Inilah Penyakit Anak yang Sering Muncul saat Musim Hujan

Ternyata ada penyakit anak yang sering muncul saat musim hujan Ma!

22 November 2018

Inilah Penyakit Anak Sering Muncul saat Musim Hujan
Freepik/Rawpixel.com

Saat musim hujan tiba, anak rentan untuk terkena penyakit yang biasa muncul di musim hujan, terutama saat kesehatannya sedang menurun. Hal ini karena selain virus yang mudah berkembang di daerah yang lembap, genangan air atau banjir yang terjadi di musim hujan juga bisa membuat bakteri mudah untuk berkembang biak dan menyebar.

Mama harus lebih memperhatikan kesehatan si Kecil saat musim hujan agar anak tak mudah terserang penyakit.

Adapun penyakit yang sering menyerang anak di musim hujan, diantaranya sebagai berikut:

1. Flu

1. Flu
Freepik/Peoplecreations

Flu menjadi salah satu penyakit yang sering menyerang anak saat musim hujan Ma. Anak akan lebih mudah untuk terserang flu saat daya tahan tubuhnya menurun.

Flu pada anak bisa terjadi secara tiba-tiba dan bisa berlangsung hingga seminggu, namun bisa reda dengan sendirinya.

Meski flu bukan penyakit yang berbahaya, Mama tetap harus menjaga kesehatan si Kecil dengan baik agar anak tidak mudah terserang flu.

Baca juga: Pahami Gejala dan Cara Mengobati Flu Singapur Pada Anak

Baca juga: 5 Mitos Seputar Vaksin Influenza yang Perlu Mama Ketahui

2. Demam berdarah

2. Demam berdarah
Freepik/ Prakasit Khuansuwan

Kasus demam berdarah yang terjadi saat musim hujan umumnya bertambah karena banyaknya genangan air yang menjadi sarang nyamuk berkembang biak. Inilah alasan mengapa Mama perlu untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah dengan baik, tak terkecuali saat musim hujan karena genangan air hujan yang tertampung di wadah seperti botol, pot bunga, atau wadah lainnya bisa mejadi sarang nyamuk demam berdarah.

3. Penyakit kulit

3. Penyakit kulit
momjunction.com

Peyakit anak yang sering muncul saat musim hujan berikutnya adalah penyakit kulit. Sebab saat hujan atau banjir, aka nada bakteri yang beredar dan mungkin menyerang kulit si Kecil, terlebih jika si Kecil bermain hujan-hujan yang terdapat genangannya. Jadi, apabila anak bermain hujan-hujanan, Mama harus memandikan si Kecil hingga benar-benar bersih agar risiko terkena penyakit kulit dapat dihindari.

Editors' Picks

4. Tipes

4. Tipes
Freepik/Rawpixel.com

Tipes merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Thyphi. Bakteri ini sebenaranya terdapat pada tinja atau kotoran binatang namun bisa menginfeksi anak melalui makanan yang terkontaminasi. 

Untuk mencegah anak terjangkit penyakit tipes di musim hujan, jaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak dengan baik.

Saat anak hendak makan, ajarkan anak untuk mencuci tangan dengan benar agar tangan dalam keadaan bersih saat menyantap makanan.

5. Diare

5. Diare
Freepik/Pressfoto

Diare juga menjadi salah satu penyakit anak yang sering muncul di musim hujan Ma. Diare ditandai dengan tinja yang cair dan frekuensi buang air besar yang sering.

Mama harus mewaspadai penyakit ini pada anak, sebab meski jarang terjadi, diare yang parah pada anak bisa menyebabkan kematian.

Mama harus memastikan makanan atau minuman yang anak konsumsi terjaga kebersihannya.

Pastikan pula anak selalu mencuci tangan setelah bermain ataupun selesai dari toilet agar terhindar dari diare.

Baca juga: Alasan Pentingnya Mengajarkan Anak untuk Cuci Tangan Pakai Sabun

6. Leptospirosis

6. Leptospirosis
Unsplash/Abigail Keenan

Untuk Mama yang tinggal di wilayah yang rentan banjir, penyakit leptospirosis harus diwaspadai karena anak bisa saja terserang penyakit ini.

Sebab saat bajir terjadi, tikus akan keluar dari sarangnya dan kencing tikus bisa tercampur dengan air banjir sehingga kemungkinan anak terkena leptospirosis bisa saja terjadi.

Mama masih bingung kaitan antara penyakit ini dengan kencing tikus?

Rupanya, bakter penyebab leptospirosisi, yaitu leptospira bisa menyebar dari kencing tikus ataupun hewan pengerat lainnya.

Itulah penyakit yang sering menyerang anak di musim hujan Ma. Mama harus memastikan kebersihan lingkungan sekitar dan kesehatan anak agar anak tak rentan terserang penyakit saat musim hujan.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!