Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Cara Mudah Menjaga Organ Reproduksi Perempuan, Apakah Aman Pakai Pantiliner?

Cara Mudah Menjaga Organ Reproduksi Perempuan, Apakah Aman Pakai Pantiliner?
Freepik/freepik
Intinya Sih
  • Menjaga area kewanitaan tetap bersih dan kering penting untuk mencegah infeksi, disarankan memakai celana dalam berbahan katun dan rutin mengganti pembalut 3-4 kali sehari.
  • Cara membersihkan vagina yang benar adalah dari arah depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak berpindah dan menyebabkan infeksi pada area kewanitaan.
  • Penggunaan pantiliner diperbolehkan saat keputihan, namun harus sering diganti sekitar setiap dua jam agar tidak menimbulkan kelembapan berlebih yang memicu pertumbuhan bakteri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjaga kesehatan organ reproduksi perempuan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan setiap hari.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan kecil seperti memilih pakaian dalam, mengganti pembalut, hingga cara membersihkan area kewanitaan ternyata sangat berpengaruh terhadap kesehatan vagina.

Jika tidak dirawat dengan baik, area vagina bisa menjadi lembap dan memicu pertumbuhan bakteri atau jamur yang menyebabkan infeksi. Karena itu, penting bagi perempuan untuk memahami cara perawatan yang benar agar organ reproduksi tetap sehat.

Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com siapkan.

Table of Content

1. Pentingnya menjaga area kewanitaan tetap bersih dan tidak lembap

1. Pentingnya menjaga area kewanitaan tetap bersih dan tidak lembap

Popmama Talk Maret 2026
Popmama.com/Hari Firmanto

Salah satu kunci utama menjaga kesehatan organ reproduksi adalah memastikan area kewanitaan tetap bersih dan tidak lembap. Kondisi lembap dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri maupun jamur yang berpotensi menimbulkan infeksi.

Karena itu, pemilihan pakaian dalam juga penting untuk diperhatikan. Disarankan menggunakan celana dalam berbahan katun karena bahan ini lebih mudah menyerap keringat dan membuat area kewanitaan lebih nyaman.

Jika celana dalam terasa lembap akibat keringat atau aktivitas seharian, sebaiknya segera diganti agar kebersihan tetap terjaga.

“Intinya adalah menjaga supaya tetap bersih dan tidak lembap, karena memang agak tricky biasanya kita menggunakan celana dalam,” kata dr. Elisia Atnil, Sp. O.G, FICS selaku Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari RS Pondok Indah - Puri Indah saat diwawacarai secara eksklusif dalam sesi Popmama Talk edisi Maret 2026. 

“Kalau pakai CD, harus yang berbahan katun, dan kalau misalnya kita berkeringat, itu sebaiknya diganti. Kalau pakai pembalut juga tidak disarankan terlalu lama, disarankan ganti pembalut 3-4 kali sehari,” lanjutnya. 


2. Membersihkan vagina yang benar adalah dari arah depan ke belakang

Freepik/freepik
Freepik/freepik

Cara membersihkan area kewanitaan juga tidak boleh dilakukan sembarangan. Banyak perempuan yang belum menyadari bahwa arah membersihkan vagina dapat memengaruhi risiko infeksi.

Membersihkan dari arah yang salah dapat memindahkan kuman dari area anus ke vagina. Hal ini berpotensi menyebabkan infeksi karena bakteri dari anus bisa masuk ke area vagina. Oleh karena itu, penting untuk selalu membersihkan dari arah yang benar.

“Jadi, kalau membersihkan vagina, disarankan melakukannya dari depan ke belakang kalau dari belakang ke depan, itu kuman dari anus bisa masuk ke depan, sehingga bisa membuat infeksi lagi. Jadi, kalau membersihkan harus depan ke belakang,” jelas dr. Elisia Atnil, Sp. O.G, FICS selaku Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi. 

3. Apakah perempuan boleh pakai pantiliner?

Pexels/Karola G
Pexels/Karola G

Pantiliner sering digunakan oleh perempuan untuk menjaga kebersihan saat mengalami keputihan. Pada dasarnya, penggunaan pantiliner tidak menjadi masalah selama digunakan dengan cara yang tepat.

Pantiliner dapat membantu menyerap cairan keputihan sehingga membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman. Namun, penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah baru pada kesehatan vagina.

“Kalau butuh pakai pantiliner saat keputihan, tidak masalah. Tetapi harus sering diganti, bahkan pantiliner harus lebih perlu sering diganti seperti 2 jam sekali,” jelasnya. 

4. Jangan menggunakan pantiliner terlalu lama

Pexels/Karola G
Pexels/Karola G

Meski diperbolehkan, penggunaan pantiliner dalam waktu yang terlalu lama dapat menimbulkan kelembapan di area vagina. Kondisi ini bisa memicu pertumbuhan bakteri yang tidak sehat dan memperburuk kondisi keputihan.

Karena itu, jika menggunakan pantiliner sebaiknya diganti secara rutin agar area kewanitaan tetap kering dan bersih. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di vagina dan mencegah infeksi.

“Karena kalau menggunakan pantiliner dalam jangka waktu yang lama ketika sedang keputihan, itu akan membuat vagina lembap. Lalu, kelembapan itu akan membuat bakteri baik di vagina tidak bagus, jadi infeksinya akan menjadi bertambah parah,” pungkasnya.

Demikian pembahasan tentang cara sederhana menjaga kesehatan organ reproduksi. Dengan menjaga kebersihan, memilih pakaian dalam yang tepat, serta memperhatikan cara membersihkan area kewanitaan, kesehatan vagina dapat tetap terjaga dengan baik.

POPMAMA TALK Maret 2026 - dr. Elisia Atnil, Sp. O.G, FICS
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari RS Pondok Indah - Puri Indah

Senior Editor - Novy Agrina   
Editor - Onic Metheany & Denisa Permataningtias  
Content Writer - Putri Syifa Nurfadilah & Sania Chandra Nurfitriana   
Script - Sania Chandra Nurfitriana   
Social Media - Irma Erdiyanti 
Photographer - Hari Firmanto 
Videographer - Hari Firmanto  
Video Editor - Hari Firmanto
Design - Aristika Medinasari

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More