Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Unik, Pohon di Kanada Punya Hak Hukum!

2 min read
Unik, Pohon di Kanada Punya Hak Hukum!
Pexels/Ali Kazal
  • Terrasse-Vaudreuil, munisipalitas berpenduduk sekitar 2.000 jiwa di dekat Montreal, mengesahkan deklarasi yang mengakui pohon sebagai makhluk hidup dengan hak hukum.

  • Pohon disebutkan memiliki hak untuk hidup, tumbuh alami, menjaga integritas, dan beregenerasi.

  • Keputusan ini dipicu kebutuhan menghadapi banjir dan perubahan iklim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah membayangkan kalau pohon ternyata punya hak layaknya makhluk hidup lainnya? Hal unik ini benar-benar terjadi di Kanada, tepatnya di sebuah wilayah kecil yang berada sekitar 40 mil sebelah barat Montreal.

Terrasse-Vaudreuil, sebuah munisipalitas dengan penduduk sekitar 2.000 jiwa, resmi mengakui pohon sebagai makhluk hidup yang memiliki sejumlah hak.

Lantas, seperti apa hak yang diberikan kepada pohon di wilayah tersebut? Berikut Popmama.com sajikan fakta tentang unik, pohon di Kanada punya hak hukum.

  1. Pohon Diakui Punya Hak untuk Hidup dan Tumbuh

    Pohon Diakui Punya Hak untuk Hidup dan Tumbuh
    Pexels/Jonathan

    Pada 9 Juni, Terrasse-Vaudreuil mengesahkan sebuah deklarasi yang mengakui pohon sebagai makhluk hidup dengan hak tertentu.

    Dalam deklarasi tersebut, pohon disebut memiliki hak untuk hidup, tumbuh secara alami, mempertahankan integritasnya, serta beregenerasi.

    Wali Kota Terrasse-Vaudreuil, Michel Bourdeau, juga mengatakan bahwa pemerintah setempat akan meninjau aturan dan peraturan yang sudah ada untuk memastikan pohon tetap terlindungi atau diganti jika harus ditebang.

  2. Pohon Disebut Sebagai “Sekutu Terbesar”

    Disebut sebagai “Sekutu Terbesar”
    Pexels/Matt Baker

    Pemberian perlindungan lebih kepada pohon bukan sekadar soal lingkungan, tetapi juga kebutuhan masyarakat.

    Wilayah Terrasse-Vaudreuil sendiri telah mengalami banjir sebanyak tiga kali dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, keberadaan pohon dinilai dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai dampak perubahan iklim.

    Pohon dapat membantu mengurangi efek pulau panas perkotaan, meningkatkan kualitas udara, mengelola sumber daya air, sekaligus melindungi keanekaragaman hayati.

    Dengan manfaat tersebut, tidak heran bila pohon disebut sebagai “sekutu terbesar” dalam menghadapi perubahan iklim.

  3. Terinspirasi dari Film

    Terinspirasi dari Film
    Pexels/Salih Sezgen

    Keputusan unik ini juga tidak muncul begitu saja. Bourdeau mengatakan bahwa film karya sineas Quebec, André Desrochers, berjudul Des arbres et des arts, turut mendorong masyarakat setempat untuk melihat pohon dari perspektif yang berbeda.

    Film tersebut memperkenalkan gagasan bahwa pohon merupakan makhluk hidup yang bernapas dan dapat berkomunikasi satu sama lain melalui sistem akarnya.

  4. Mengadopsi Deklarasi Universal Hak-Hak Pohon

    Mengadopsi Deklarasi Universal Hak-Hak Pohon
    Pexels/Andre Furtado

    Terrasse-Vaudreuil menjadi munisipalitas pertama di dunia yang secara resmi mengadopsi Universal Declaration of Tree Rights.

    Deklarasi ini awalnya ditulis oleh Ricardo Rey dan kemudian dikembangkan oleh organisasi asal Prancis, La Compagnie des Papillons Bleus.

    Gagasan tersebut berangkat dari tiga prinsip utama, salah satunya bahwa kehidupan di Bumi bergantung pada keberadaan pohon, dan manusia perlu memperlakukan pohon dengan rasa persaudaraan serta solidaritas.

    Itulah tentang unik, pohon di Kanada punya hak hukum. Dengan adanya keputusan hukum ini, pohon kini ikut mendapat perhatian dalam gerakan yang mendorong pengakuan hak bagi alam agar tetap lestari.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More