Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Sedang Kumpulkan Dana Pendidikan Anak? Tenang, Cek Caranya Sini Ma

Sedang Kumpulkan Dana Pendidikan Anak? Tenang, Cek Caranya Sini Ma
Dok. Popmama
  • Orang tua diajak menyamakan tujuan pendidikan anak dengan pasangan agar target dana dapat ditentukan.
  • Perencanaan mencakup survei biaya sekolah dan pemeriksaan pemasukan, pengeluaran, serta kewajiban keluarga.
  • Emas dibahas sebagai pilihan penyimpanan dana jangka menengah hingga panjang, dengan fitur Tring! by Pegadaian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu sudah menyiapkan dana pendidikan anak?
Share Article

Menyiapkan pendidikan terbaik untuk anak jadi salah satu concern terbesar orang tua zaman sekarang, Ma. Nggak heran, topik ini selalu ramai dibahas di berbagai kesempatan, termasuk dalam acara Hari Anak Bahagia yang berkolaborasi dengan Tring! by Pegadaian pada Sabtu lalu (27/7) di Piazza, Gandaria City, Jakarta.

Acara ini menghadirkan gelar wicara penting bertajuk "Mulai Langkah Emas Wujudkan Pendidikan Impian Anak" bersama Rahadyan Probo selaku Gold Consultant PT Pegadaian (Persero) Jakarta 2, dan Rista Zwestika, S.Sos., CFP®️, WMI, WPS, QFC, seorang Certified Financial Planner.

Sesi ini menjadi wadah edukasi finansial yang sangat relevan bagi para orang tua modern, di mana para peserta terlihat antusias mencatat berbagai strategi pengelolaan keuangan keluarga.

Nah, biar Mama nggak bingung mulai dari mana, yuk simak rangkuman lengkapnya berikut ini!

  1. 1. Bicarakan dengan pasangan: Ingin pendidikan yang seperti apa?

    unnamed (91).jpg
    Dok. Popmama

    Langkah pertama yang paling penting sebelum menyusun rencana dana pendidikan adalah duduk bareng pasangan dan menyamakan visi, Ma. Apakah Mama dan Papa menginginkan anak bersekolah di sekolah negeri, swasta nasional, atau sekolah berbasis internasional? Apakah ada rencana melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri?

    Diskusi ini penting karena setiap pilihan punya konsekuensi biaya yang berbeda-beda. Menyamakan persepsi sejak awal akan memudahkan Mama dan Papa menentukan target dana yang realistis, sekaligus menghindari perdebatan di kemudian hari soal keputusan pendidikan anak.

    Sayangnya, menurut Rista Zwestika, banyak orang tua yang justru melewatkan langkah awal ini.

    "Kesalahan yang paling sering dibuat oleh para orang tua adalah sering menunda dan tidak menjadikan perencanaan pendidikan sebagai prioritas," ungkap Rista dalam sesi tersebut.

  2. 2. Survei berbagai sekolah, lalu hitung biayanya

    unnamed (92).jpg
    Dok. Popmama

    Setelah punya gambaran arah pendidikan yang diinginkan, langkah berikutnya adalah turun langsung melakukan survei ke berbagai sekolah, Ma. Cari tahu detail biayanya, mulai dari uang pangkal, SPP bulanan, uang seragam dan buku, hingga biaya kegiatan tambahan seperti study tour atau ekstrakurikuler.

    Jangan lupa juga untuk memperkirakan kenaikan biaya pendidikan di masa depan. Maklum, biaya sekolah cenderung naik setiap tahun mengikuti inflasi, bahkan seringkali kenaikannya lebih tinggi dari inflasi umum. Dengan data yang lengkap dari beberapa sekolah pilihan, Mama bisa mendapatkan estimasi total dana yang perlu disiapkan hingga anak lulus nanti.

  3. 3. Financial check-up, berapa persen yang perlu disisihkan per bulan?

    unnamed (93).jpg
    Dok. Popmama

    Setelah tahu kisaran biaya pendidikan yang dibutuhkan, saatnya Mama melakukan financial check-up terhadap kondisi keuangan keluarga. Hitung pemasukan, pengeluaran rutin, serta cicilan atau kewajiban lain yang sedang berjalan.

    Dari situ, Mama bisa menentukan berapa persen dari penghasilan bulanan yang bisa disisihkan secara konsisten untuk dana pendidikan anak. Idealnya, alokasi ini disesuaikan dengan jangka waktu yang tersisa hingga anak masuk jenjang pendidikan yang dituju, supaya target dana bisa tercapai tanpa mengganggu kebutuhan lainnya.

  4. 4. Menabung emas salah satu cara mencapai angkanya

    unnamed (94).jpg
    Dok. Popmama

    Setelah tahu berapa yang perlu disisihkan, pertanyaan selanjutnya adalah instrumen apa yang paling tepat untuk menyimpan dana pendidikan tersebut. Dalam sesi diskusi, Rahadyan Probo menjelaskan bahwa ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih instrumen investasi.

    "Jadi kalau kita bicara investasi, itu ada tiga hal yang perlu kita pertimbangkan: yang pertama yaitu likuiditas, yang kedua return, dan yang ketiga adalah safety atau aman," ungkap Rahadyan.

    Dari ketiga aspek tersebut, emas kerap disebut sebagai salah satu pilihan yang paling seimbang, terutama untuk kebutuhan jangka menengah hingga panjang seperti dana pendidikan anak. Nilainya cenderung stabil dan bisa menjadi pelindung dari inflasi biaya pendidikan yang terus meningkat setiap tahun.

    "Untuk jangka menengah dan jangka panjang di atas 3 tahun, simpanlah dalam bentuk emas agar terhindar dari inflasi biaya pendidikan yang tinggi," tambah Rahadyan.

    Menariknya, menabung emas kini semakin mudah diakses, termasuk melalui layanan seperti Tring! by Pegadaian, sehingga Mama bisa mulai menyisihkan dana pendidikan anak sedikit demi sedikit tanpa perlu menunggu jumlah besar.

  5. 5. Manfaatkan fitur Tring! by Pegadaian

    unnamed (95).jpg
    Dok. Popmama

    Beberapa fitur unggulan yang bisa Mama manfaatkan antara lain:

    Emas Pegadaian, layanan untuk menabung emas secara digital dengan jaminan 100% emas fisik secara rutin sesuai kemampuan mulai dari Rp10 ribuan, cocok untuk kebutuhan jangka menengah hingga panjang seperti dana pendidikan anak.

    Cicil Emas, sebagai variasi cara berinvestasi emas dengan skema cicilan perbulan sesuai dengan target dan kemampuan finansial keluarga. Tersedia cicilan emas mulai dari 1 gram dan tenor mulai dari 6 bulan. Menariknya nilai cicilan emas tetap meskipun harga emas naik di tengah masa angsuran.

    Cek harga emas real time, sehingga Mama bisa memantau harga beli dan jual emas terkini untuk mengambil keputusan investasi yang lebih tepat.

    Gadai dan Pembiayaan, yang bisa jadi solusi cepat apabila sewaktu-waktu keluarga membutuhkan dana tambahan.

    Soal keamanan, Mama juga nggak perlu khawatir. Aset emas yang disimpan dijamin fisiknya dan tersimpan dengan standar keamanan tinggi, sementara data pribadi nasabah turut dilindungi. Dengan begitu, Mama bisa lebih tenang menabung emas untuk masa depan pendidikan si Kecil, kapan saja dan di mana saja, langsung dari smartphone.

    Diskusi inspiratif dalam gelar wicara ini memberikan banyak wawasan praktis bagi Mama mengenai perencanaan finansial keluarga yang berkelanjutan. Yuk, mulai langkah emas Mama dari sekarang, demi mewujudkan pendidikan impian si Kecil! (WEB/BAP)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More