prillylatuconsina96

Nyaman berperan di film Danur membuat perspektifnya soal dunia gaib cukup berubah. Dari cerita para hantu di film Danur, Prilly berpikir bahwa setiap cerita horor mungkin ada kisah sedih di baliknya, bahkan ia sempat berpikir hantu itu baik seperti Peter CS.

“Danur tuh film horor yang ngebuat aku tuh selalu mikir kalau hantu tuh baik. Misalnya baca skenario pasti kayak ini hantu yang jahat tapi pasti dia sedih deh kisahnya,” katanya.

Selain memberikan efek untuk karier dan dunia perfilman horor Indonesia, Prilly juga berhasil mengubah pandangannya soal hal gaib lewat proyek Danur. Untuk dapat memerankan karakter Risa secara total, Prilly bahkan sempat meminta untuk dapat merasakan hal-hal gaib dengan dibuka mata batinnya.

“Aku tuh selalu minta ke Teh Risa, ‘bisa ga aku dibikin ngerasain sedikit aja?’  karena I need to feel something, karena kalo nggak aku tuh jadinya nolak sama karakternya Risa. Kadang kan logika kita jalan ya dan ya harusnya nggak boleh kayak gitu sih pas kita lagi mendalami karakter, cuma kan nggak bisa dicegah,” jelas Prilly.

Kepada Popmama.com, Prilly menceritakan dirinya sempat dibuka mata batinnya agar bisa merasakan hal tak kasat mata. Ia akhirnya bisa merasakan sesuatu dan melihat bayangan yang sebelumnya ditolak oleh logikanya.

Berperan di film Danur membuat jalan hidup Prilly juga ikut berubah dan berkembang. Ini yang menjadi salah satu alasan proyek ini cukup personal hingga Prilly bersedia menolak tawaran film horor lain sebelum Danur selesai.

Itu dia penjelasan Prilly Latuconsina sebut film Danur berjasa untuk karier layar lebarnya. Danur: The Last Chapter bakal jadi film terakhir Danur Universe.

Prilly dan tim produksi Danur sudah bekerja keras dan berharap dapat menjadi penutup yang baik dan berkesan untuk penonton.

FAQ Seputar Danur

Danur 1 menceritakan tentang apa?

Film ini berkisah tentang pertemuan seorang gadis indigo bernama Risa Saraswati dengan sahabat-sahabat hantunya.

Kapan Danur 4 tayang?

Danur 4: The Last Chapter akan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan periode libur Lebaran 2026, dan akan tersedia juga dalam format IMAX.

Danur: The Last Chapter menceritakan tentang apa?

Setelah 6 tahun berlalu Risa Saraswati telah beranjak dewasa dan mencoba menjalani kehidupan normal sebagai seorang aparatur sipil negara. Meskipun ia berusaha menjauh dari dunia gaib, kemampuan indigonya untuk melihat makhluk halus tetap melekat dalam dirinya.

Editorial Team