Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pexels/Ron Lach
  • Baju preloved perlu dicuci sebelum dipakai karena riwayat penggunaan, penyimpanan, dan perawatannya oleh pemilik sebelumnya tidak selalu diketahui.

  • Pisahkan pakaian berdasarkan warna dan bahan, cek noda atau kerusakan, lalu rendam secukupnya serta cuci memakai deterjen yang sesuai.

  • Bersihkan area rawan keringat, bilas sampai bebas deterjen, kemudian keringkan di sirkulasi udara baik dan simpan setelah benar-benar kering.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Baju preloved merupakan pakaian yang sebelumnya pernah dimiliki atau digunakan oleh orang lain, kemudian dijual atau diberikan kembali kepada pemilik baru. 

Saat ini, baju preloved cukup banyak diminati karena bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan pakaian berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Meski begitu, sebelum langsung dipakai, baju preloved sebaiknya dicuci terlebih dahulu untuk memastikan pakaian dalam kondisi bersih dan nyaman dikenakan. 

Pasalnya, kita tidak selalu mengetahui bagaimana pakaian tersebut digunakan, disimpan, maupun dirawat oleh pemilik sebelumnya.

Maka dari itu, berikut Popmama.com siap membahas cara mencuci pakaian preloved yang baik dan benar. 

Cara Mencuci Baju Preloved yang Baik dan Benar

1. Pisahkan baju berdasarkan warna dan bahan

Pexels/RDNE Stock project

Sebelum mencuci, pisahkan baju preloved berdasarkan warna untuk mencegah warna pakaian luntur dan menodai pakaian lainnya. Baju berwarna putih atau terang sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian berwarna gelap, terutama jika pakaian tersebut baru pertama kali dicuci.

Selain warna, perhatikan juga jenis bahan pakaian. Bahan seperti katun, denim, wol, atau pakaian berbahan lembut mungkin membutuhkan cara pencucian yang berbeda. Jangan lupa membaca label perawatan pada pakaian agar Mama dapat menyesuaikan metode pencuciannya.

2. Periksa kondisi pakaian sebelum dicuci

Pexels/Sarah Chai

Sebelum memasukkan baju ke dalam mesin atau ember cucian, periksa terlebih dahulu seluruh bagian pakaian. Pastikan tidak ada noda membandel, kotoran yang menempel, benda asing di dalam saku, atau bagian pakaian yang rusak.

Mama juga bisa memeriksa kancing, resleting, dan jahitan pakaian. Jika terdapat bagian yang longgar atau rusak, sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu agar kerusakan tidak semakin parah selama proses pencucian.

3. Rendam pakaian dengan air hangat sebelum dicuci

Pexels/Pixabay

Merendam baju preloved sebelum dicuci dapat membantu meluruhkan kotoran dan bau yang menempel pada pakaian. Gunakan air bersih hangat dan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan, kemudian rendam pakaian selama beberapa saat.

Namun, hindari merendam pakaian terlalu lama karena dapat membuat warna pakaian lebih cepat pudar atau memengaruhi kualitas bahan tertentu. Untuk pakaian dengan bahan khusus, sebaiknya ikuti petunjuk perawatan yang tertera pada label.

4. Cuci dengan deterjen yang sesuai

Magnific/freepik

Setelah direndam, cuci baju menggunakan deterjen yang sesuai dengan jenis dan warna pakaian. Pilih deterjen yang cukup lembut jika pakaian memiliki bahan yang sensitif atau mudah rusak.

Jika mencuci menggunakan mesin, jangan memasukkan terlalu banyak pakaian sekaligus. Mesin yang terlalu penuh dapat membuat pakaian tidak tercuci secara optimal dan berisiko menyebabkan beberapa bagian pakaian tetap kotor.

5. Berikan perhatian khusus pada bagian yang sering terkena keringat

Pexels/David Bartus

Area seperti kerah, ketiak, bagian punggung, dan sekitar pinggang perlu diperhatikan saat mencuci baju preloved. Bagian tersebut biasanya lebih mudah menyimpan keringat, minyak tubuh, maupun bau yang tidak sedap.

Jika terdapat noda atau bau yang sulit hilang, bersihkan bagian tersebut terlebih dahulu sebelum pakaian dicuci secara menyeluruh. Gosok secara perlahan agar tidak merusak serat kain, terutama pada pakaian berbahan lembut.

6. Bilas hingga tidak ada sisa deterjen

Pexels/cottonbro studio

Setelah selesai dicuci, bilas pakaian menggunakan air bersih hingga tidak ada lagi sisa deterjen. Langkah ini penting karena residu deterjen yang tertinggal pada serat kain dapat membuat pakaian terasa kurang nyaman saat dikenakan.

Pastikan air bilasan sudah cukup jernih sebelum pakaian dijemur. Jika menggunakan mesin cuci, Mama bisa memilih siklus bilas tambahan apabila pakaian masih terasa licin atau terdapat banyak busa.

7. Keringkan dan simpan dengan baik

Pexels/Muhammad-Taha Ibrahim

Setelah dicuci dan dibilas, segera keringkan baju preloved di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Untuk pakaian tertentu, hindari menjemurnya terlalu lama di bawah sinar matahari langsung karena dapat membuat warna pakaian lebih cepat pudar.

Setelah benar-benar kering, setrika pakaian sesuai dengan jenis bahannya dan simpan di tempat yang bersih serta kering. Dengan begitu, baju preloved tidak hanya terasa lebih bersih dan segar, tetapi juga tetap terawat dan nyaman digunakan.

Demikian informasi mengenai cara mencuci pakaian preloved yang baik dan benar. Selamat mencoba tipsnya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article